Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hidayat Arsani Bawa Persoalan Agraria Babel ke DPR RI, Dorong Kepastian Tata Ruang dan IUP

Hidayat Arsani Bawa Persoalan Agraria Babel ke DPR RI, Dorong Kepastian Tata Ruang dan IUP

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani mendorong pemerintah pusat bersama Komisi II DPR RI mempercepat penyelesaian berbagai persoalan tata ruang, pertanahan, aset daerah, hingga tumpang tindih Izin Usaha Pertambangan (IUP) dengan kawasan permukiman dan lahan masyarakat di Bangka Belitung. Selasa (15/9/2026)

Persoalan tersebut disampaikan Hidayat dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR RI yang membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari evaluasi pengelolaan aset daerah dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD), hingga program prioritas Presiden di desa tahun 2026.

Rapat tersebut berlangsung di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Forum dihadiri Menteri Dalam Negeri RI, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, serta kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam forum itu, Hidayat secara khusus menyampaikan kondisi di Bangka Belitung yang masih menghadapi persoalan tumpang tindih wilayah IUP dengan berbagai peruntukan lahan masyarakat dan pembangunan.

Menurut Hidayat, terdapat wilayah IUP PT Timah di Bangka Belitung yang tumpang tindih dengan kawasan permukiman, sawah, perkebunan, Hak Guna Usaha (HGU), hingga infrastruktur.

Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Ketidakjelasan tata ruang dan batas wilayah juga berpotensi menimbulkan persoalan dalam pemanfaatan lahan, baik untuk kepentingan masyarakat maupun investasi.

“Terdapat wilayah IUP PT Timah di Bangka Belitung mengalami tumpang tindih dengan permukiman, sawah, perkebunan, HGU, dan infrastruktur. Kondisi ini menjadi salah satu hambatan pembangunan karena persoalan tata ruang dan batas wilayah sampai hari ini belum selesai. Kami berharap Komisi II DPR RI dapat membantu mendorong penyelesaian persoalan ini,” ujar Hidayat.

Gubernur menilai penyelesaian persoalan tersebut tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR RI, serta kementerian dan lembaga terkait agar setiap persoalan memiliki kepastian hukum dan penyelesaian yang jelas.

Hidayat juga menekankan pentingnya langkah konkret dalam menata aset daerah dan BUMD. Menurutnya, aset yang dimiliki pemerintah daerah harus dioptimalkan sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pada saat yang sama, persoalan agraria, IUP, serta alih fungsi lahan juga harus mendapatkan perhatian serius agar tidak menjadi hambatan pembangunan dalam jangka panjang.

“Seluruh persoalan yang dibahas harus ditindaklanjuti secara konkret. Aset daerah dan BUMD harus dioptimalkan untuk memperkuat PAD, sementara persoalan agraria, IUP dan alih fungsi lahan harus segera diselesaikan secara tegas dan terukur,” tegasnya.

Selain persoalan IUP dan aset, Hidayat turut menyoroti pentingnya kepastian status dan peruntukan lahan, khususnya keberadaan Lahan Sawah yang Dilindungi.

Menurutnya, perlindungan terhadap lahan pertanian harus tetap dijalankan sesuai ketentuan. Namun, di sisi lain, kebijakan penataan ruang juga harus mampu memberikan ruang bagi investasi dan pembangunan yang sesuai aturan.

“Kita harus memastikan pemanfaatan lahan sesuai ketentuan dan tidak mengorbankan lahan sawah yang dilindungi. Pemerintah daerah bersama instansi terkait harus melakukan penertiban, memperjelas status serta peruntukan lahan, agar kepentingan investasi tetap berjalan tanpa mengabaikan perlindungan lahan pertanian,” lanjut Hidayat.

Ia menilai kepastian tata ruang dan pertanahan merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat. Dengan status dan peruntukan lahan yang jelas, potensi konflik antara kepentingan masyarakat, pemerintah, dunia usaha, serta sektor pertambangan dapat diminimalkan.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI menyampaikan bahwa persoalan pertanahan dan tata ruang menjadi isu penting dalam mendukung pelaksanaan berbagai program strategis nasional.

Menurutnya, kebijakan dan kewenangan pemerintah pusat maupun daerah perlu terintegrasi sehingga persoalan tata ruang dan pertanahan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Program-program strategis nasional hanya dapat dilaksanakan secara optimal apabila urusan tata ruang dan pertanahan berjalan dalam satu kesatuan, menjadi satu nafas, serta terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, para gubernur dari berbagai daerah juga diberikan kesempatan untuk memaparkan persoalan yang dihadapi masing-masing wilayah. Penyampaian tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar bagi pemerintah pusat dan DPR RI untuk menentukan langkah tindak lanjut.

Untuk Bangka Belitung, persoalan tumpang tindih IUP, tata ruang, pertanahan, aset daerah, serta perlindungan lahan pertanian menjadi sejumlah isu yang dinilai membutuhkan penyelesaian lintas sektor.

Hidayat berharap pembahasan di tingkat DPR RI dan pemerintah pusat tidak berhenti pada forum rapat, tetapi dilanjutkan dengan langkah nyata di lapangan.

Ia menegaskan, kepastian hukum atas lahan sangat penting bagi masyarakat sekaligus dunia usaha. Penataan yang jelas juga diperlukan agar pembangunan daerah dapat berjalan tanpa menimbulkan persoalan baru.

Dengan adanya sinergi pemerintah pusat dan daerah, persoalan tata ruang, IUP, agraria, aset, dan perlindungan lahan di Bangka Belitung diharapkan dapat diselesaikan secara bertahap, terukur, dan memberikan kepastian bagi seluruh pihak. (Zulfikar/KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KOPERATIF Tegas Bela Direksi Agrinas: Kelola Aset Negara, Bukan Kepentingan Kelompok

    KOPERATIF Tegas Bela Direksi Agrinas: Kelola Aset Negara, Bukan Kepentingan Kelompok

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PEKANBARU) – Tata kelola sawit Agrinas Palma Nusantara kini berada di tengah tarik-menarik narasi. Di satu sisi muncul desakan agar pengelolaan aset sawit negara diusut, sementara di sisi lain Komunitas Masyarakat Peduli Pertanian dan Perkebunan Produktif (Koperatif) turun langsung membela jajaran Direksi PT Agrinas Palma Nusantara. Selasa (15/9/2026) Sekitar 50 orang yang tergabung […]

  • Terungkap! PNS Dishub Babel Bakar Ruang Kadis, Kini Resmi Jadi Tersangka

    Terungkap! PNS Dishub Babel Bakar Ruang Kadis, Kini Resmi Jadi Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Kasus pembakaran Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bangka Belitung (Babel) akhirnya terungkap. Polisi menetapkan seorang aparatur sipil negara (ASN) atau PNS berinisial AS alias Pengki (43) sebagai tersangka setelah diduga sengaja membakar ruangan Kepala Dinas Perhubungan. Sabtu (2/5/2026) Aksi pembakaran terjadi di kompleks perkantoran Gubernur Bangka Belitung, kawasan Air Itam, Pangkalpinang, […]

  • 9 Truk Timah Ilegal dari Belitung Masuk Smelter Jelitik, DPRD Babel: Sangat Merugikan

    9 Truk Timah Ilegal dari Belitung Masuk Smelter Jelitik, DPRD Babel: Sangat Merugikan

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Bangka) — Sebanyak 9 truk bermuatan timah ilegal asal Pulau Belitung masuk ke smelter di kawasan industri Jelitik, Sungailiat, Kabupaten Bangka, pada Senin (26/5/2025) malam. Dari sembilan truk tersebut, tujuh di antaranya diduga milik seorang bos timah berinisial AH yang berasal dari Jebus, Kabupaten Bangka Barat (Babar). Jumat (30/5/2025) “Ada sembilan truk bang, […]

  • Bangka Barat Pertama di Babel Sahkan Peta Batas Desa/Kelurahan

    Bangka Barat Pertama di Babel Sahkan Peta Batas Desa/Kelurahan

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), resmi membagikan peta desa dan kelurahan yang telah disahkan melalui Peraturan Bupati. Langkah ini dilakukan untuk memberikan kepastian hukum terkait batas wilayah serta mencegah potensi terjadinya sengketa antar desa maupun kelurahan di masa mendatang. Kamis (4/9/2025) Bupati Bangka Barat, Markus, […]

  • Di Tengah Krisis Kemanusiaan, China Salurkan Rp 1,6 Triliun untuk Palestina

    Di Tengah Krisis Kemanusiaan, China Salurkan Rp 1,6 Triliun untuk Palestina

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BEIJING) – Pemerintah China mengumumkan bantuan kemanusiaan sebesar 100 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,6 triliun kepada Palestina untuk mendukung penanganan krisis di Jalur Gaza dan proses rekonstruksi pascakonflik. Pengumuman itu disampaikan Presiden China Xi Jinping dalam konferensi pers bersama Presiden Perancis Emmanuel Macron di Beijing. Langkah ini menegaskan posisi Beijing dalam […]

  • Warga Bangka Barat Puas Belanja di GPM, Hemat Hingga Puluhan Ribu Rupiah

    Warga Bangka Barat Puas Belanja di GPM, Hemat Hingga Puluhan Ribu Rupiah

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) — Gelaran Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Gelora, Kecamatan Mentok, Selasa (21/10/2025), disambut antusias oleh warga. Kegiatan yang diadakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bangka Barat dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-45 ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk membeli berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih […]

expand_less