Peletakan Batu Pertama SPPG Rangkui, Polresta Targetkan Operasional Dua Bulan Lagi

Didukung Polda Babel, Pembangunan SPPG Rangkui Siap Perkuat Layanan Gizi Masyarakat

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Polresta Pangkalpinang melaksanakan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Rangkui, Jumat (13/2/2026). Pembangunan fasilitas ini ditargetkan rampung dalam waktu sekitar dua bulan dan akan melayani ribuan penerima manfaat.

Kegiatan peletakan batu pertama tersebut turut dihadiri Karo Ops Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol. Muh. Akbar Thamrin, serta jajaran pejabat Polresta Pangkalpinang dan unsur terkait lainnya.

banner 336x280

Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol. Max Mariners, mengatakan pembangunan SPPG ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemenuhan gizi bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan di wilayah Kecamatan Rangkui.

“Kalau dari perkiraan, dua bulan sudah berdiri. Kira-kira SPPG ini akan menyasar sekitar 3.000 penerima manfaat,” ujar Max kepada wartawan usai kegiatan.

Menurutnya, secara struktur dan kepengurusan, SPPG Kecamatan Rangkui berada di bawah tanggung jawab Polresta Pangkalpinang. Pihaknya akan melakukan pengawasan langsung baik pada tahap pembangunan maupun saat operasional nanti.

“Kita tetap melakukan pengamanan dan monitoring secara langsung terhadap proses pembangunannya maupun pendistribusian kepada penerima manfaat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik gedung, tetapi juga pada sistem pengelolaan serta distribusi makanan bergizi agar tepat sasaran. Transparansi dan akuntabilitas menjadi perhatian utama agar program berjalan sesuai tujuan.

Selain itu, Kapolresta menekankan pentingnya seleksi dan pengawasan terhadap karyawan atau petugas yang akan bertugas di SPPG. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor kunci keberhasilan pelayanan.

“Yang pastinya kita harus menjamin karyawan atau petugas yang dipilih nanti benar-benar siap dan bertanggung jawab,” ucapnya.

Ia menambahkan, petugas SPPG nantinya harus memahami standar kebersihan, keamanan pangan, serta tata kelola distribusi makanan yang baik. Hal tersebut guna memastikan makanan yang disalurkan memenuhi standar gizi dan aman dikonsumsi.

Sementara itu, Karo Ops Polda Babel, Kombes Pol. Muh. Akbar Thamrin, menyampaikan harapannya agar pembangunan SPPG dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia mengingatkan agar seluruh pihak yang terlibat menjaga kualitas pembangunan dan memperhatikan aspek higienitas saat operasional.

“Kita sampaikan harapan kita semua pembangunan SPPG ini dapat berjalan lancar, tidak ada hambatan. Pada saat beroperasi tentunya harus memperhatikan faktor higienisnya supaya tidak terjadi kendala dan kebersihan makanan tetap terjaga,” ujarnya.

Akbar menilai keberadaan SPPG di Kecamatan Rangkui akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam mendukung pemenuhan gizi yang seimbang. Dengan pengelolaan yang baik, program ini diharapkan mampu membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Pembangunan SPPG ini juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk berkontribusi lebih luas dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga berperan dalam mendukung program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga.

Dengan target penyelesaian dua bulan, Polresta Pangkalpinang optimistis SPPG Kecamatan Rangkui dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi sekitar 3.000 penerima manfaat di wilayah tersebut. Keberadaan fasilitas ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat Pangkalpinang. (Sumber : RRI, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *