KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang memasuki babak baru kepemimpinan setelah Febie Dwi Hartanto resmi menjabat sebagai Kepala Lapas (Kalapas) Pangkalpinang. Rabu (19/8/2026)
Febie dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya pada Rabu (19/8/2026) dalam prosesi yang berlangsung di Aula Menumbing, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung.
Pergantian kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya memperkuat pelaksanaan tugas Pemasyarakatan di Lapas Pangkalpinang. Dengan kepemimpinan baru, Lapas Pangkalpinang diharapkan mampu mempertahankan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi dalam pelayanan dan pembinaan warga binaan.
Febie sebelumnya bertugas sebagai Kepala Subdirektorat Administrasi Pelayanan Tahanan dan Anak pada Ditjenpas. Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal dalam menjalankan tugas barunya sebagai pimpinan Lapas Pangkalpinang.
Sementara itu, Kalapas Pangkalpinang sebelumnya, Sugeng Indrawan, mendapat amanah baru sebagai Kepala Lapas Kelas IIA Kembang Kuning, Nusakambangan.
Pergantian Kepemimpinan
Sugeng mengatakan perpindahan tugas merupakan bagian dari dinamika pengabdian dalam organisasi Pemasyarakatan. Ia berharap seluruh jajaran Lapas Pangkalpinang tetap menjaga kekompakan dan profesionalisme di bawah kepemimpinan baru.
Menurut Sugeng, program-program yang selama ini telah berjalan perlu dipertahankan dan terus dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh warga binaan maupun masyarakat.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Kelurahan Binaan melalui kegiatan ketahanan pangan. Program tersebut diharapkan tidak hanya mendukung proses pembinaan warga binaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
“Saya berharap seluruh jajaran terus menjaga kebersamaan, profesionalisme, dan semangat pengabdian untuk memberikan kinerja terbaik dalam menjalankan tugas Pemasyarakatan,” kata Sugeng.
Ia juga berharap proses pergantian kepemimpinan dapat berjalan secara baik dan tidak mengganggu keberlangsungan pelayanan serta pembinaan di dalam Lapas.
Soliditas jajaran, menurutnya, menjadi faktor penting agar berbagai program yang sudah berjalan dapat terus dilaksanakan secara konsisten.
Febie Siap Jalankan Amanah
Sementara itu, Febie Dwi Hartanto menyatakan kesiapannya menjalankan amanah sebagai Kalapas Pangkalpinang. Ia berkomitmen melanjutkan berbagai program positif yang telah dirintis oleh kepemimpinan sebelumnya.
Selain mempertahankan program yang sudah berjalan, Febie juga akan memperkuat sinergi internal untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas Pemasyarakatan.
Fokus tersebut mencakup aspek keamanan, pelayanan, serta pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Menurut Febie, pembinaan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan warga binaan selama menjalani masa pidana, tetapi juga harus mendukung kesiapan mereka ketika kembali ke tengah masyarakat.
Proses reintegrasi sosial menjadi salah satu tujuan penting dalam pelaksanaan pembinaan di Lapas. Karena itu, program pembinaan diharapkan mampu memberikan keterampilan, membangun sikap positif, dan meningkatkan kesiapan warga binaan untuk kembali menjalani kehidupan di masyarakat.
“Saya siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Mohon dukungan dan kerja sama seluruh jajaran agar kita dapat bersama-sama menghadirkan perubahan yang positif bagi Lapas Pangkalpinang,” ujar Febie.
Ia menilai dukungan seluruh petugas menjadi bagian penting dalam menjalankan berbagai agenda dan menghadapi tantangan Pemasyarakatan.
Pesan Kepala Kanwil Ditjenpas
Kepala Kanwil Ditjenpas Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, mengatakan pelantikan pejabat baru harus menjadi momentum untuk menghadirkan energi dan gagasan baru dalam meningkatkan kinerja organisasi.
Ade meminta Febie segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh jajaran Lapas Pangkalpinang.
Menurutnya, seorang pimpinan Pemasyarakatan harus mampu menghadirkan kepemimpinan yang responsif dan solutif. Hal tersebut penting karena tugas Pemasyarakatan memiliki tantangan yang kompleks, mulai dari aspek keamanan hingga pelayanan dan pembinaan warga binaan.
Ade juga menekankan pentingnya integritas sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas.
Integritas diperlukan agar seluruh petugas mampu menjalankan kewenangan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Selain itu, peningkatan kompetensi petugas juga harus dilakukan secara berkelanjutan.
Peningkatan kemampuan tersebut dinilai penting untuk memastikan jajaran Pemasyarakatan mampu menghadapi perkembangan tantangan sekaligus memberikan pelayanan yang semakin baik.
“Di mana pun kita ditempatkan, di posisi apa pun kita ditugaskan, semangat pengabdian harus tetap sama, bekerja dengan integritas, melayani dengan hati, dan berkinerja dengan penuh tanggung jawab,” pesan Ade.
Harapan untuk Lapas Pangkalpinang
Dengan pergantian kepemimpinan tersebut, Lapas Kelas IIA Pangkalpinang diharapkan mampu menjaga capaian yang telah diraih sekaligus melakukan berbagai pengembangan.
Kepemimpinan Febie juga diharapkan dapat memperkuat soliditas seluruh jajaran sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan secara optimal.
Di bidang keamanan, penguatan pengawasan dan kedisiplinan menjadi bagian penting untuk menciptakan kondisi Lapas yang aman dan tertib. Sementara di bidang pelayanan, peningkatan kualitas layanan kepada warga binaan dan masyarakat perlu terus dilakukan.
Pada sisi pembinaan, keberlanjutan berbagai program menjadi hal yang tidak kalah penting. Program ketahanan pangan melalui Kelurahan Binaan, misalnya, diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat nyata.
Program pembinaan yang berkelanjutan juga diharapkan mampu mendukung tujuan akhir Pemasyarakatan, yakni mempersiapkan warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat secara baik dan produktif.
Pergantian kepemimpinan di Lapas Pangkalpinang pada akhirnya bukan sekadar pergantian pejabat, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Dengan pengalaman Febie di lingkungan Ditjenpas serta dukungan seluruh jajaran, Lapas Pangkalpinang diharapkan mampu menghadirkan peningkatan kinerja, menjaga keamanan, memperkuat pembinaan, serta memberikan pelayanan Pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas. (Sumber : Babelpos.id, Editor : KBO Babel)

















