Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bangka Barat » Karutan Mentok Ungkap Potensi Ancaman dari Empat Napi Narkoba, Pemindahan ke Nusakambangan Dipertimbangkan

Karutan Mentok Ungkap Potensi Ancaman dari Empat Napi Narkoba, Pemindahan ke Nusakambangan Dipertimbangkan

  • account_circle Sandy Batman
  • calendar_month 36 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements
KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengambil langkah antisipasi terhadap empat narapidana kasus narkotika yang dinilai memiliki potensi membahayakan keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan. Rabu (28/10/2026)

Keempat warga binaan tersebut kini tengah diusulkan untuk dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan lain, baik di wilayah Bangka Belitung maupun di luar daerah. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah pemindahan ke lembaga pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah.

Rencana pemindahan tersebut disampaikan Kepala Rutan Kelas IIB Mentok, Andri Ferly, dalam konferensi pers hasil razia blok hunian yang dilaksanakan bersama unsur TNI dan Polri, Selasa (27/10/2026).

Menurut Andri, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat mengancam situasi kondusif di lingkungan rumah tahanan.

“Kami sudah memperoleh keterangan-keterangan terhadap para pelaku (warga binaan) yang diindikasikan akan menjadi berbahaya, atau dikhawatirkan ke depan akan membuat potensi berbahaya,” ungkap Andri Ferly.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dan hasil pemantauan petugas, terdapat empat warga binaan yang dinilai perlu mendapatkan perhatian khusus karena memiliki potensi menimbulkan gangguan keamanan.

Keempatnya merupakan narapidana yang menjalani hukuman terkait perkara narkotika.

Empat Napi Narkoba Diusulkan Segera Dipindahkan

Andri menegaskan, pihak Rutan Mentok tidak ingin menunggu hingga terjadi gangguan keamanan sebelum mengambil tindakan pencegahan.

Oleh karena itu, proses persiapan pemindahan terhadap empat narapidana tersebut mulai dilakukan melalui koordinasi dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung.

“Sedang dipersiapkan untuk dipindahkan dari Rutan Kelas IIB Mentok, karena kami menilai itu ada potensi bahaya. Kami mensinyalir ke depan akan ada potensi-potensi yang mengancam bagi Rutan Mentok ini,” jelasnya.

Menurut Andri, pemindahan warga binaan dengan tingkat risiko tertentu merupakan salah satu langkah pengamanan untuk menjaga stabilitas dan ketertiban di dalam rutan.

Namun, keputusan mengenai lokasi pemindahan tidak dapat ditentukan secara sepihak oleh pihak Rutan Mentok.

Usulan tersebut harus melalui pertimbangan dan persetujuan pimpinan di tingkat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bangka Belitung.

“Apakah akan dipindahkan ke lapas lain di dalam wilayah Bangka Belitung, ataupun ke luar wilayah Bangka Belitung seperti Nusakambangan. Itu nanti keputusan ada di pimpinan di Kantor Wilayah,” tuturnya.

Dengan demikian, pemindahan ke Nusakambangan masih sebatas opsi dan belum menjadi keputusan resmi.

Razia Gabungan Temukan Sejumlah Barang Berisiko

Sebelumnya, petugas Rutan Kelas IIB Mentok bersama unsur TNI dan Polri menggelar razia di sejumlah blok hunian warga binaan.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat barang terlarang maupun benda yang berpotensi digunakan untuk mengganggu keamanan.

Dalam pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang dinilai berisiko, antara lain gunting kuku, paku, jarum, alat pencukur kumis, serta produk dengan kemasan berbahan kaca.

Barang-barang tersebut menjadi perhatian petugas karena berpotensi disalahgunakan apabila tidak berada dalam pengawasan yang ketat.

Meski menemukan sejumlah benda berisiko, petugas tidak menemukan narkotika, telepon genggam, maupun uang tunai yang menjadi sasaran utama razia.

Hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa barang-barang yang menjadi target utama penggeledahan tidak ditemukan saat kegiatan berlangsung.

Namun, pihak rutan menegaskan bahwa hasil razia tersebut tidak menjadi alasan untuk mengurangi kewaspadaan terhadap kemungkinan gangguan keamanan.

Pengawasan terhadap aktivitas warga binaan tetap menjadi perhatian petugas, terutama terhadap mereka yang dinilai memiliki tingkat risiko lebih tinggi.

Rutan Mentok Perketat Pengawasan dan Pembinaan

Andri Ferly menekankan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan sistem pemasyarakatan.

Selain melakukan pengawasan, petugas juga bertanggung jawab memastikan seluruh warga binaan dapat menjalani masa hukuman dan mengikuti program pembinaan dengan baik.

Langkah pencegahan melalui razia serta rencana pemindahan warga binaan berisiko diharapkan dapat meminimalkan kemungkinan munculnya gangguan keamanan.

Andri juga mengingatkan seluruh warga binaan agar mematuhi peraturan yang berlaku selama menjalani masa pidana.

Ia meminta mereka memanfaatkan waktu pembinaan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat.

“Ikuti pembinaan dengan baik agar bisa diterima kembali di masyarakat, cari rezeki yang halal di masyarakat untuk menjalin hubungan hidup, kehidupan dan penghidupan di masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, proses pengusulan pemindahan empat narapidana kasus narkotika masih menunggu keputusan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung.

Pihak Rutan Mentok berharap langkah antisipatif tersebut dapat menjaga keamanan lingkungan pemasyarakatan sekaligus memastikan seluruh program pembinaan berjalan tertib dan kondusif. (Sumber : Bangkapos.com, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: Sandy Batman
  • Editor: Sri Rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Timah Tenggelamkan 1.434 Rumpon, Dukung Keberlanjutan Fishing Ground dan Kesejahteraan Nelayan

    PT Timah Tenggelamkan 1.434 Rumpon, Dukung Keberlanjutan Fishing Ground dan Kesejahteraan Nelayan

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – PT Timah Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga ekosistem laut sekaligus mendukung kesejahteraan nelayan melalui program Fishing Ground. Program ini bertujuan menciptakan area tangkapan ikan yang dikelola secara berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas perikanan. Kamis (8/5/2025) Fishing ground merupakan area yang dirancang khusus untuk membantu nelayan memperoleh hasil tangkapan yang optimal tanpa […]

  • Lengkapi Formasi Dewan, DPRD Babel Lantik Anggota PAW dan Pimpinan BK

    Lengkapi Formasi Dewan, DPRD Babel Lantik Anggota PAW dan Pimpinan BK

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat paripurna dengan agenda pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD sekaligus penetapan pimpinan Badan Kehormatan (BK), Senin (23/2/2026), di Pangkalpinang. Selasa (24/2/2026) Dalam sidang tersebut, Hardi Effendi resmi dilantik sebagai anggota DPRD Babel menggantikan almarhum Adi Sucipto yang meninggal dunia […]

  • Dirjen Pemasyarakatan Mashudi Mundur Usai Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Terungkap

    Dirjen Pemasyarakatan Mashudi Mundur Usai Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Terungkap

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Mashudi mengundurkan diri dari jabatannya setelah terungkapnya fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat. Jum’at (2/10/2026) Surat pengunduran diri Mashudi telah diterima Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto pada Kamis (1/10/2026). Pengunduran diri tersebut disampaikan di tengah proses evaluasi […]

  • Kapolda Sumsel Pimpin Kenaikan Pangkat 1.465 Personel Polri dan PNS Polri, Wujud Penghargaan atas Dedikasi Pengabdian

    Kapolda Sumsel Pimpin Kenaikan Pangkat 1.465 Personel Polri dan PNS Polri, Wujud Penghargaan atas Dedikasi Pengabdian

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PALEMBANG) — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik melalui upacara kenaikan pangkat personel Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri periode 1 Juli 2026. Upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., […]

  • Kasus Ijazah Palsu, Wakil Gubernur Babel Hellyana Jalani Pemeriksaan di Bareskrim Polri

    Kasus Ijazah Palsu, Wakil Gubernur Babel Hellyana Jalani Pemeriksaan di Bareskrim Polri

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Politikus Partai Persatuan Pembangunan tersebut diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggunaan ijazah palsu pada Rabu, 7 Januari 2026, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. Hellyana dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada pukul 10.00 WIB oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum […]

  • Warga Melabun Temukan Butiran Kuning, Benarkah Bangka Tengah Menyimpan Emas di Balik Timah?

    Warga Melabun Temukan Butiran Kuning, Benarkah Bangka Tengah Menyimpan Emas di Balik Timah?

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA TENGAH) — Penemuan butiran berwarna kuning yang diduga emas di Desa Melabun, Kecamatan Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah, menjadi perhatian masyarakat dalam beberapa hari terakhir. Temuan tersebut memunculkan berbagai pertanyaan, terutama mengenai kemungkinan keberadaan emas di wilayah yang selama puluhan tahun dikenal sebagai daerah penghasil timah terbesar di Indonesia. Kamis (25/6/2026) Masyarakat […]

expand_less