Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Sarang Narkoba di Jantung Toboali Terbongkar, 11 Pria Ditangkap Usai Pesta Sabu dan Ekstasi

Sarang Narkoba di Jantung Toboali Terbongkar, 11 Pria Ditangkap Usai Pesta Sabu dan Ekstasi

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA SELATAN) — Suasana tenang selepas Subuh di kawasan Sukadamai, Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, mendadak berubah mencekam. Kamis (6/11/2025) pagi, tim gabungan penegakan hukum Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Direktorat Narkoba Polda Babel, Direktorat Polisi Air dan Udara, serta Polres Bangka Selatan, menggerebek sebuah lapak kecil yang disulap menjadi markas transaksi dan pesta narkoba.

Operasi itu berlangsung cepat dan tegas, dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas mencolok di lokasi tersebut. Lapak yang berada di gang sempit, di tengah permukiman padat, ternyata telah lama beroperasi sebagai pusat peredaran narkoba dengan modus berpura-pura sebagai tempat tongkrongan warga.

Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol Eko Kristianto, mengungkapkan bahwa dalam penggerebekan itu, aparat berhasil mengamankan 11 orang laki-laki yang diduga terlibat dalam tindak pidana narkotika. Dari hasil pemeriksaan awal, mereka baru saja berpesta narkoba dan tengah bersiap melakukan transaksi ketika digerebek.

“Ada 11 orang yang kami amankan, semuanya merupakan laki-laki,” kata Brigjen Pol Eko Kristianto kepada awak media, Kamis (6/11/2025).

Semua Pelaku Positif Narkoba

Eko menjelaskan bahwa seluruh pelaku langsung dibawa ke kantor BNN untuk menjalani tes urine. Hasilnya mengejutkan — seluruhnya positif menggunakan narkoba. Dari pemeriksaan awal, delapan orang diketahui menggunakan sabu-sabu, sedangkan tiga lainnya positif mengonsumsi pil ekstasi.

“Semua pelaku positif narkoba. Berdasarkan hasil pemeriksaan, delapan menggunakan sabu-sabu dan tiga lainnya ekstasi. Mereka ini terdiri dari bandar, pengedar, dan pengguna,” terang Eko.

Selain mengamankan para pelaku, tim juga menemukan barang bukti sabu-sabu yang diduga kuat milik para bandar. Meski jumlah pastinya belum diumumkan, Eko mengatakan bahwa barang bukti tersebut sedang dalam proses penimbangan guna menentukan berat dan nilai ekonomisnya.

“Untuk barang bukti masih dalam proses penimbangan. Kami akan pastikan jumlah dan beratnya agar sesuai dalam berkas perkara,” tambahnya.

Markas di Tengah Permukiman Padat

Lokasi penggerebekan berada di jantung kawasan Sukadamai, wilayah pesisir yang dikenal padat penduduk. Rumah-rumah di kawasan ini berdempetan, dengan lorong-lorong sempit yang hanya bisa dilalui sepeda motor. Aksesnya yang langsung terhubung ke laut membuat kawasan ini menjadi titik strategis bagi jaringan narkoba.

“Wilayah Sukadamai termasuk kawasan rawan. Akses laut yang terbuka memudahkan pelaku keluar masuk membawa barang haram tanpa mudah terdeteksi,” jelas Eko.

Menurut catatan BNN, Sukadamai menempati peringkat pertama daerah paling rawan peredaran narkoba di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kawasan ini bahkan disebut sebagai pusat distribusi narkoba dari luar daerah, terutama jaringan dari Provinsi Sumatera Selatan.

“Sukadamai menjadi sentral masuknya narkoba dari luar daerah, khususnya jaringan Sumatera Selatan,” ungkapnya.

Operasi Hasil Pengintaian Panjang

Eko Kristianto menegaskan bahwa penggerebekan ini bukan hasil operasi spontan, melainkan buah dari pengintaian panjang. Tim gabungan BNN dan aparat kepolisian telah melakukan pemantauan intensif selama beberapa hari sebelum akhirnya memutuskan untuk melakukan penyergapan dini hari.

“Ini bukan operasi mendadak. Kami sudah mengintai aktivitas mereka berhari-hari. Saat waktunya tiba, tim langsung bergerak melakukan penggerebekan,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, beberapa orang berhasil melarikan diri saat aparat menyerbu lokasi. Namun, BNN memastikan bahwa identitas para pelaku yang kabur telah dikantongi dan akan segera diburu.

“Untuk bandar narkoba yang melarikan diri akan kita kejar sampai ke manapun. Tidak ada kompromi bagi pelaku peredaran narkoba,” tegas jenderal bintang satu ini.

Keterlibatan Jaringan Lintas Provinsi

Dari hasil penyelidikan awal, BNN menduga bahwa aktivitas di Sukadamai merupakan bagian dari jaringan narkoba lintas provinsi yang beroperasi hingga Sumatera Selatan. Barang haram tersebut disuplai melalui jalur laut menuju wilayah pesisir Toboali, kemudian diedarkan ke sejumlah kecamatan lain di Bangka Selatan.

“Kami menduga kuat bahwa jaringan ini terhubung dengan pemasok dari luar provinsi, terutama dari Sumatera Selatan. Jalur laut dimanfaatkan karena pengawasan di sana lebih longgar dibandingkan jalur darat,” kata Eko.

Ia menambahkan bahwa pihaknya kini bekerja sama dengan Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Babel untuk memperketat pengawasan jalur perairan serta menelusuri kemungkinan adanya kapal-kapal kecil yang digunakan sebagai sarana penyelundupan narkoba.

Langkah Lanjutan dan Proses Hukum

Seluruh pelaku yang diamankan kini tengah menjalani pemeriksaan mendalam di kantor BNN Provinsi Babel. Mereka akan dijerat dengan pasal berbeda sesuai peran masing-masing. Para bandar dan pengedar akan dikenai pasal berat terkait peredaran gelap narkotika, sementara pengguna akan diarahkan menjalani proses rehabilitasi sesuai ketentuan hukum.

“Kami sedang dalami peran tiap-tiap orang. Ada yang bandar, ada pengedar, ada juga yang hanya pengguna. Semuanya akan diproses sesuai undang-undang,” kata Eko.

Eko juga menegaskan bahwa pemberantasan narkoba di Bangka Belitung akan terus digencarkan. Menurutnya, penggerebekan di Sukadamai adalah bukti keseriusan aparat dalam memerangi jaringan narkotika yang sudah merambah hingga ke tingkat kampung.

“Ini komitmen kami bersama aparat penegak hukum lainnya. Tidak boleh ada ruang bagi peredaran narkoba di Bangka Belitung. Kami akan tindak tegas siapa pun pelakunya,” tegasnya.

Dengan tertangkapnya 11 pelaku dalam penggerebekan di Sukadamai, aparat berharap dapat memutus salah satu mata rantai utama distribusi narkoba di Bangka Selatan, sekaligus membuka jalan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar di wilayah perairan Kepulauan Bangka Belitung. (Sumber : Bangkapos, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rikky Fermana Tegaskan Standar Keterbukaan KPU Babel: SAQ Bukan Akhir Penilaian

    Rikky Fermana Tegaskan Standar Keterbukaan KPU Babel: SAQ Bukan Akhir Penilaian

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Keterbukaan informasi publik tidak cukup hanya dibuktikan melalui dokumen, jawaban instrumen penilaian maupun kelengkapan administrasi. Implementasi nyata di lapangan menjadi bagian penting yang harus diuji.  Pesan tersebut mengemuka dalam Visitasi dan Uji Presentasi Badan Publik dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 yang dilaksanakan Komisi Informasi Provinsi […]

  • Terungkap! Mahasiswa Jadi Otak Komplotan Pencurian dan Penganiayaan di Desa Kace

    Terungkap! Mahasiswa Jadi Otak Komplotan Pencurian dan Penganiayaan di Desa Kace

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Bangka) — Tim gabungan Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mendo Barat bersama Opsnal Satreskrim Polres Bangka berhasil meringkus komplotan pelaku pencurian yang juga terlibat kasus penganiayaan di Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka. Empat orang pelaku berikut sejumlah barang bukti berhasil diamankan dalam pengungkapan kasus yang dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Kamis […]

  • Aset Rampasan Kasus Timah Diserahkan ke PT Timah, Nilainya Capai Rp1,45 Triliun

    Aset Rampasan Kasus Timah Diserahkan ke PT Timah, Nilainya Capai Rp1,45 Triliun

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Pemerintah melalui Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akan menyerahkan sejumlah aset hasil rampasan negara dari kasus korupsi tata niaga timah kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk dimanfaatkan dan dioperasikan secara resmi. Aset-aset bernilai triliunan rupiah tersebut akan dikelola oleh PT Timah Tbk melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Senin (6/10/2025) Penyerahan aset […]

  • PT Timah Tbk Jadi Pionir Reklamasi Laut untuk Pertambangan Berkelanjutan

    PT Timah Tbk Jadi Pionir Reklamasi Laut untuk Pertambangan Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – PT Timah Tbk konsisten menunjukkan komitmennya dalam menjalankan pertambangan berkelanjutan melalui berbagai program reklamasi laut di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dan Provinsi Kepulauan Riau. Berbagai langkah strategis ditempuh perusahaan untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mulai dari penenggelaman artificial reef, fish shelter, transplantasi karang, hingga restocking biota laut. Senin (8/9/2025) Sejak […]

  • Usai Dengar Pledoi, Zainudin Pay: Dokter Datang untuk Menyelamatkan, Bukan Menyusahkan Pasien

    Usai Dengar Pledoi, Zainudin Pay: Dokter Datang untuk Menyelamatkan, Bukan Menyusahkan Pasien

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Dukungan terhadap dr. Ratna Setia Asih terus mengalir menjelang putusan majelis hakim dalam perkara yang kini tengah bergulir di Pengadilan Negeri Pangkalpinang. Salah satu dukungan datang dari aktivis masyarakat Bangka Belitung, Zainudin Pay, yang secara langsung menghadiri sidang lanjutan dengan agenda pembacaan pledoi di Ruang Tirta PN Pangkalpinang, Kamis (11/6/2026). Jum’at […]

  • PT Timah Salurkan Rp1,5 Miliar Modal Usaha bagi 106 UMKM Lewat Program PUMK

    PT Timah Salurkan Rp1,5 Miliar Modal Usaha bagi 106 UMKM Lewat Program PUMK

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – PT Timah Tbk kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi lokal dengan menyalurkan bantuan modal usaha kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK). Selasa (30/9/2025) Bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Timah Tbk pada semester pertama tahun 2025 telah menyalurkan bantuan […]

expand_less