KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang mendorong percepatan pembangunan terminal baru Pelabuhan Pangkalbalam yang direncanakan berada di kawasan Pasir Padi, Kota Pangkalpinang. Rabu (16/9/2026)
Dorongan tersebut disampaikan Wali Kota Pangkalpinang Prof Saparudin setelah melakukan kunjungan ke Terminal Kalibaru, Tanjung Priok, bersama Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, Ketua DPRD Kota Pangkalpinang Abang Hertza, serta General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Pangkalbalam Teuku Khamil Syamsura.
Kunjungan ke Terminal Kalibaru dilakukan untuk melihat secara langsung pengembangan terminal pelabuhan sekaligus memperoleh gambaran mengenai proses dan konsep pembangunan fasilitas kepelabuhanan yang dapat menjadi referensi bagi rencana pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam.
Selain kunjungan lapangan, rombongan Pemkot Pangkalpinang juga melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Audiensi tersebut membahas rencana pembangunan terminal baru Pelabuhan Pangkalbalam, termasuk langkah-langkah yang diperlukan agar rencana pembangunan tersebut dapat direalisasikan.
Wali Kota Pangkalpinang Saparudin mengatakan, pembangunan terminal baru diperlukan untuk menjawab kebutuhan konektivitas dan aktivitas kepelabuhanan di Bangka Belitung.
Menurut Saparudin, rencana pengembangan terminal baru Pelabuhan Pangkalbalam telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dan masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).
“Rencana pengembangan terminal baru Pelabuhan Pangkalbalam sudah ada, tertuang dalam RPJMN Presiden Prabowo tahun 2025-2029 dan masuk dalam PSN. Kita mendorong agar hal itu dapat segera terlaksana,” ujar Saparudin, Rabu (16/9/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan terminal baru menjadi penting karena Pelabuhan Pangkalbalam yang saat ini beroperasi atau existing menghadapi sejumlah kendala dalam mendukung kegiatan operasional kepelabuhanan.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah daerah mendorong pengembangan terminal baru yang direncanakan berada di kawasan Pasir Padi, tepatnya di sekitar depan Jembatan Emas.
“Kebutuhan pelabuhan menjadi sangat penting ketika kondisi Pelabuhan Pangkalbalam yang existing ini sudah terdapat kendala dalam operasional. Sehingga kita membutuhkan terminal pelabuhan yang baru,” katanya.
Pembangunan terminal baru diharapkan dapat mendukung peningkatan konektivitas wilayah, sekaligus memperkuat aktivitas transportasi laut dan distribusi barang dari dan menuju Bangka Belitung.
Bagi Pangkalpinang, pengembangan infrastruktur pelabuhan juga berkaitan dengan kebutuhan konektivitas antardaerah. Pelabuhan memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas barang dan aktivitas ekonomi, sehingga peningkatan kapasitas serta fasilitas pelabuhan menjadi bagian dari kebutuhan pembangunan daerah.
Dalam proses mendorong realisasi rencana tersebut, Pemkot Pangkalpinang melibatkan sejumlah pihak, termasuk DPRD Kota Pangkalpinang, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), dan Kementerian Perhubungan.
General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Pangkalbalam Teuku Khamil Syamsura menyatakan dukungan terhadap rencana pemerintah daerah dan Kementerian Perhubungan RI tersebut.
“Prinsipnya kami mendukung rencana pemerintah daerah dan Kementerian Perhubungan RI, dan kami siap berkolaborasi,” ujar Teuku Khamil.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong koordinasi antarpemangku kepentingan dalam menyiapkan pembangunan terminal baru Pelabuhan Pangkalbalam.
Pemkot Pangkalpinang selanjutnya mendorong agar berbagai tahapan yang diperlukan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dan rencana pembangunan yang telah ditetapkan.
Dengan rencana lokasi di kawasan Pasir Padi, terminal baru tersebut diharapkan dapat menjadi pengembangan fasilitas kepelabuhanan yang mendukung kebutuhan konektivitas Pangkalpinang dan Bangka Belitung ke depan. (Sumber : Bangkapos.com, Editor : KBO Babel)











