Kapal Pencari Cumi Terapung Berjam-jam di Laut Bangka, Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Seluruh Awak

Kehabisan BBM, Mesin Rusak Akibat Bahan Bakar Tercampur Air, KM Kharisma Berhasil Ditarik ke Pangkalbalam

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA) – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi sembilan awak Kapal Motor (KM) Kharisma yang mengalami kondisi darurat setelah kapal mereka mati mesin di perairan Pantai Rebo, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Seluruh korban, termasuk seorang anak berusia 10 tahun, berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat setelah operasi pencarian dan evakuasi yang berlangsung hingga dini hari, Selasa (7/7/2026).

Insiden bermula pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 15.05 WIB saat KM Kharisma, kapal pencari cumi berwarna putih-biru, tengah dalam perjalanan pulang usai melakukan aktivitas penangkapan ikan di sekitar perairan Pantai Rebo.

banner 336x280

Di tengah perjalanan menuju daratan, kapal mengalami kehabisan bahan bakar minyak (BBM). Awak kapal kemudian berupaya mengatasi kondisi tersebut dengan menggunakan persediaan BBM cadangan yang disimpan di dalam jeriken.

Namun, upaya tersebut justru menimbulkan persoalan baru. BBM cadangan yang digunakan ternyata telah tercampur air sehingga tidak dapat digunakan secara normal. Akibatnya, mesin kapal mengalami gangguan serius hingga akhirnya mati total dan tidak dapat dihidupkan kembali.

Dalam kondisi terapung di tengah laut, para awak kapal sempat berusaha memperbaiki kerusakan mesin secara mandiri. Berbagai upaya dilakukan agar kapal kembali dapat beroperasi, namun seluruh usaha tersebut tidak membuahkan hasil.

Situasi semakin mengkhawatirkan karena kapal berada di tengah perairan tanpa tenaga penggerak. Selain itu, kondisi cuaca di laut sewaktu-waktu dapat berubah dan berpotensi membahayakan keselamatan seluruh penumpang.

Menyadari kondisi darurat tersebut, awak kapal akhirnya menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang untuk meminta bantuan evakuasi.

Setelah menerima laporan, Kansar Pangkalpinang langsung merespons dengan mengaktifkan operasi SAR. Tim Rescue bersama KN SAR Karna segera diberangkatkan menuju lokasi terakhir kapal yang diketahui atau Last Known Position (LKP).

Dalam operasi tersebut, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di kawasan perairan Pantai Rebo dengan mengutamakan keselamatan personel mengingat operasi dilakukan pada malam hari.

Proses pencarian berlangsung cukup menantang karena minimnya pencahayaan dan jarak pandang yang terbatas. Meski demikian, koordinasi antara seluruh unsur SAR berjalan efektif sehingga pencarian dapat dilakukan secara sistematis.

Sekitar pukul 00.30 WIB pada Selasa dini hari, KM Kharisma akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi terapung di tengah laut.

Saat ditemukan, seluruh awak kapal masih berada di atas kapal dan dalam kondisi selamat. Meski demikian, kapal dipastikan tidak dapat bergerak karena mesin mengalami kerusakan akibat bahan bakar yang terkontaminasi air.

Melihat kondisi tersebut, Tim SAR Gabungan memutuskan untuk tidak melakukan perbaikan di lokasi karena berisiko apabila cuaca berubah menjadi buruk. Keputusan pun diambil untuk melakukan towing atau penarikan kapal menuju Dermaga PTS Pelabuhan Pangkalbalam.

Proses penarikan dilakukan secara hati-hati menggunakan KN SAR Karna dengan melibatkan personel Rescue Kansar Pangkalpinang bersama personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud).

Selama perjalanan menuju pelabuhan, kondisi seluruh korban terus dipantau guna memastikan tidak ada yang mengalami gangguan kesehatan akibat terlalu lama berada di tengah laut.

Operasi penarikan berlangsung selama beberapa jam hingga akhirnya sekitar pukul 03.18 WIB, KM Kharisma bersama KN SAR Karna berhasil sandar dengan selamat di Dermaga PTS Pelabuhan Pangkalbalam.

Seluruh sembilan korban kemudian dievakuasi ke darat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan awal.

Dari sembilan korban yang berhasil diselamatkan, seluruhnya merupakan warga Lontong Pancur, Kota Pangkalpinang. Di antara mereka terdapat seorang anak berusia 10 tahun bernama Arga yang turut berada di atas kapal saat insiden terjadi.

Beruntung, seluruh korban dipastikan dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka serius maupun gangguan kesehatan yang membahayakan.

Usai menjalani pemeriksaan medis singkat, seluruh korban kemudian diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Keberhasilan penyelamatan tersebut sekaligus menandai berakhirnya operasi SAR terhadap KM Kharisma.

Selanjutnya, Tim SAR Gabungan melaksanakan evaluasi operasi sebagai bagian dari prosedur standar setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang kemudian secara resmi mengusulkan penutupan operasi SAR karena seluruh target operasi telah ditemukan dalam keadaan selamat.

Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi tersebut selanjutnya dikembalikan ke satuan masing-masing untuk kembali bersiaga menghadapi potensi keadaan darurat lainnya di wilayah Bangka Belitung.

Kansar Pangkalpinang menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan instansi yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut. Sinergi antarinstansi dinilai menjadi faktor penting yang membuat proses pencarian, evakuasi, hingga penarikan kapal dapat berjalan aman, cepat, dan efektif.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi para nelayan maupun pengguna jasa transportasi laut agar selalu memastikan kondisi kapal dalam keadaan laik berlayar sebelum melakukan pelayaran.

Selain memeriksa kondisi mesin, pemilik kapal juga diimbau memastikan kualitas bahan bakar yang dibawa sebagai cadangan benar-benar layak digunakan dan tersimpan dengan baik agar tidak terkontaminasi air.

Pengecekan terhadap jumlah persediaan BBM sebelum berangkat melaut juga menjadi hal penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Berkat respons cepat Tim SAR Gabungan, seluruh awak KM Kharisma berhasil diselamatkan tanpa korban jiwa. Keberhasilan operasi ini kembali menunjukkan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam penanganan keadaan darurat di wilayah perairan Bangka Belitung. (Sumber : Fakta Berita, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed