PT TIMAH Buka Ruang UMKM Lewat Bazar, Produk Lokal Laris hingga Jadi Souvenir

Bazar UMKM PT TIMAH Jadi Ajang Promosi Produk Lokal, Dagangan Pelaku Usaha Laris Manis

Uncategorized27 Dilihat
banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Bazar UMKM menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk sekaligus meningkatkan penjualan. Untuk itu, PT TIMAH (Persero) Tbk menghadirkan bazar UMKM dalam berbagai kegiatan perusahaan. Selasa (29/9/2026)

Kali ini, PT TIMAH kembali menggelar Bazar UMKM mitra binaan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Perusahaan Jasa Penambangan (PJP), refreshment eProc unsur pemakai dan unsur teknis dan FGD Penyedia Barang/Jasa PT TIMAH (Persero) Tbk yang berlangsung di Graha Timah pada 28-30 September 2026.

banner 336x280

Bazar UMKM ini menghadirkan beragam produk kuliner, rajutan, aksesoris dan produk UMKM lainnya yang dapat langsung dipasarkan kepada karyawan maupun peserta acara.

Tak hanya menyediakan ruang berjualan, PT TIMAH juga menghadirkan produk UMKM sebagai souvenir bagi peserta. Dukungan ini membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha sekaligus memberikan kesempatan agar produk lokal semakin dikenal.

Bagi pelaku UMKM, kesempatan berjualan secara langsung memberikan manfaat lebih dari sekadar transaksi. Mereka dapat memperkenalkan produk, mendapatkan pelanggan baru, membangun relasi, sekaligus melihat respons konsumen terhadap produk yang ditawarkan.

Salah satu pelaku UMKM yang mengikuti bazar adalah Nur Fatimah, pemilik usaha Hamidah Snack&Cake ini mebawa berbagai produk kuliner seperti putu ayu, soes, ketan hitam keju lumer dan klapertart.

Ia mengaku senang dapat kembali mengikuti bazar. Produk yang dibawanya kali ini bahkan habis terjual.

“Alhamdulillah, semuanya habis kemarin. Hari ini saya tambah jumlahnya hasilnya cukup lumayan. Saya sudah beberapa kali ikut kegiatan seperti ini dan luar biasa, ada peningkatan omset,” kata Nur Fatimah.

Menurutnya, bazar memberikan manfaat karena produk UMKM tidak hanya dibeli, tetapi juga berpeluang dikenal lebih luas. Selama ini, ia mengandalkan promosi melalui WhatsApp, media sosial dan rekomendasi dari pelanggan.

“Dari sisi kami, selain produk bisa dikenal, ada promosi dan bertemu dengan mitra usaha lainnya. Jadi sangat membantu,” ujarnya.

Pelaku UMKM lainnya, Nia Kurnia turut menawarkan produk minuman seperti teh rosella, teh hijau dan teh Solo. Menurutnya, antusiasme karyawan untuk membeli produk UMKM turut membantu meningkatkan penjualan.

“Sangat membantu. Karyawan PT TIMAH juga royal, sambil jajan mereka ikut membantu UMKM,” ujarnya.

Ia berharap kesempatan bagi UMKM untuk mengikuti bazar dapat semakin sering diberikan sehingga pelaku usaha memiliki ruang pemasaran yang lebih luas.

Hal senada disampaikan Sundari, pemilik usaha Pempek Ak Sun. Ia membawa pempek tenggiri, pempek udang dan bakwan dalam bazar tersebut.

“Sekarang pangsa pasar memang agak sepi. Dengan adanya kegiatan seperti ini, penjualan UMKM sangat terbantu,” kata Sundari.

Menurutnya, bazar menjadi salah satu cara bagi pelaku UMKM untuk menjaga penjualan sekaligus memperkenalkan produk kepada konsumen baru. Ia berharap UMKM dapat semakin sering mendapat kesempatan untuk mengikuti bazar, termasuk dalam acara yang jumlah pesertanya tidak terlalu besar.

“Harapannya semakin sering diundang. Meskipun acaranya tidak terlalu ramai, tetap sangat membantu kami,” ujarnya.

Dukungan melalui bazar dan penggunaan produk UMKM sebagai souvenir memberikan dua manfaat sekaligus bagi pelaku usaha. Bazar membuka ruang transaksi secara langsung, sementara produk yang dijadikan souvenir memperluas pemanfaatan sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada penerimanya. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *