Pemkot Pangkalpinang dan Baznas Salurkan Bantuan untuk 500 Mustahik Jelang Iduladha

Wali Kota Saparudin Ajak Masyarakat Tingkatkan Zakat untuk Ringankan Beban Warga

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mendorong penguatan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen sosial untuk membantu masyarakat kurang mampu. Komitmen tersebut kembali ditegaskan Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, saat menghadiri kegiatan penyaluran santunan kepada 500 mustahik se-Kota Pangkalpinang yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Rabu (20/5/2026). Kamis (21/5/2026)

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Prof. Udin itu mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Kota Pangkalpinang.

banner 336x280

Menurutnya, semakin besar penghimpunan zakat yang dilakukan, maka semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Kita terus mendorong masyarakat yang memiliki kemampuan untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Kota Pangkalpinang. Semakin besar penghimpunan zakat, maka semakin banyak pula masyarakat yang bisa kita bantu,” ujar Prof. Udin.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan kepada ratusan mustahik tersebut berasal dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah masyarakat, termasuk kontribusi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang yang selama ini mempercayakan penyalurannya melalui Baznas.

Menurutnya, peran ASN dalam mendukung program zakat sangat penting karena mampu menjadi contoh sekaligus motor penggerak kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Hari ini kita menyalurkan zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat Kota Pangkalpinang, termasuk para ASN yang menyalurkan melalui Baznas. Bantuan ini diberikan kepada mustahik yang memang berhak menerima,” katanya.

Dalam penyaluran tersebut, para penerima bantuan tidak hanya mendapatkan santunan berupa uang tunai, tetapi juga paket kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Iduladha.

Paket bantuan yang diberikan antara lain beras, mie instan, makanan dan minuman, serta kebutuhan pokok lainnya. Bantuan itu disalurkan kepada sekitar 500 masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Pangkalpinang.

“Ada beras, mie instan, makanan dan minuman, serta bantuan uang tunai yang disalurkan kepada sekitar 500 masyarakat. Ini bentuk kepedulian bersama agar saudara-saudara kita yang membutuhkan dapat sedikit terbantu menghadapi kebutuhan hari raya,” ujarnya.

Prof. Udin menegaskan, penguatan zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sosial jangka pendek, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan hidup.

Ia berharap kesadaran masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah terus meningkat sehingga program-program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zulhadi, memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kota Pangkalpinang yang dinilai konsisten mendukung penguatan program zakat dan kepedulian sosial di daerah.

Menurutnya, sinergi antara Pemkot Pangkalpinang dan Baznas selama ini berjalan cukup baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Kolaborasi antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dan Baznas selama ini berjalan sangat baik. Kami melihat komitmen Pak Wali Kota dalam mendorong ASN dan masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui Baznas cukup besar, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Zulhadi.

Ia menjelaskan, zakat memiliki potensi besar tidak hanya untuk bantuan konsumtif, tetapi juga dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu, Baznas terus mendorong agar penghimpunan zakat di Pangkalpinang dapat terus meningkat dari tahun ke tahun.

Menurut Zulhadi, jika pengelolaan zakat dilakukan secara maksimal dan tepat sasaran, maka manfaatnya dapat membantu pengembangan berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga bantuan modal bagi pelaku UMKM kurang mampu.

“Zakat bukan hanya bantuan konsumtif, tetapi juga memiliki potensi besar untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena itu kami berharap kesadaran berzakat terus tumbuh sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu dan mandiri,” katanya.

Kegiatan penyaluran santunan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima manfaat. Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap kolaborasi bersama Baznas dapat terus diperkuat guna menghadirkan program-program sosial yang berkelanjutan dan tepat sasaran bagi masyarakat kurang mampu di Kota Pangkalpinang. (Satrio/KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *