Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Diduga Tabrak Bukit dan Meledak di Gunung Bulusaraung

Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Diduga Tabrak Bukit dan Meledak di Gunung Bulusaraung

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (SULAWESI SELATAN) – Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang sempat dilaporkan hilang kontak diduga menabrak bukit dan meledak sebelum akhirnya jatuh di kawasan pegunungan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Kecelakaan tragis tersebut terjadi pada Sabtu (17/1/2026) dan langsung memicu operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran oleh tim SAR gabungan. Senin (19/1/2026)

Pesawat dengan nomor registrasi PK-THT itu diketahui lepas landas dari Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, dengan tujuan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Berdasarkan jadwal penerbangan, pesawat seharusnya mendarat sekitar pukul 12.20 Wita. Namun hingga melewati waktu pendaratan, pesawat tidak kunjung tiba dan dinyatakan hilang kontak saat melintasi wilayah Leang-leang, Kabupaten Maros.

Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono, menyampaikan gambaran awal terkait dugaan penyebab kecelakaan pesawat tersebut. Berdasarkan posisi penemuan bangkai pesawat dan serpihan di lokasi kejadian, pesawat diduga kuat menghantam dinding gunung atau lereng Bukit Bulusaraung.

“Kemungkinan besar pesawat menabrak tebing atau lereng. Dari indikasi awal, pesawat masih dalam kondisi terkendali oleh pilot,” ujar Soerjanto dalam konferensi pers di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.

Soerjanto menjelaskan, kecelakaan ini masuk dalam kategori controlled flight into terrain (CFIT). Dalam kondisi CFIT, pesawat sebenarnya masih dapat dikendalikan oleh awak kokpit, namun menabrak permukaan bumi seperti bukit, gunung, atau lereng akibat faktor tertentu.

“Jadi pesawat itu namanya controlled flight. Tidak ada masalah pada proses pengendalian pesawatnya. Namun, yang jelas pesawat menabrak bukit dengan kondisi yang ada,” kata Soerjanto.

Akibat benturan keras dengan lereng gunung, pesawat diduga hancur dan meledak di udara rendah atau sesaat setelah menghantam permukaan. Hal tersebut dibuktikan dengan ditemukannya sejumlah pecahan dan serpihan pesawat yang tersebar di kawasan pegunungan.

“Terjadi beberapa pecahan atau serpihan pesawat akibat benturan yang sangat keras,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa dalam kategori CFIT, tabrakan terjadi bukan karena kesengajaan. Pesawat masih berada dalam kendali pilot, namun kondisi lingkungan seperti cuaca, visibilitas, atau kontur medan dapat menjadi faktor penyebab terjadinya kecelakaan.

Saksi Mata Lihat Detik-Detik Ledakan

Peristiwa mengerikan tersebut juga disaksikan langsung oleh dua pendaki muda yang berada di kawasan Gunung Bulusaraung. Reski (20) dan Muslimin (18) menjadi saksi mata kunci yang melihat pesawat terbang sangat rendah sebelum akhirnya menabrak bukit dan meledak.

Saat berada di puncak Bulusaraung, keduanya melihat pesawat melintas dengan ketinggian yang tidak biasa. Beberapa saat kemudian, ledakan besar disertai kobaran api terlihat di lereng gunung.

“Meledak dan ada api. Saya lihat serpihan berhamburan. Cepat sekali kejadiannya,” tutur Reski dengan suara gemetar.

Jarak keduanya yang diperkirakan hanya sekitar 100 meter dari titik ledakan membuat mereka terpaku ketakutan. Reski bahkan sempat mengabadikan serpihan badan pesawat yang memuat logo Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta sejumlah dokumen yang terhambur di sekitar lokasi kejadian.

Temuan saksi mata ini semakin menguatkan dugaan bahwa pesawat mengalami benturan keras dengan lereng gunung sebelum akhirnya hancur.

Operasi SAR Hadapi Medan Ekstrem

Kondisi medan yang sangat terjal dan sulit dijangkau menjadi tantangan utama dalam proses pencarian dan evakuasi. Tim SAR gabungan, termasuk personel Kopasgat TNI AU, terpaksa melakukan air landed atau penerjunan langsung di puncak Gunung Bulusaraung.

Pada Minggu pagi (18/1/2026) pukul 08.22 Wita, tim Kopasgat beranggotakan enam orang berhasil diterjunkan dan mengamankan sejumlah bagian pesawat, mulai dari jendela, badan, hingga ekor.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengungkapkan bahwa badan dan ekor pesawat ATR 42-500 ditemukan di lereng selatan puncak Gunung Bulusaraung pada pukul 07.49 Wita.

“Pada pukul 07.49 Wita ditemukan badan pesawat dan ekor pesawat di lereng bagian selatan. Kalau dari puncak, lokasinya berada di sisi utara,” ujar Andi Sultan kepada wartawan di Posko Balocci, Kabupaten Pangkep, Minggu (18/1/2026).

Ia mengatakan, Tim AJU (Advance Jungle Unit) langsung diberangkatkan untuk melakukan evakuasi awal terhadap bagian terbesar pesawat yang ditemukan.

“Serpihan terbesar adalah badan pesawat. Tim AJU kami berangkatkan lebih dulu menuju lokasi tersebut,” jelasnya.

Menurut Andi Sultan, akses menuju lokasi penemuan sangat terjal dan berbahaya. Oleh karena itu, tim SAR gabungan harus menghitung faktor keselamatan secara cermat sebelum melakukan evakuasi.

“Akses untuk turun ke badan pesawat ini cukup terjal. Kami harus memastikan faktor keselamatan tim. Kendala lain saat ini adalah kabut yang masih tebal,” katanya.

Selain badan dan ekor pesawat, tim SAR juga menemukan serpihan kecil berupa jendela pesawat di koordinat 04°55’48” Lintang Selatan dan 119°44’52” Bujur Timur.

“Dari kru helikopter terlihat serpihan window pesawat dalam kondisi kecil,” tambahnya.

Untuk proses evakuasi lanjutan, tim SAR memutuskan menggunakan jalur pendakian sebagai jalur utama. Sekitar 500 personel SAR gabungan dikerahkan untuk mendukung proses evakuasi di medan yang ekstrem tersebut.

“Kami tetap menggunakan jalur pendakian karena lebih aman. Ada jalur yang lebih dekat, tapi sangat terjal, sehingga kami mengutamakan keselamatan,” kata Andi Sultan.

Hingga saat ini, proses pencarian, evakuasi, dan investigasi masih terus dilakukan. KNKT memastikan akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan pesawat ATR 42-500 tersebut, termasuk aspek teknis, cuaca, serta kondisi operasional penerbangan. (Sumber : Bangkapos.com, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Center for Latin America Universitas Moestopo Gelar FGD Soroti Krisis Kedaulatan Venezuela

    Center for Latin America Universitas Moestopo Gelar FGD Soroti Krisis Kedaulatan Venezuela

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Jakarta) – Center for Latin America (CeLA) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Indonesia dan Solidaritas Global South Menyikapi Situasi Venezuela pada Kamis lalu di Jakarta. Senin (16/2/2026) Diskusi ini menghadirkan Duta Besar Republik Bolivar Venezuela untuk Indonesia, H.E. Enrique Antonio Acuna Mendoza, guna membahas eskalasi politik pasca-penangkapan […]

  • Terpilih Aklamasi, Muhammad Sofyan Siap Bawa PJS Sulteng Melaju Lebih Maju

    Terpilih Aklamasi, Muhammad Sofyan Siap Bawa PJS Sulteng Melaju Lebih Maju

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Palu) – Tongkat estafet kepemimpinan Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Sulawesi Tengah resmi berpindah tangan. Melalui proses Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar berbarengan dengan penutupan Munas II PJS di Kota Palu, Minggu sore (13/7/2025), Muhammad Sofyan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD PJS Sulteng. Senin (14/7/2025) Musda yang berlangsung aman dan tertib ini dipandu […]

  • 23 Excavator dan Bulldozer Disita, Burhanuddin Pastikan Penyelidikan Sampai ke Akar

    23 Excavator dan Bulldozer Disita, Burhanuddin Pastikan Penyelidikan Sampai ke Akar

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA TENGAH) — Kepala Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), Dr. Burhanuddin, SH., MH., menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas para pemilik alat berat serta para pemodal yang diduga terlibat dalam aktivitas penambangan timah ilegal di kawasan hutan Kabupaten Bangka Tengah. Pernyataan tegas itu disampaikannya saat meninjau langsung lokasi penyitaan 23 alat berat di […]

  • INPEST Desak Kejati Riau Usut Dividen Rp331,7 Miliar dan Periksa Peran Pejabat

    INPEST Desak Kejati Riau Usut Dividen Rp331,7 Miliar dan Periksa Peran Pejabat

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PEKANBARU) — Lembaga Independen Pembawa Suara Transparansi (INPEST) mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menuntaskan penanganan laporan dugaan persoalan dana dividen PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPRH) senilai Rp331,7 miliar. INPEST menyoroti dugaan pencairan dana penyertaan modal atau participating interest (PI) tanpa melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) serta mempertanyakan kejelasan mata anggaran […]

  • PJS Babel Raih Penghargaan Wartawan Senior di HUT ke-3 PJS Nasional

    PJS Babel Raih Penghargaan Wartawan Senior di HUT ke-3 PJS Nasional

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Jakarta) – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-3 Pro Jurnalismedia Siber (PJS) di Jakarta menjadi momen istimewa bagi insan pers tanah air. Tidak hanya sebagai ajang silaturahmi nasional antarjurnalis dari berbagai daerah, perhelatan ini juga menjadi panggung apresiasi bagi para wartawan yang telah lama mengabdikan diri dalam dunia jurnalistik. Rabu (14/5/2025). Kegiatan yang berlangsung […]

  • Live TikTok Berujung Ricuh, Ratusan Emak-Emak Geruduk Rumdin Kasat Pol PP Pangkalpinang

    Live TikTok Berujung Ricuh, Ratusan Emak-Emak Geruduk Rumdin Kasat Pol PP Pangkalpinang

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Ketegangan bermula dari media sosial berujung aksi massa di Pangkalpinang. Sekitar 200 orang yang didominasi emak-emak menggeruduk rumah dinas (rumdin) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Pangkalpinang, Jumat (19/12/2025) malam. Aksi yang dipimpin Wenny, yang dikenal dengan sebutan Suri Wakanda, terjadi sekitar pukul 21.20 WIB dan langsung menyita […]

expand_less