KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Polresta Pangkalpinang memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan meningkatkan patroli malam secara rutin di seluruh wilayah hukumnya. Patroli tersebut menjadi langkah preventif kepolisian untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari aksi geng motor, balap liar, tawuran, premanisme, hingga penggunaan knalpot brong yang dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat. Senin (27/7/2026)
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari atensi Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Indra Wijatmiko yang memerintahkan seluruh polsek jajaran untuk melaksanakan patroli setiap malam. Patroli diwajibkan dipimpin langsung oleh perwira sebagai bentuk pengawasan sekaligus memastikan kegiatan berjalan efektif di lapangan.
Kapolresta menekankan agar personel tidak hanya berpatroli di jalan utama, tetapi juga menyasar lokasi-lokasi yang dinilai rawan terjadi gangguan kamtibmas dan menjadi tempat berkumpulnya kelompok remaja pada malam hari.
“Saya telah memerintahkan seluruh Kapolsek jajaran agar segera membuat surat perintah patroli yang dipimpin perwira setiap malam. Patroli harus menyasar titik-titik rawan gangguan kamtibmas, penyakit masyarakat, balap liar, premanisme, serta penggunaan knalpot brong,” kata Indra.
Ia juga meminta personel yang melaksanakan patroli untuk menyalakan lampu rotator kendaraan patroli. Kehadiran polisi secara nyata di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan efek pencegahan terhadap potensi terjadinya tindak kriminal maupun gangguan keamanan lainnya.
“Pada saat patroli, personel juga diwajibkan menyalakan lampu rotator sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan patroli malam tersebut terlihat pada Sabtu (25/7/2026). Salah satu jajaran yang melakukan kegiatan tersebut adalah Polsek Pangkalan Baru. Dengan menggunakan kendaraan roda empat, tiga personel mulai melaksanakan patroli sekitar pukul 21.00 WIB.
Patroli dilakukan sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian. Personel menyisir sejumlah wilayah di Kecamatan Pangkalan Baru, di antaranya Kelurahan Dul, Desa Beluluk, Desa Padang Baru, Desa Kebintik, hingga Desa Batu Belubang.
Di sejumlah titik yang didatangi, polisi melakukan pemantauan situasi dan berdialog dengan masyarakat. Personel juga memberikan imbauan kepada para remaja dan pengendara agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Polisi secara khusus mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan balap liar maupun menggunakan knalpot brong. Penggunaan knalpot dengan suara bising dinilai berpotensi mengganggu ketenangan warga, khususnya pada malam hari ketika sebagian masyarakat sedang beristirahat.
Selain itu, personel juga memantau sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya kelompok remaja. Pemantauan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi aksi tawuran, balap liar, maupun tindak kriminal lainnya.
Patroli serupa juga dilakukan Polsek Taman Sari pada malam yang sama. Kegiatan dimulai sekitar pukul 22.11 WIB dengan menyasar sejumlah wilayah di Kecamatan Gabek.
Personel menyisir Kelurahan Gabek I, Gabek II, Jerambah Gantung, Selindung, Air Salemba, hingga Selindung Baru. Polisi mendatangi sejumlah ruas jalan utama, kawasan permukiman, serta titik-titik yang sering menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat pada malam hari.
Dalam kegiatan tersebut, personel tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga berinteraksi dengan warga. Masyarakat diingatkan agar segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Indra Wijatmiko mengatakan, patroli preventif akan terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah hukum Polresta Pangkalpinang. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Selain melakukan tindakan pencegahan, personel di lapangan juga diminta mengedepankan pendekatan humanis. Dialog dan edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam kegiatan patroli agar upaya menjaga keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Dukungan masyarakat sangat penting. Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kamtibmas, tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, serta segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing,” kata Indra.
Kehadiran personel kepolisian melalui patroli malam diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat. Selain mencegah terjadinya tindak kriminal, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi polisi untuk mengetahui secara langsung kondisi keamanan di lingkungan masyarakat.
Patroli yang dilakukan secara rutin juga diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan mencegah terjadinya berbagai penyakit masyarakat. Dengan kehadiran polisi hingga larut malam, masyarakat diharapkan dapat beraktivitas maupun beristirahat dengan lebih tenang.
Dalam pelaksanaan patroli di wilayah Kecamatan Pangkalan Baru dan Kecamatan Gabek pada Sabtu malam tersebut, situasi secara umum terpantau aman dan kondusif. Polisi tidak menemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol selama kegiatan berlangsung.
Masyarakat juga menyambut positif kehadiran personel kepolisian yang melakukan patroli hingga malam hari. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan lingkungan sekaligus memberikan rasa nyaman bagi warga.
Polresta Pangkalpinang memastikan patroli malam akan terus digelar secara berkelanjutan dengan menyasar titik-titik yang dianggap rawan. Kepolisian berharap langkah preventif tersebut dapat menekan potensi gangguan keamanan sekaligus memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Pangkalpinang. (Sumber : Babelpos.id, Editor : KBO Babel)











