KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi resmi menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) serta Berita Acara Serah Terima (BAST) sebagai langkah strategis dalam memperkuat sektor pendidikan tinggi di daerah. Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Besar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Jakarta, Rabu (29/4/2026). Kamis (30/4/2026)
Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani bersama Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Badri Munir Sukoco. Kesepakatan ini menjadi dasar hukum dalam pengelolaan dan pemanfaatan barang milik daerah serta barang milik negara secara tertib administrasi, khususnya untuk mendukung pengembangan pendidikan tinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Melalui kerja sama ini, Pemerintah Provinsi Babel secara resmi menghibahkan aset berupa lahan seluas kurang lebih 2,7 hektare yang berlokasi di kawasan RSUD Dr. (HC) Ir. Soekarno. Lahan tersebut akan dimanfaatkan oleh Universitas Bangka Belitung (UBB) sebagai bagian dari pengembangan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.
Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar proses administrasi penyerahan aset daerah, melainkan sebuah investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang kesehatan.
“Ini bukan sekadar penyerahan aset, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun kemandirian dan kualitas sumber daya manusia kesehatan di daerah,” ujar Hidayat Arsani.
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan di Bangka Belitung terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk serta perkembangan layanan kesehatan. Kondisi tersebut menuntut adanya percepatan penguatan institusi pendidikan kedokteran di daerah agar dapat mencetak tenaga kesehatan yang profesional dan siap mengabdi di wilayahnya sendiri.
Menurutnya, kehadiran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan di Universitas Bangka Belitung menjadi langkah strategis yang sangat penting. Selain untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis lokal, keberadaan fakultas tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Melalui pengembangan ini, diharapkan akan lahir tenaga medis yang berkualitas, tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen kuat untuk mengabdi di daerah, khususnya di Provinsi Kepulauan Babel,” tambahnya.
Gubernur juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sektor pendidikan dan kesehatan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta perguruan tinggi. Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam memastikan program strategis berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Universitas Bangka Belitung atas komitmen dan dukungan yang telah diberikan. Menurut Hidayat Arsani, dukungan tersebut menunjukkan adanya keselarasan visi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di daerah kepulauan.
Ia juga menyatakan optimisme bahwa kerja sama ini akan memberikan dampak positif yang luas, tidak hanya bagi sektor pendidikan, tetapi juga bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Keberadaan fakultas kedokteran diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus solusi atas keterbatasan tenaga medis di daerah.
Selain penandatanganan NPHD, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) barang milik daerah berupa tanah bangunan rumah sakit. Dokumen tersebut ditandatangani oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Babel, Fery Afriyanto, bersama Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Daerah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Proses ini menandai langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola aset yang lebih produktif dan bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya dalam mendukung pengembangan pendidikan kedokteran di Bangka Belitung.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel berkomitmen untuk terus mendorong penguatan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas pembangunan daerah. Pemerintah juga akan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak guna memastikan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan adanya hibah strategis ini, diharapkan Fakultas Kedokteran Universitas Bangka Belitung dapat segera berkembang dan menjadi salah satu pusat pendidikan kedokteran unggulan di wilayah Sumatera bagian selatan, sekaligus menjadi tonggak penting dalam sejarah pembangunan SDM kesehatan di Bangka Belitung. (Farraz Prakasa/KBO Babel)














