Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pasca Pembakaran Kantor PT Timah, MIND ID Beberkan Aturan Baru Pertambangan di Belitung

Pasca Pembakaran Kantor PT Timah, MIND ID Beberkan Aturan Baru Pertambangan di Belitung

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Buntut insiden pembakaran kantor operasional PT Timah Tbk di Belitung pada 7 Agustus 2026, Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID bersama PT Timah Tbk menyiapkan langkah pembenahan tata kelola pertambangan timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP). Rabu (16/9/2026)

Langkah tersebut dilakukan menyusul munculnya keresahan sosial yang berkaitan dengan pembayaran jasa pertambangan kepada masyarakat. Persoalan itu kemudian mendorong pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2026 tentang Percepatan Perbaikan Tata Kelola Pertambangan Timah di Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menjelaskan persoalan pembayaran jasa pertambangan di Belitung berkaitan dengan habisnya kuota Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Timah, sementara kegiatan penambangan masyarakat masih berlangsung.

Penjelasan tersebut disampaikan Maroef dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

“Pada tanggal 7 Agustus 2026 yang lalu, telah terjadi insiden pembakaran kantor PT Timah Tbk di Belitung. Insiden ini salah satunya dipicu oleh keresahan sosial akibat pembayaran jasa pertambangan dari PT Timah kepada masyarakat yang tidak dapat terlaksana,” ujar Maroef.

Menurutnya, kondisi tersebut merupakan konsekuensi dari kuota produksi yang telah digunakan. Ketika aktivitas penambangan tetap berlangsung sementara kuota RKAB telah habis, PT Timah tidak memiliki dasar hukum untuk memproses pembayaran jasa pertambangan sebagaimana kegiatan normal.

“Adapun tidak terlaksananya pembayaran tersebut merupakan dampak dari kuota RKAB PT Timah di Belitung yang telah habis terpakai di saat kegiatan jasa pertambangan masih tetap berlangsung,” katanya.

Persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi keresahan di tengah masyarakat dan memuncak dengan insiden pembakaran kantor PT Timah pada 7 Agustus 2026.

Untuk merespons persoalan tersebut, pemerintah bersama MIND ID, PT Timah, pemerintah daerah dan elemen masyarakat kemudian menyusun langkah penataan tata kelola pertambangan timah di Belitung.

Hasilnya, pemerintah menerbitkan Perpres Nomor 79 Tahun 2026 pada 31 Agustus 2026. Regulasi tersebut menjadi landasan hukum untuk mempercepat pembenahan tata kelola pertambangan timah di Bangka Belitung, termasuk penanganan kondisi khusus yang terjadi di Belitung.

Maroef menjelaskan, terdapat sejumlah ketentuan penting yang diatur dalam regulasi tersebut. Pertama, adanya perbaikan tata kelola wilayah IUP PT Timah.

Kedua, pemerintah memberikan batas waktu satu tahun untuk pelaksanaan program percepatan perbaikan tata kelola. Ketiga, PT Timah diwajibkan melakukan verifikasi administratif terhadap legalitas komoditas timah yang diperoleh dari luar wilayah IUP perusahaan.

Keempat, terdapat ketentuan khusus mengenai kegiatan produksi timah di atas kuota RKAB selama masa transisi perbaikan tata kelola, khususnya di wilayah Belitung.

“Untuk mengatasi kerusuhan tersebut, MIND ID dan PT Timah bersama berbagai elemen, termasuk pemerintah dan masyarakat, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2026 yang akan menjadi dasar hukum bagi PT Timah untuk melakukan perbaikan tata kelola pertambangan timah di Belitung,” tutur Maroef.

Dengan adanya regulasi tersebut, PT Timah memperoleh landasan untuk melakukan pengelolaan komoditas timah dalam kondisi transisi yang sebelumnya terkendala keterbatasan kuota RKAB.

ANTARA melaporkan, Perpres tersebut juga memungkinkan PT Timah membeli timah yang berasal dari luar wilayah IUP-nya sepanjang asal-usul dan legalitas komoditas tersebut diverifikasi secara administratif. Selain itu, dalam masa perbaikan selama satu tahun, PT Timah dapat melakukan produksi, pengolahan, pemurnian dan penjualan timah dari wilayah IUP PT Timah di Belitung meskipun telah melampaui kuota produksi yang disetujui dalam RKAB.

Pengaturan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menjembatani kebutuhan aktivitas ekonomi masyarakat dengan kepastian hukum dalam pengelolaan komoditas timah.

Sebelumnya, aktivitas penambangan yang tetap berjalan setelah kuota RKAB habis menjadi salah satu persoalan yang menyebabkan pembayaran jasa pertambangan kepada masyarakat tidak dapat dilakukan.

Dalam konteks tersebut, Perpres 79 Tahun 2026 tidak hanya mengatur aspek produksi, tetapi juga menekankan pentingnya pembenahan tata kelola, kejelasan asal-usul material dan pengawasan terhadap komoditas yang masuk dalam rantai pasok PT Timah.

PT Timah sebelumnya juga menyebut Perpres 79/2026 memberikan kepastian hukum mengenai struktur biaya produksi berbasis kualitas bagi Perusahaan Jasa Penambangan (PJP), kejelasan asal-usul material, serta penguatan sinergi pembinaan lintas sektor.

Maroef menegaskan, penerapan aturan baru tersebut diharapkan membuat kegiatan pertambangan timah berjalan berdasarkan ketentuan hukum dan tata kelola yang lebih tertib.

“Melalui upaya ini, kegiatan operasi komoditas timah akan dilakukan dengan berlandaskan peraturan dan tata kelola yang baik sehingga menjadi kegiatan usaha yang manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak,” pungkasnya.

Dengan terbitnya Perpres 79 Tahun 2026, pemerintah kini memiliki kerangka hukum khusus untuk mempercepat pembenahan tata kelola pertambangan timah di Bangka Belitung. Implementasinya akan menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan pertambangan tetap memiliki kepastian hukum sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah. (Sumber : kontan.co.id, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PJS Babel Kunjungi Danrem 045 Garuda Jaya: TNI dan Pers Sepakat Jaga Harmoni dan Demokrasi

    PJS Babel Kunjungi Danrem 045 Garuda Jaya: TNI dan Pers Sepakat Jaga Harmoni dan Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan, jajaran pengurus Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus menyerahkan Piagam Penghargaan HUT TNI ke-80 kepada Komando Resor Militer (Korem) 045/Garuda Jaya, Selasa (28/10/2025). Kedatangan pengurus PJS Babel disambut langsung oleh Komandan Korem 045/Garuda Jaya, Kolonel Infanteri Nur Wahyudi, […]

  • PT TIMAH Tegaskan Komitmen Keselamatan Kerja Lewat Apel Gabungan

    PT TIMAH Tegaskan Komitmen Keselamatan Kerja Lewat Apel Gabungan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Komitmen PT TIMAH Tbk dalam mengimplementasikan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terus diperkuat melalui berbagai langkah nyata. Salah satunya dengan rutin menggelar apel gabungan K3 di wilayah Operasional Perusahaan. Selasa (7/4/2026) Seperti yang dilaksanakan di Division Processing & Refinery PT TIMAH yang menggelar apel gabungan yang diikuti para karyawan di […]

  • Andi Kusuma Perjuangkan Hak Plasma Sawit, 1.500 KK di Gunung Pelawan Terima Rp 1-2 Juta per Bulan

    Andi Kusuma Perjuangkan Hak Plasma Sawit, 1.500 KK di Gunung Pelawan Terima Rp 1-2 Juta per Bulan

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA) – Sikap kepedulian sosial telah dibuktikan oleh Dr Andi Kusuma SH MKn CTL atau sebelum dirinya mencalonkan diri sebagai bupati Bangka 2025-2030. Rabu (13/8/2025) Hal itu pun terbukti jika dirinya belum lama ini berhasil memperjuangkan hak plasma 20 % (persen) sawit bagi masyarakat di wilayah Desa Gunung Pelawan, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, […]

  • Viral! Bangka Selatan Jadi Daerah Pionir dengan 1.222 Formasi PPPK Paruh Waktu

    Viral! Bangka Selatan Jadi Daerah Pionir dengan 1.222 Formasi PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA SELATAN) — Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mencatat sejarah baru dengan menjadi daerah pertama di Indonesia yang secara resmi mengumumkan alokasi kebutuhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Sebanyak 1.222 formasi disiapkan khusus untuk pegawai non-aparatur sipil negara (non-ASN) di lingkungan Pemkab Basel. Rabu (10/9/2025) Kebijakan ini disebut sebagai langkah […]

  • Kades Bakam Dituding Langgar Prosedur, Langkahi Wewenang BPD Soal KUP, Musdes Kok di Kebun?

    Kades Bakam Dituding Langgar Prosedur, Langkahi Wewenang BPD Soal KUP, Musdes Kok di Kebun?

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BAKAM) — Kepala Desa Bakam, Mashur, dituding melakukan pelanggaran prosedur lantaran melangkahi wewenang Badan Perwakilan Desa (BPD) melakukan Musyawarah Desa (Musdes) terkait Program Kegiatan Usaha Produktif (KUP) di desa setempat. Rabu (20/5/2026) Sejatinya Program KUP yang ditawarkan oleh PT GML itu, harus dibahas dalam Musdes yang digelar dan dipimpin oleh BPD. Tapi diam-diam, […]

  • PT TIMAH Dukung Lomba Baris Berbaris di Belitung, Ajang Asah Kreativitas Pelajar

    PT TIMAH Dukung Lomba Baris Berbaris di Belitung, Ajang Asah Kreativitas Pelajar

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BELITUNG) – Komitmen PT TIMAH Tbk dalam pengembangan generasi muda kembali diwujudkan melalui dukungan terhadap kegiatan Lomba Kreativitas Baris Berbaris (LKBB) tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Belitung yang diselenggarakan oleh Organisasi Purna Paskibra SMA Negeri 1 Tanjungpandan Tahun 2025. Kamis (23/4/2026) Kegiatan yang akan dilaksanakan pada 9 Mei 2026 di SMA Negeri 1 […]

expand_less