Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ledakan Baterai Diduga Picu Kebakaran Terra Drone, Polisi Dalami Unsur Kelalaian

Ledakan Baterai Diduga Picu Kebakaran Terra Drone, Polisi Dalami Unsur Kelalaian

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • visibility 149
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (Jakarta) — Kebakaran hebat yang melanda Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12) siang, menyisakan duka mendalam. Sebanyak 22 orang dilaporkan tewas dalam peristiwa tersebut, terdiri dari tujuh laki-laki dan 15 perempuan. Seluruh jenazah kini berada di RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat bersama tim Puslabfor Bareskrim Polri tengah bekerja keras mengungkap penyebab pasti kebakaran yang menyulut perhatian publik. Rabu (10/12/2025)

Kebakaran ini disebut sebagai salah satu insiden paling mematikan di Jakarta dalam beberapa tahun terakhir. Proses identifikasi, penyelidikan, hingga penelusuran dugaan kelalaian terus berlangsung. Berikut rangkaian fakta lengkap yang berhasil dihimpun terkait tragedi tersebut.


Diduga Berawal dari Baterai Drone yang Meledak

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyampaikan bahwa sumber awal kebakaran diduga berasal dari baterai drone yang terbakar di lantai 1 gedung. Namun, ia menegaskan bahwa penyebab pasti masih dalam penyelidikan mendalam oleh tim laboratorium forensik.

“Sementara baru karena baterai drone yang terbakar. Namun sebabnya terbakar, tim labfor masih bekerja,” ujar Susatyo kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa pihaknya juga akan menelusuri kemungkinan adanya unsur kelalaian yang menyebabkan insiden fatal tersebut. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pemilik gedung menjadi langkah berikutnya.


Api Gagal Dipadamkan Menggunakan APAR

Keterangan saksi menyebutkan bahwa api pertama kali terlihat di lantai 1 setelah terjadi ledakan. Upaya awal petugas serta karyawan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) tidak berhasil menahan penyebaran api.

“Api tidak bisa dipadamkan meskipun sudah dicoba menggunakan beberapa APAR, ” kata Susatyo.

Kegagalan memadamkan api tersebut menyebabkan asap tebal dengan cepat merambat ke lantai-lantai atas. Asap pekat diduga menjadi penyebab mayoritas korban tewas karena kehabisan oksigen.


Korban Selamat Dievakuasi Melalui Rooftop

Menurut polisi, sebagian korban selamat berhasil melarikan diri melalui atap gedung. Mereka kemudian dievakuasi dengan menyeberang ke gedung lain yang posisinya berdekatan.

“Yang selamat menggunakan evakuasi dari lantai rooftop, mereka naik ke atas lalu menyeberang ke gedung sebelah,” ujar Susatyo.

Namun tidak semua korban memiliki tenaga untuk mencapai rooftop. Polisi menemukan banyak korban yang tewas di lantai 3 hingga 5, diduga kuat karena lemas dan menghirup terlalu banyak asap sebelum sempat menyelamatkan diri.


Saksi Dengar Ledakan Keras Sebelum Api Membesar

Rian, seorang petugas keamanan sekaligus saksi mata, mengatakan bahwa ia mendengar ledakan keras dari dalam gedung sesaat sebelum api menjalar.

“Terdengar ledakan kencang,” ujarnya.

Menurutnya, api awalnya kecil tetapi cepat membesar karena membakar sejumlah barang di sekitarnya, seperti kardus dan material kertas lain yang mudah terbakar.

“Asapnya banyak, kebakar sama kardus-kardus,” tuturnya.


Akses Keluar-Masuk Hanya Satu Pintu

Temuan awal dari tim Puslabfor Bareskrim Polri mengungkap bahwa gedung hanya memiliki satu pintu untuk akses keluar-masuk. Hal ini diduga memperparah situasi dan menyulitkan evakuasi.

“Akses hanya satu, sejak tadi siang terlihat demikian,” kata Kabid Fiskomfor Bareskrim Polri Kombes Romylus Tamtelahitu.

Selain itu, tangga gedung diduga memiliki ukuran sempit. Temuan ini akan diuji dan ditelusuri lebih jauh untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran standar keselamatan bangunan.


Proses Identifikasi: Baru Tiga Jenazah Teridentifikasi

RS Polri Kramat Jati telah mengidentifikasi tiga dari 22 korban tewas menggunakan sidik jari, rekam medis, rekam gigi, hingga barang pribadi.

Karumkit RS Polri Brigjen Prima Heru mengungkapkan:

“Telah diputuskan tiga jenazah yang berhasil diidentifikasi,” katanya.

Adapun tiga korban yang teridentifikasi ialah:

  1. Rufaidha Lathiifunnisa (22)

  2. Novia Nurwana (28)

  3. Yoga Valdier Yaseer (28)

Prima memastikan pihaknya tidak melakukan autopsi, namun pemeriksaan luar menunjukkan korban meninggal akibat menghirup gas beracun dari lantai 1.


Polisi Periksa Pemilik Bangunan dan Seluruh Saksi

Polres Metro Jakpus memastikan pemilik gedung dan pemilik usaha akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Polisi mengantisipasi adanya kemungkinan kelalaian atau pelanggaran aturan keselamatan bangunan.

“Kami mohon waktu untuk memeriksa seluruh saksi dan pemilik gedung, agar kami bisa segera menyampaikan perkembangan,” ucap Susatyo.


Pemeriksaan Forensik dan Dugaan Kelalaian Terus Didalami

Tim forensik masih bekerja mengumpulkan bukti-bukti. Selain baterai drone, struktur gedung, alat keselamatan, jalur evakuasi, hingga standar penyimpanan barang akan diperiksa.

Dugaan sementara mengarah pada tidak optimalnya jalur evakuasi, minimnya pintu keluar, serta lokasi penyimpanan barang yang mudah terbakar.


Secara keseluruhan, insiden kebakaran Gedung Terra Drone mengungkap berbagai persoalan serius mulai dari dugaan ledakan baterai drone, minimnya akses evakuasi, hingga potensi pelanggaran keselamatan bangunan. Proses penyelidikan masih berlangsung dan hasil akhirnya ditunggu untuk memastikan penyebab pasti serta pihak yang bertanggung jawab.

Tragedi ini kembali menjadi pengingat betapa pentingnya standar keselamatan gedung, penggunaan alat pemadam yang memadai, dan jalur evakuasi yang aman demi mencegah korban jiwa dalam situasi darurat. (Sumber : CNN Indonesia, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Wacana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Bangka Belitung terus bergulir dan memantik beragam respons publik. Di tengah arus informasi yang kerap simpang siur, Forum Unit Kinerja Sarjana Bangka Belitung (Fokus Babel) bersama Kantor Berita Online Bangka Belitung (KBO Babel) mengambil inisiatif menghadirkan ruang dialog yang jernih, berbasis data, dan terbuka untuk semua kalangan. Senin (2/2/2026)

    PLTN Bangka Belitung Dibedah dari Berbagai Aspek Lewat Forum Diskusi Terbuka

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle kbobabelgroup@gmail.com
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Wacana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Bangka Belitung terus bergulir dan memantik beragam respons publik. Di tengah arus informasi yang kerap simpang siur, Forum Unit Kinerja Sarjana Bangka Belitung (Fokus Babel) bersama Kantor Berita Online Bangka Belitung (KBO Babel) mengambil inisiatif menghadirkan ruang dialog yang jernih, berbasis data, dan […]

  • PLN Ingatkan Bahaya Tambang Liar di Merbuk: Ganggu Pondasi Tower, Listrik Dua Kabupaten Bisa Padam

    PLN Ingatkan Bahaya Tambang Liar di Merbuk: Ganggu Pondasi Tower, Listrik Dua Kabupaten Bisa Padam

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA TENGAH) — Aktivitas tambang timah ilegal yang marak di kawasan Merbuk, Kenari, dan Pungguk, Kabupaten Bangka Tengah, kini menimbulkan kekhawatiran serius bagi pihak PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Koba. Pasalnya, kegiatan penambangan yang semakin mendekati area Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV dinilai berpotensi mengancam keselamatan masyarakat dan stabilitas pasokan listrik […]

  • Forum Ulama Babel Sampaikan Empat Tuntutan Soal Palestina, DPRD Siap Teruskan ke Pusat

    Forum Ulama Babel Sampaikan Empat Tuntutan Soal Palestina, DPRD Siap Teruskan ke Pusat

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima audiensi dari perwakilan Aliansi Umat Islam Bangka Belitung yang menyampaikan sejumlah aspirasi terkait isu nasional dan internasional, khususnya mengenai keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) serta rencana pengiriman pasukan TNI ke Palestina. Kamis (5/3/2026) Audiensi tersebut berlangsung di Kantor DPRD […]

  • IAI Ungkap 7 Penyebab Utama Obat Kosong dan Mahal di Indonesia

    IAI Ungkap 7 Penyebab Utama Obat Kosong dan Mahal di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Jakarta) – Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) membeberkan sejumlah faktor yang menjadi biang kerok kelangkaan dan tingginya harga obat di Indonesia. Dalam Rapat Panja Jaminan Kesehatan Nasional bersama Komisi IX DPR RI, Wakil Sekretaris Jenderal IAI, Audrey Clarissa, menjelaskan bahwa permasalahan obat di Indonesia tidak hanya soal ketersediaan, tetapi juga terkait sistem […]

  • Gubernur Hidayat Arsani Prihatin Kasus Remaja Beluluk, Harap Proses Hukum Diberi Keringanan

    Gubernur Hidayat Arsani Prihatin Kasus Remaja Beluluk, Harap Proses Hukum Diberi Keringanan

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menunjukkan keprihatinannya terhadap kasus hukum yang menimpa seorang remaja berusia 19 tahun berinisial MA, warga Desa Beluluk, Kabupaten Bangka Tengah. MA diketahui harus mendekam di rumah tahanan (Rutan) Mapolda Babel sejak 10 September 2025, setelah terjerat kasus kepemilikan dan dugaan memperjualbelikan sejumlah hewan yang […]

  • Tak Ada Laporan Keluhan, SPPG Sekar Biru 2 Tetap Disuspensi, 47 Relawan Kebingungan

    Tak Ada Laporan Keluhan, SPPG Sekar Biru 2 Tetap Disuspensi, 47 Relawan Kebingungan

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) – Puluhan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sekar Biru 2 di Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, harus menghadapi ketidakpastian setelah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) tempat mereka bekerja diberhentikan sementara atau disuspensi selama 10 hari. Jum’at (28/8/2026) Kabar penghentian sementara tersebut membuat 47 relawan SPPG Sekar […]

expand_less