Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Hujan Belum Juga Datang, Pemprov Babel Gelar Salat Istisqa di Halaman Kantor Gubernur

Hujan Belum Juga Datang, Pemprov Babel Gelar Salat Istisqa di Halaman Kantor Gubernur

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akibat kemarau panjang masih dirasakan masyarakat Persediaan air bersih di sejumlah daerah mulai terbatas, sementara ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga masih perlu diwaspadai. Jum’at (25/9/2026)

Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) melakukan ikhtiar melalui pelaksanaan Salat Istisqa atau salat meminta hujan. Ratusan pegawai di lingkungan Pemprov Babel mengikuti salat tersebut di halaman Kantor Gubernur Babel, Jumat (25/9/2026) pagi.

Pelaksanaan Salat Istisqa dimulai sekitar pukul 06.45 WIB. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual pemerintah bersama jajaran pegawai untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan dan mengakhiri kondisi kekeringan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Rangkaian Salat Istisqa dipandu langsung Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Pemprov Babel, Ustaz Yasir Mustafa. Salat tersebut menghadirkan imam Syekh Ismail Al-Hafidz, ulama asal Palestina yang menempuh pendidikan hafalan Alquran di Turki.

Sementara khotbah Salat Istisqa disampaikan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, KH Syamsuni Saleh.

Gubernur Babel Hidayat Arsani dalam kegiatan tersebut diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Babel, Tarmin.

Dalam kesempatan itu, Tarmin mengajak seluruh jemaah memperbanyak istigfar dan bermunajat kepada Allah SWT. Menurutnya, manusia memiliki keterbatasan dalam menghadapi kondisi alam, sehingga doa menjadi bagian dari ikhtiar yang dilakukan bersama.

“Kita tidak punya kekuatan, tidak punya kemampuan mendatangkan sesuatu, Allah-lah yang mendatangkan sesuatu. Oleh karena itu, karena keadaan sudah seperti ini, tentu sebagai manusia biasa, kita hanya bermunajat, meminta kepada Allah supaya hujan segera diturunkan,” ujar Tarmin.

Ia berharap doa yang dipanjatkan bersama tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghadapi dampak kemarau yang dirasakan masyarakat Babel.

Kepala Biro Kesra Setda Pemprov Babel, Ustaz Yasir Mustafa, mengatakan kondisi kemarau yang berlangsung saat ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kesabaran sekaligus memperbanyak doa.

Menurut Yasir, dampak kekeringan sudah dirasakan oleh sebagian masyarakat. Sejumlah warga bahkan masih harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena persediaan air di wilayah mereka terbatas.

“Mudah-mudahan dengan ikhtiar kita yang sedikit ini, dengan usaha kita berdoa kepada Allah dalam sunnah Nabi untuk mengerjakan Salat Istisqa ini, mudah-mudahan doa-doa kita, dosa-dosa kita juga insyaallah diampuni oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” kata Yasir.

Selain berharap hujan segera turun, ia juga berdoa agar hujan yang nantinya diberikan Allah SWT membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Bangka Belitung.

Menurutnya, turunnya hujan diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan, pertanian, peternakan dan berbagai aktivitas masyarakat yang terdampak kondisi kemarau.

“Mudah-mudahan Allah juga akan memberikan keberkahan kepada kita semua, keberkahan kepada masyarakat Provinsi Bangka Belitung, dan sudah barang tentu dengan turunnya hujan Allah juga berikan keberkahan kepada kita,” harap Yasir.

Dalam khotbah dan penyampaian kepada jemaah, Yasir juga mengingatkan pentingnya kesabaran dalam menghadapi kondisi kekeringan. Ia mengajak masyarakat untuk melihat kemarau sebagai momentum meningkatkan keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Saya ingin menyampaikan bahwa ini ujian kecil sekali dibandingkan ujian-ujian yang akan kita hadapi di hari kiamat nanti. Untuk itu, kita banyak bersabar, innallaha ma’ashobirin,” katanya.

Ia juga menggambarkan kondisi masyarakat yang masih menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih. Sebagian warga harus membeli air, sementara beberapa lokasi lainnya mengalami kekeringan hingga masyarakat memanfaatkan sungai untuk memenuhi kebutuhan tertentu.

“Banyak saudara-saudara kita yang sekarang masih membeli air di mana-mana, di mana-mana kering, kemudian sampai nyuci di sungai. Maka dari itu kita berdoa mudah-mudahan semuanya dimudahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tandasnya.

Dalam rangkaian Salat Istisqa tersebut, para jemaah juga menjalankan salah satu sunnah dalam pelaksanaan salat meminta hujan, yakni membalikkan serban. Doa bersama kemudian dipanjatkan agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat, hewan ternak dan alam sekitar.

Pelaksanaan Salat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar Pemprov Babel di tengah kondisi kekeringan yang masih berlangsung. Di sisi lain, penanganan dampak kekeringan tetap membutuhkan berbagai langkah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, dapat terpenuhi.

Setelah Salat Istisqa selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada 20 anak yatim dan yatim piatu. Santunan tersebut merupakan kerja sama Pemprov Babel dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Babel.

Penyaluran santunan dilakukan melalui Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Babel. Masing-masing anak menerima santunan sebesar Rp150 ribu, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp3 juta.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kepedulian sosial Pemprov Babel di tengah masyarakat. Pemerintah berharap ikhtiar bersama, baik melalui doa maupun langkah penanganan di lapangan, dapat membantu masyarakat melewati dampak kemarau panjang yang masih terjadi.

Dengan kekeringan yang belum sepenuhnya reda, kewaspadaan terhadap keterbatasan air bersih dan potensi karhutla juga tetap menjadi perhatian. Pemerintah bersama masyarakat diharapkan terus menjaga kesiapsiagaan sembari menunggu perubahan kondisi cuaca dan turunnya hujan di wilayah Bangka Belitung. (Mung Harsanto/KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Babel Tinjau Pos Pelayanan Nataru di Pangkalpinang, Pastikan Arus Mudik Lancar

    Kapolda Babel Tinjau Pos Pelayanan Nataru di Pangkalpinang, Pastikan Arus Mudik Lancar

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Kapolda Babel) Irjen Pol Viktor T. Sihombing memastikan kesiapan pos pelayanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 di Kota Pangkalpinang guna menjamin keselamatan dan keamanan masyarakat selama perayaan Nataru. Peninjauan dilakukan pada Senin (22/12) untuk memastikan seluruh aspek pengamanan dan pelayanan berjalan optimal. Selasa (23/12/2025) […]

  • KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Gelombang dukungan terhadap aparat penegak hukum (APH) agar mengusut tuntas dan menindak tegas oknum pelaku perusakan saat aksi demonstrasi di kantor PT Timah Tbk terus menguat. Selasa (7/10/2025).

    Median Jalan dan Pot Bunga Hancur Usai Aksi di Kantor PT Timah, DLH Langsung Lakukan Perbaikan

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang mencatat adanya kerusakan pada sejumlah fasilitas taman kota pasca aksi unjuk rasa besar-besaran yang dilakukan ribuan masyarakat pekerja tambang timah di depan Kantor PT Timah Tbk, Senin (6/10/2025). Kerusakan terjadi di beberapa titik median taman dan tiang pot bunga yang berada di sepanjang kawasan Jalan […]

  • Kebun Binatang Bandung Terancam Hilang? Rencana Wali Kota Farhan Tuai Gelombang Kritik

    Kebun Binatang Bandung Terancam Hilang? Rencana Wali Kota Farhan Tuai Gelombang Kritik

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Jakarta) – Rencana Wali Kota Bandung Muhammad Farhan untuk menjadikan Kebun Binatang Bandung sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) menuai kritik tajam dari berbagai kalangan. Kebijakan tersebut dinilai tidak hanya mengabaikan aspek sejarah dan fungsi sosial kebun binatang, tetapi juga memunculkan pertanyaan serius terkait dasar hukum penguasaan lahan serta mekanisme pengelolaannya. Selasa (27/1/2026) Kebun […]

  • 809 Siswa di Pangkalpinang Terima Beasiswa Cendekia dari Baznas

    809 Siswa di Pangkalpinang Terima Beasiswa Cendekia dari Baznas

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Sebanyak 809 siswa dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Pangkalpinang menerima Beasiswa Cendekia dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pangkalpinang. Bantuan pendidikan ini resmi diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Miego, kepada perwakilan siswa penerima beasiswa, Kamis (18/9/2025). Program Beasiswa Cendekia […]

  • Kasus Pengeroyokan Staf KLH-Wartawan di Serang, 2 Brimob dan 2 Sekuriti Ditangkap

    Kasus Pengeroyokan Staf KLH-Wartawan di Serang, 2 Brimob dan 2 Sekuriti Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Serang) – Kepolisian Resor (Polres) Serang menetapkan empat orang tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap staf Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan seorang jurnalis yang terjadi di kawasan pabrik PT Genesis Regeneration Smelting (GRS), Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang. Dari empat tersangka tersebut, dua di antaranya merupakan oknum anggota Brimob yang diketahui bertugas berjaga di area […]

  • Kolaborasi Budaya, PT TIMAH Bantu Hadirkan Gerbang Tanjak sebagai Ikon Desa Sawang Laut

    Kolaborasi Budaya, PT TIMAH Bantu Hadirkan Gerbang Tanjak sebagai Ikon Desa Sawang Laut

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (KARIMUN) – PT TIMAH (Persero) Tbk terus berperan dalam mendukung pembangunan desa dan pelestarian budaya di wilayah operasional perusahaan. Salah satunya melalui dukungan pembangunan Gerbang Tanjak atau Simpang Tanjak di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun. Senin (15/6/2026) Keberadaan gerbang yang mengusung ikon tanjak khas Melayu ini tidak hanya mempercantik kawasan […]

expand_less