KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Kamis (1/10/2026). Dudung menggantikan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago yang sebelumnya menduduki posisi tersebut. Jum’at (2/10/2026)
Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, sebagai bagian dari perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih. Pengangkatan Dudung ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.
Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan pembacaan Keppres. Setelah keputusan dibacakan, Presiden Prabowo memandu pengucapan sumpah jabatan Dudung bersama sejumlah pejabat negara lainnya yang turut dilantik.
Setelah pengucapan sumpah, Dudung menandatangani berita acara pelantikan. Presiden Prabowo kemudian memberikan ucapan selamat kepada Dudung dan para pejabat yang mendapatkan tugas baru dalam pemerintahan.
Dari Kepala KSP ke Menko Polkam
Pelantikan sebagai Menko Polkam menjadi kelanjutan perjalanan Dudung di pemerintahan. Sebelum menduduki jabatan tersebut, Dudung dipercaya Presiden Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Dudung mulai menjabat sebagai Kepala KSP pada April 2026. Namun, masa tugasnya sebagai kepala lembaga tersebut berlangsung sekitar lima bulan sebelum Presiden Prabowo memindahkannya ke posisi Menko Polkam.
Dengan perpindahan tersebut, posisi Kepala Staf Kepresidenan yang ditinggalkan Dudung kemudian diisi oleh mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Pada saat yang sama, jabatan Kapolri yang ditinggalkan Listyo Sigit diisi Komjen Pol Suyudi Ario Seto setelah sebelumnya menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
Rangkaian pergantian jabatan tersebut menjadi bagian dari reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo pada 1 Oktober 2026. Sejumlah posisi strategis di pemerintahan mengalami perubahan dalam perombakan tersebut.
Fokus Dudung di Bidang Politik dan Keamanan
Usai dilantik, Dudung menyampaikan sejumlah fokus yang akan menjadi perhatian dalam menjalankan tugas barunya sebagai Menko Polkam.
Ia mengatakan akan memperkuat koordinasi dan sinkronisasi dengan kementerian serta lembaga yang berada dalam lingkup koordinasi Kemenko Polkam. Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga situasi keamanan nasional dan mendukung pelaksanaan agenda pembangunan pemerintah.
Dudung juga menyoroti pentingnya menjaga keutuhan, persatuan, dan kesatuan bangsa.
“Masalah keutuhan, persatuan dan kesatuan negara ini yang harus kita tingkatkan kembali,” kata Dudung seusai pelantikan di Istana Negara.
Ia juga menyatakan akan mengawal program strategis nasional dan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo. Menurut Dudung, koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas barunya sebagai Menko Polkam.
Punya Latar Belakang Militer
Dudung merupakan purnawirawan TNI Angkatan Darat. Sebelum masuk pemerintahan, ia menjalani perjalanan panjang di lingkungan militer dan pernah menduduki sejumlah jabatan strategis.
Dudung merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1988. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menjabat Pangdam Jaya, Pangkostrad hingga Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Pengalaman tersebut kemudian dilanjutkan dengan penugasan di lingkungan pemerintahan setelah dirinya pensiun dari dinas militer aktif.
Kini, sebagai Menko Polkam, Dudung mendapat tanggung jawab untuk mengoordinasikan kebijakan pemerintah di bidang politik dan keamanan.
Pergantian dari Djamari Chaniago kepada Dudung juga menempatkan mantan perwira tinggi TNI AD tersebut dalam salah satu posisi strategis Kabinet Merah Putih.
Sementara itu, Djamari Chaniago yang sebelumnya menjabat Menko Polkam turut hadir dalam rangkaian pelantikan. Serah terima jabatan antara Djamari dan Dudung selanjutnya dipersiapkan oleh Sekretariat Kemenko Polkam sebagai bagian dari mekanisme pergantian kepemimpinan.
Dengan pelantikan tersebut, Dudung Abdurachman resmi memulai tugas barunya sebagai Menko Polkam di tengah perubahan sejumlah posisi strategis pemerintahan. Tugas berikutnya adalah menjalankan koordinasi bidang politik dan keamanan sekaligus mendukung agenda pemerintahan Presiden Prabowo. (Sumber : Kompas.com, Editor : KBO Babel)











