KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — PT TIMAH Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dengan melakukan pembenahan di berbagai lini operasional. Salah satu fokus utama perusahaan saat ini adalah percepatan sistem pembayaran kepada mitra usaha untuk memperkuat hubungan kemitraan yang saling menguntungkan dan transparan. Kamis (23/10/2025)
Langkah ini merupakan bagian dari upaya PT TIMAH Tbk untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memastikan keberlanjutan produksi pertimahan nasional. Dengan sistem pembayaran yang lebih cepat dan terintegrasi, perusahaan berharap dapat menjaga kelancaran rantai pasok serta meningkatkan kepercayaan para mitra usaha di lapangan.
Corporate Secretary PT TIMAH Tbk, Rendi Kurniawan, menjelaskan bahwa perusahaan tengah memperkuat sistem tata kelola pembayaran melalui digitalisasi dan sosialisasi yang intensif kepada para mitra.
“PT TIMAH Tbk terus melakukan pembenahan internal, salah satunya dengan melakukan perbaikan-perbaikan serta sosialisasi kepada mitra usaha, khususnya terkait mekanisme proses pembayaran. Hal ini penting untuk memastikan kelancaran operasional mitra sehingga bisa berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar Rendi, Kamis (23/10).
Menurut Rendi, perusahaan telah menggunakan sistem digitalisasi dalam proses penagihan dan pembayaran kepada mitra usaha. Namun, agar sistem tersebut berjalan lebih efektif, PT TIMAH Tbk kini tengah melakukan evaluasi dan simulasi untuk memastikan seluruh proses administrasi berjalan tanpa kendala.
“Saat ini kami sudah lakukan sosialisasi kembali kepada mitra usaha dalam konteks ketepatan waktu penagihan, penggunaan aplikasi pembayaran, dan kelengkapan dokumen administratif. Hal ini penting untuk diketahui dan dipahami agar proses pembayaran dapat dilaksanakan dengan lebih cepat,” jelasnya.
Sebagai langkah nyata mendukung percepatan tersebut, PT TIMAH Tbk juga telah menyiapkan fasilitas pendukung di lapangan. Di setiap Gudang Bahan Timah (GBT) atau stasiun pengumpul, perusahaan kini melengkapi ruangan administrasi dengan komputer dan jaringan internet agar mitra usaha dapat dengan mudah melakukan proses penagihan secara daring (online).
“Semua proses kini dilaksanakan secara online dan terintegrasi. Kami juga meminta mitra usaha menyiapkan tim administrasi yang dapat melakukan penginputan penagihan di area GBT, sehingga percepatan proses administrasi bisa dilakukan secara efektif. PT TIMAH Tbk juga akan memberikan pendampingan langsung dalam proses ini,” lanjut Rendi.
Langkah tersebut tidak hanya ditujukan untuk mempercepat pembayaran, tetapi juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat transformasi digital dan meningkatkan akuntabilitas bisnis. Dengan penerapan sistem terintegrasi, PT TIMAH Tbk ingin memastikan seluruh transaksi dengan mitra usaha dapat ditelusuri secara transparan dan sesuai prosedur.
Rendi menegaskan bahwa keberhasilan sistem ini membutuhkan kolaborasi dan komitmen dari kedua belah pihak, baik perusahaan maupun mitra usaha.
“Kami berharap para mitra dapat bekerja sama dan berkolaborasi agar proses pembayaran lebih cepat. Dengan demikian, kerja sama ini bisa berlangsung secara transparan, akuntabel, dan optimal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rendi menilai mitra usaha memiliki peran strategis dalam mendukung rantai pasok dan kegiatan operasional perusahaan, terutama dalam menjaga kontinuitas produksi timah nasional. Karena itu, kepastian dan ketepatan waktu dalam pembayaran menjadi bagian penting dari pelaksanaan prinsip GCG di tubuh PT TIMAH Tbk.
Selain mempercepat sistem pembayaran, PT TIMAH Tbk juga tengah melakukan berbagai langkah perbaikan sistem administrasi internal. Penerapan digitalisasi proses bisnis kini menjadi fokus utama perusahaan dalam menghadapi tantangan efisiensi dan penguatan integritas.
Transformasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja keuangan, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan publik terhadap tata kelola perusahaan yang semakin profesional dan modern.
Dengan langkah-langkah pembenahan tersebut, PT TIMAH Tbk menegaskan komitmennya untuk terus menjadi perusahaan tambang nasional yang berdaya saing tinggi, transparan, dan berkelanjutan. Upaya memperkuat sistem pembayaran mitra ini menjadi bagian penting dari perjalanan transformasi korporasi dalam memperkuat fondasi tata kelola perusahaan yang sehat dan adaptif terhadap era digital. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)
















