KBOBABEL.COM (BANGKA TENGAH) – Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, resmi ditetapkan sebagai salah satu daerah yang menjadi lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Program pendidikan tersebut merupakan sekolah negeri gratis yang mengintegrasikan jenjang pendidikan SMP dan SMA dalam satu sistem pendidikan berkelanjutan. Selasa (4/8/2026)
Kehadiran SNT di Bangka Tengah diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan mutu sumber daya manusia di daerah. Sekolah tersebut akan dibangun di Desa Namang dan menjadi bagian dari program pemerintah dalam pemerataan layanan pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.
Kepastian Bangka Tengah sebagai salah satu lokasi pembangunan SNT ditandai dengan penandatanganan perjanjian hibah lahan antara Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman dan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Suharti.
Penandatanganan perjanjian hibah lahan tersebut berlangsung di Hotel Episode, Gading Serpong, Tangerang, pada Kamis (30/7/2026).
Dengan adanya penandatanganan tersebut, proses pembangunan SNT di Bangka Tengah akan segera memasuki tahapan pelaksanaan. Sekolah ini direncanakan berdiri di Desa Namang dengan fasilitas pendidikan yang dirancang untuk mendukung proses pembelajaran secara optimal.
SNT akan mengusung Kurikulum Nasional dengan pendekatan Deep Learning STEAMS. Konsep tersebut diharapkan mampu mendorong peserta didik untuk tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan.
Program pembangunan SNT merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) di bidang pendidikan. Pemerintah menargetkan keberadaan sekolah tersebut dapat menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan layanan pendidikan bermutu secara merata, khususnya bagi anak-anak di daerah.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti mengatakan, pada tahun 2026 pemerintah menargetkan pembangunan SNT di 37 kabupaten/kota di Indonesia. Pembangunan tersebut dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan masing-masing daerah.
Dari total 37 daerah yang menjadi sasaran pembangunan, sebanyak 17 daerah telah memulai pembangunan dan menerima peserta didik pada tahun ajaran 2026/2027. Sementara itu, 20 daerah lainnya, termasuk Kabupaten Bangka Tengah, akan memulai pembangunan pada tahun ini.
Untuk Bangka Tengah, penerimaan peserta didik direncanakan dilakukan pada tahun ajaran berikutnya setelah pembangunan sekolah selesai dan seluruh fasilitas pendukung siap digunakan.
Menurut Suharti, pembangunan SNT memiliki tujuan penting dalam memperluas kesempatan anak-anak di berbagai daerah untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. Dengan adanya sekolah tersebut, peserta didik diharapkan tidak perlu meninggalkan daerah asal hanya untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik.
Keberadaan SNT juga diharapkan mampu memberikan kesempatan yang setara kepada anak-anak untuk belajar, mengembangkan potensi diri, serta mempersiapkan masa depan mereka.
Program tersebut dinilai menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Selain menyediakan akses pendidikan, SNT diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran yang mampu menghasilkan peserta didik dengan kompetensi sesuai kebutuhan masa depan.
Sementara itu, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyampaikan apresiasi kepada Kemendikdasmen atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bangka Tengah sebagai salah satu daerah yang mendapatkan pembangunan SNT.
Algafry juga menyampaikan terima kasih kepada Kantor Pertanahan, masyarakat Desa Namang, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dalam proses persiapan hibah lahan. Dukungan berbagai pihak tersebut dinilai menjadi bagian penting hingga proses penandatanganan perjanjian hibah lahan dapat terlaksana.
Menurut Algafry, pembangunan SNT di Bangka Tengah menjadi momentum penting bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan di daerah. Dengan dukungan fasilitas yang lengkap dan bertaraf internasional, sekolah tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi peserta didik.
“Dengan dibangunnya SNT dengan fasilitas yang lengkap dan bertaraf internasional di Kabupaten Bangka Tengah, saya berharap dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat di Kabupaten Bangka Tengah. Selain itu, sekolah ini nantinya dapat dijadikan rujukan bagi sekolah lain dalam peningkatan mutu di masing-masing sekolah,” ujar Algafry.
Ia berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan demikian, masyarakat Bangka Tengah dapat segera merasakan manfaat dari keberadaan sekolah tersebut.
Algafry juga menilai kehadiran SNT di Desa Namang tidak hanya berkaitan dengan pembangunan sarana pendidikan baru. Lebih dari itu, sekolah tersebut diharapkan menjadi pusat pengembangan inovasi pembelajaran yang dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan di Bangka Tengah secara berkelanjutan.
“Keberadaan SNT di Desa Namang diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan berkualitas, tetapi juga menjadi pusat pengembangan inovasi pembelajaran yang mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bangka Tengah secara berkelanjutan,” tutupnya.
Dengan ditetapkannya Bangka Tengah sebagai salah satu lokasi pembangunan SNT, pemerintah daerah berharap program tersebut dapat menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Sekolah yang dibangun di Desa Namang itu diharapkan mampu membuka peluang pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda sekaligus menjadi salah satu penggerak peningkatan kualitas pendidikan di Bangka Tengah dan Kepulauan Bangka Belitung. (Sumber : Fakta Berita, Editor : KBO Babel)

















