Karhutla Mengintai! Bukit Intan, Gabek dan Gerunggang Masuk Zona Rawan Kebakaran

Hotspot Muncul di Sejumlah Wilayah, BPBD Pangkalpinang Tingkatkan Patroli Cegah Karhutla

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul kondisi cuaca kering yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Rabu (22/7/2026)

Berdasarkan pemetaan dan pemantauan yang dilakukan BPBD Kota Pangkalpinang, terdapat tiga kecamatan yang saat ini menjadi perhatian karena memiliki titik panas atau hotspot serta kejadian kebakaran lahan yang berulang.

banner 336x280

Ketiga wilayah tersebut yakni Kecamatan Bukit Intan, Kecamatan Gabek, dan Kecamatan Gerunggang. BPBD menilai kondisi lahan dan vegetasi yang semakin kering selama musim kemarau membuat kawasan tersebut lebih mudah terbakar apabila terjadi pemicu api.

Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, Dedy Revandi, mengatakan titik-titik hotspot yang terpantau dalam beberapa waktu terakhir cenderung terkonsentrasi di tiga kecamatan tersebut.

“Untuk titik-titik hotspot di Pangkalpinang saat ini terkonsentrasi di Kecamatan Bukit Intan, Gabek, dan Gerunggang,” ujar Dedy, Selasa (21/7/2026).

Selain memetakan wilayah berdasarkan kecamatan, BPBD juga mengidentifikasi sejumlah kelurahan yang dinilai memiliki potensi karhutla cukup tinggi. Beberapa di antaranya adalah Kelurahan Temberan, Kelurahan Air Itam, Kelurahan Selindung, dan Kelurahan Tuatunu.

Kawasan tersebut menjadi perhatian karena dalam beberapa pekan terakhir tercatat mengalami kejadian kebakaran lahan secara berulang. Kondisi lingkungan yang kering membuat api berpotensi dengan cepat menjalar apabila tidak segera ditangani.

“Lokasi-lokasi tersebut menjadi fokus pemantauan kami karena lahan dan vegetasinya sangat kering di musim kemarau ini, sehingga amat mudah terbakar,” jelas Dedy.

Mengantisipasi potensi meluasnya kebakaran, BPBD Pangkalpinang meningkatkan langkah pencegahan dan kesiapsiagaan. Koordinasi dengan berbagai instansi terkait juga terus diperkuat untuk memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila ditemukan titik api.

Selain meningkatkan koordinasi lintas instansi, petugas juga mengintensifkan patroli ke sejumlah lokasi yang telah dipetakan sebagai wilayah rawan. Patroli tersebut dilakukan untuk mendeteksi lebih awal apabila muncul asap atau api yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran lebih besar.

Kesiapan personel dan peralatan penanganan kebakaran juga menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi karhutla. BPBD mengingatkan bahwa kondisi lahan yang kering dapat mempercepat penyebaran api, terutama ketika kebakaran terjadi di area yang memiliki banyak semak dan vegetasi kering.

Namun, upaya pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas. Peran masyarakat dinilai sangat penting dalam mencegah munculnya titik api, terutama dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Dedy mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Kebiasaan tersebut dinilai berisiko tinggi, terlebih ketika kondisi cuaca sedang kering dan angin dapat menyebabkan api dengan mudah menyebar ke area lain.

Warga juga diminta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan apabila menemukan asap maupun titik api, sekecil apa pun.

“Partisipasi masyarakat sangat krusial. Semakin cepat titik api dilaporkan dan ditangani, semakin kecil dampak bahaya lingkungan maupun gangguan kesehatan bagi warga,” pungkasnya.

BPBD Pangkalpinang berharap peningkatan kewaspadaan seluruh pihak dapat mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas. Masyarakat di wilayah yang masuk dalam peta rawan juga diminta lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas di sekitar lahan terbuka dan kawasan yang memiliki vegetasi kering.

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi kering, pemantauan terhadap titik-titik rawan akan terus dilakukan. Pemerintah daerah bersama petugas terkait juga akan meningkatkan respons terhadap setiap laporan kebakaran untuk memastikan api dapat segera dikendalikan sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi lingkungan maupun masyarakat. (Sumber : wowbabel.com, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *