
KBOBABEL.COM (Jakarta) — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan melantik delapan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) dari unsur Pemangku Kepentingan untuk masa jabatan 2026–2030. Pelantikan akan digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (28/1/2026) siang. Kamis (29/1/2026)
Salah satu anggota DEN yang akan dilantik membenarkan agenda tersebut. Ia menyebut seluruh anggota DEN, termasuk Ketua, akan dilantik secara resmi oleh Presiden Prabowo.

“Iya betul, nanti jam dua siang. Semua anggota DEN termasuk Ketuanya,” ujarnya kepada awak media.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelantikan ini juga akan dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, yang secara ex-officio menjabat sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional. Kehadiran Menteri ESDM dinilai penting mengingat DEN memiliki peran strategis dalam perumusan dan penetapan kebijakan energi nasional jangka panjang.
Sebagaimana diketahui, sebelum ditetapkan, para calon anggota DEN telah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan kompetensi, integritas, serta pemahaman para calon terhadap tantangan dan arah kebijakan energi nasional. Setelah melalui tahapan tersebut, DPR RI secara resmi menetapkan delapan nama Anggota DEN dari unsur Pemangku Kepentingan pada Kamis (20/11/2025).
Delapan anggota yang dilantik berasal dari berbagai latar belakang untuk menjamin keterwakilan kepentingan dan sudut pandang yang berimbang dalam pengambilan kebijakan energi. Dari unsur akademisi, terdapat Johni Jonatan Numberi dan Mohammad Fadhil Hasan. Keduanya diharapkan mampu memperkuat basis ilmiah dan kajian strategis dalam perumusan kebijakan energi nasional.
Dari unsur industri, Presiden akan melantik Satya Widya Yudha dan Sripeni Inten Cahyani, yang dinilai memiliki pengalaman panjang di sektor energi dan kelistrikan. Sementara itu, unsur teknologi diwakili oleh Unggul Priyanto, yang diharapkan dapat mendorong inovasi dan pemanfaatan teknologi dalam pengembangan energi nasional, termasuk energi baru dan terbarukan.
Adapun dari unsur lingkungan hidup, Saleh Abdurrahman dipercaya menjadi anggota DEN untuk memastikan kebijakan energi tetap sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan perlindungan lingkungan. Unsur konsumen diwakili oleh Muhammad Kholid Syeirazi dan Surono, yang diharapkan dapat menyuarakan kepentingan masyarakat pengguna energi.
Dengan pelantikan ini, Dewan Energi Nasional periode 2026–2030 diharapkan mampu memberikan rekomendasi kebijakan yang komprehensif, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan nasional di tengah tantangan transisi energi dan ketahanan energi Indonesia. (Sumber : CNBC Indonesia, Editor : KBO Babel)















