KBOBABEL.COM (Jakarta) — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam sebuah pertemuan resmi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/11/2025). Pertemuan tersebut dikonfirmasi oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melalui unggahan resmi pada Kamis sore. Dalam penjelasannya, Teddy mengungkapkan bahwa pembahasan yang dilakukan kedua tokoh negara tersebut menyangkut sejumlah isu strategis yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat luas. Jumat (21/11/2025)
Menurut Teddy, ada tiga topik utama yang menjadi fokus diskusi, yakni peningkatan kesejahteraan pengemudi ojek online (ojol), percepatan reforma agraria dan redistribusi lahan, serta persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Ketiga isu ini dianggap sangat relevan dan memiliki dampak jangka panjang terhadap kelompok masyarakat rentan, petani, dan para jamaah haji Indonesia.
“Di dalam pertemuan dibahas berbagai hal, mulai dari upaya peningkatan kesejahteraan pengemudi ojek online, reforma agraria dan redistribusi lahan yang berpihak kepada masyarakat, hingga penyelenggaraan pelayanan ibadah haji tahun 2026,” ujar Seskab Teddy melalui keterangan tertulisnya.
Komitmen Presiden untuk Kaum Pekerja Rentan
Teddy menegaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan para pekerja sektor informal, termasuk pengemudi ojek online yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung layanan transportasi dan logistik masyarakat. Pemerintah dikatakan tengah menyiapkan langkah-langkah kebijakan yang dapat memperkuat perlindungan sosial, meningkatkan pendapatan, dan memperbaiki ekosistem kerja yang lebih adil bagi pengemudi ojol.
Presiden juga disebut menekankan pentingnya memastikan agar kebijakan redistribusi lahan dalam agenda reforma agraria dapat tetap berjalan sesuai jalur yang tepat, yakni memprioritaskan kepentingan masyarakat kecil dan kelompok petani. Pemerintah ingin memastikan bahwa proses pemerataan lahan dapat memberikan manfaat nyata bagi kehidupan ekonomi masyarakat pedesaan.
Fokus pada Pelayanan Haji 2026
Topik lain yang menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Pemerintah disebut ingin memastikan pembenahan pelayanan haji dilakukan sejak dini, termasuk peningkatan kualitas akomodasi, transportasi, dan layanan kesehatan bagi jamaah Indonesia.
“Persiapan layanan haji 2026 menjadi fokus untuk memastikan pelayanan yang lebih baik bagi jamaah Indonesia,” jelas Teddy.
Dengan jumlah calon jamaah haji Indonesia yang termasuk salah satu yang terbesar di dunia, peningkatan layanan menjadi prioritas utama. Pemerintah juga tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan tahun sebelumnya, agar pelayanan tahun 2026 dapat berjalan lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan jamaah.
Aspirasi Kepala Desa Ikut Disampaikan ke Presiden
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga menyampaikan aspirasi dari para kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI). Aspirasi tersebut berkaitan dengan pelaksanaan program prioritas pemerintah, yaitu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
“Terdapat aspirasi dari para kepala desa yang tergabung dalam AKSI agar program-program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memberikan manfaat yang lebih optimal bagi masyarakat desa,” tulis Teddy.
Para kepala desa berharap agar dua program tersebut dapat berjalan lebih maksimal, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan keluarga desa, serta mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan melalui koperasi desa.
Pemerintah Dorong Sinergi Lintas Pemangku Kepentingan
Secara keseluruhan, pertemuan antara Presiden Prabowo dan Dasco mencerminkan komitmen pemerintah untuk memperkuat dialog lintas sektor, sekaligus memastikan bahwa kebijakan nasional benar-benar berpihak pada masyarakat. Sejumlah langkah lanjutan diperkirakan akan dibahas lebih teknis oleh kementerian terkait dalam waktu dekat.
Pemerintah menegaskan bahwa fokus pada kesejahteraan rakyat, pemerataan pembangunan, dan peningkatan layanan publik tetap menjadi prioritas utama menuju Indonesia yang lebih inklusif dan berdaya saing. (Sumber : Ntvnews.id, Editor : KBO Babel)
















