KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kamis (15/10/2026) sore. Pelantikan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang tersebut menjadi bagian dari penerapan sistem manajemen talenta dalam pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN). Jum’at (16/10/2026)
Tiga pejabat yang dilantik masing-masing Darwin sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Budiyanto sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), serta Devi Irsan Syahputra sebagai Sekretaris DPRD Kota Pangkalpinang.
Pelantikan tersebut sekaligus menandai penempatan pejabat pada sejumlah posisi strategis yang memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, pengelolaan keuangan daerah, pelayanan pendidikan, serta dukungan administrasi terhadap lembaga legislatif.
Sebelum dilantik secara definitif, Darwin menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sekaligus Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pangkalpinang.
Sementara itu, Budiyanto sebelumnya dipercaya mengemban tugas sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang. Adapun Devi Irsan Syahputra sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Keuangan, Ekonomi, dan Pembangunan.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menjelaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan sistem manajemen talenta sebagai dasar pengembangan karier ASN. Penerapan sistem ini mengacu pada Surat Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia.
Menurut Saparudin, Pemerintah Kota Pangkalpinang telah menerapkan manajemen talenta secara penuh dalam penyelenggaraan jenjang karier ASN. Melalui mekanisme tersebut, penempatan pegawai dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak, aktivitas, serta dokumen kinerja masing-masing ASN.
“Kota Pangkalpinang telah secara penuh menyelenggarakan jenjang karier ASN dengan menggunakan manajemen talenta,” kata Saparudin.
Ia menjelaskan, manajemen talenta memungkinkan pemerintah daerah memetakan kemampuan dan potensi pegawai secara bertahap. Hasil pemetaan tersebut menjadi salah satu dasar untuk menentukan penempatan pejabat sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi.
Saparudin menilai mekanisme ini lebih efisien dibandingkan dengan sistem lelang jabatan terbuka yang umumnya membutuhkan waktu dua hingga tiga bulan. Selain mempersingkat proses, penerapan manajemen talenta juga dinilai dapat mengurangi kebutuhan anggaran tersendiri untuk pelaksanaan seleksi jabatan.
Meski demikian, penempatan pejabat tetap harus memperhatikan ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku. Pemerintah daerah diharapkan memastikan bahwa setiap keputusan kepegawaian dilakukan berdasarkan pertimbangan yang objektif serta kebutuhan organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Saparudin berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan tugas dengan baik, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menghadirkan gagasan kreatif dan inovatif dalam menjalankan program kerja di masing-masing perangkat daerah.
Ia juga mengingatkan agar para pejabat tidak mengabaikan aturan dalam melaksanakan kewenangan dan tanggung jawabnya. Profesionalisme, integritas, serta kepatuhan terhadap peraturan menjadi bagian penting dalam mendukung kinerja pemerintahan daerah.
Di sisi lain, posisi Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang hingga pelantikan tersebut masih belum terisi secara definitif. Pemerintah Kota Pangkalpinang saat ini tengah merampungkan kelengkapan data manajemen talenta sebagai bagian dari proses penentuan kandidat yang dinilai paling sesuai untuk menduduki jabatan tersebut.
Pengisian jabatan Sekda menjadi perhatian karena posisi tersebut memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan perangkat daerah dan memastikan pelaksanaan kebijakan kepala daerah berjalan efektif.
Dengan penerapan manajemen talenta, Pemkot Pangkalpinang diharapkan dapat membangun sistem karier ASN yang lebih terukur, efisien, dan berbasis kompetensi, sekaligus memperkuat kinerja birokrasi serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Sumber : wowbabel.com, Editor : KBO Babel)

















