KBOBABEL.COM (KARIMUN) – Upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir terus dilakukan PT TIMAH (Persero) Tbk melalui program pengelolaan lingkunga berkelanjutan. Salah satunya melalui program reklamasi laut dengan melakuakan restocking kepiting bakau di wilayah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Selasa (14/7/2025)
Restocking kepiting bakau yang dilakukan PT TIMAH bertujuan memulihkan keseimbangan ekosistem mangrove sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakar sekitar.
Sepanjang periode 2017 hingga 2025, PT TIMAH telah merestocking sebanyak 5.600 ekor kepiting bakau di sejumlah kawasan pesisir Karimun. Program ini dilaksanakan secara bertahap pada lokasi-lokasi yang dinilai sesuai untuk mendukung pertumbuhan serta perkembangan kepiting bakau di alam.
Kepiting bakau memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Keberadaan biota ini juga menjadi indikator kesehatan lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomi yang tinggi bagi masyarakat pesisir.
Melalui program restocking, perusahaan berupaya meningkatkan populasi kepiting bakau di habitat alaminya sehingga dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus mendukung mata pencaharian nelayan yang menggantungkan hidup dari hasil laut.
Department Head Corporate Communication PT TIMAH (Persero) Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan reklamasi laut yang dijalankan perusahaan tidak hanya berfokus pada pemulihan kualitas lingkungan, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.
“Program reklamasi laut yang kami laksanakan merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan. Restocking kepiting bakau menjadi salah satu langkah nyata untuk meningkatkan populasi biota pesisir sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lingkungan maupun masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, selain restocking kepiting bakau, PT TIMAH juga secara konsisten menjalankan berbagai program rehabilitasi ekosistem laut di wilayah operasional perusahaan.
“Berbagai program seperti penanaman mangrove, artificial reef, merupakan bagian dari pengelolaan lingkungan yang dilakukan secara terpadu. Harapannya, ekosistem laut semakin sehat, keanekaragaman hayati tetap terjaga, dan produktivitas perairan dapat terus meningkat,” tambahnya.
Selain melaksanakan restocking kepiting bakau, di Pulau Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung PT TIMAH juga melaksanakan restocking cumi sebagai upaya untuk meningkatkan populasi cumi. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)













