Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Usai Dengar Pledoi, Zainudin Pay: Dokter Datang untuk Menyelamatkan, Bukan Menyusahkan Pasien

Usai Dengar Pledoi, Zainudin Pay: Dokter Datang untuk Menyelamatkan, Bukan Menyusahkan Pasien

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Dukungan terhadap dr. Ratna Setia Asih terus mengalir menjelang putusan majelis hakim dalam perkara yang kini tengah bergulir di Pengadilan Negeri Pangkalpinang. Salah satu dukungan datang dari aktivis masyarakat Bangka Belitung, Zainudin Pay, yang secara langsung menghadiri sidang lanjutan dengan agenda pembacaan pledoi di Ruang Tirta PN Pangkalpinang, Kamis (11/6/2026). Jum’at (12/6/2026)

Usai mengikuti jalannya persidangan, Zainudin menyampaikan keyakinannya bahwa dr. Ratna layak memperoleh putusan bebas apabila majelis hakim berpegang teguh pada fakta-fakta persidangan yang telah terungkap selama proses hukum berlangsung.

Menurutnya, sepanjang persidangan tidak ditemukan adanya niat jahat dari seorang dokter untuk mencelakai ataupun menyusahkan pasien. Sebaliknya, profesi dokter merupakan profesi kemanusiaan yang selalu berupaya memberikan pertolongan dan menyelamatkan nyawa pasien dalam kondisi apa pun.

“Kalau saya melihat fakta persidangan hari ini, keyakinan saya sebagai keluarga, apabila hakim berani dan tegas, saya yakin Ibu Dokter Ratna bebas. Tidak pernah ada dokter yang ingin menyusahkan pasiennya. Dokter selalu berusaha menyelamatkan manusia,” tegas Zainudin.

Ia berharap majelis hakim dapat menjatuhkan putusan yang tidak hanya mempertimbangkan aspek hukum semata, tetapi juga rasa keadilan yang lebih luas bagi dunia kesehatan di Indonesia. Menurutnya, perkara yang menjerat dr. Ratna kini menjadi perhatian banyak kalangan karena berpotensi menimbulkan kekhawatiran di kalangan tenaga medis dalam menjalankan profesinya.

Zainudin menilai, apabila setiap tindakan medis yang berujung pada risiko atau kematian pasien langsung dikaitkan dengan tuduhan malapraktik tanpa melihat keseluruhan fakta medis dan prosedur yang telah dilakukan, maka kondisi tersebut dapat menciptakan ketakutan di kalangan dokter.

“Jangan sampai ke depan dokter-dokter menjadi takut bertindak karena setiap risiko medis langsung dianggap malapraktik. Padahal dalam dunia kedokteran, dokter berjuang menyelamatkan nyawa dengan segala kemampuan yang dimiliki,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, Zainudin juga menitipkan harapan kepada Ketua Majelis Hakim yang memimpin perkara tersebut agar menghadirkan putusan yang mencerminkan keadilan, tidak hanya bagi dr. Ratna, tetapi juga bagi profesi dokter di seluruh Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa putusan dalam perkara ini akan menjadi perhatian publik dan dapat memengaruhi kepercayaan para tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas kemanusiaannya.

“Kami memohon kepada majelis hakim untuk menunjukkan keadilan. Ini bukan hanya soal satu orang dokter di Bangka Belitung, tetapi juga menyangkut rasa keadilan bagi dokter di seluruh Indonesia. Jangan sampai putusan ini merusak citra profesi dokter yang selama ini mengabdikan diri untuk menyelamatkan masyarakat,” katanya.

Sidang pembacaan pledoi dr. Ratna sendiri berlangsung dengan penuh perhatian dari berbagai kalangan. Sejumlah keluarga, rekan sejawat, tenaga kesehatan, serta masyarakat tampak hadir untuk mengikuti jalannya persidangan yang dinilai menjadi salah satu perkara yang mendapat sorotan luas di Bangka Belitung.

Kini, publik menantikan langkah dan keputusan majelis hakim yang akan menentukan nasib dr. Ratna Setia Asih. Bagi para pendukungnya, putusan tersebut tidak hanya menjadi penentu bagi terdakwa, tetapi juga akan menjadi ukuran sejauh mana sistem peradilan mampu menempatkan profesi medis secara proporsional dalam menghadapi risiko-risiko yang melekat pada pelayanan kesehatan. (Adinda Putri Nabiilah/KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Harap Kenaikan Gaji Hakim Diharap Jadi Benteng dari Godaan Korupsi

    KPK Harap Kenaikan Gaji Hakim Diharap Jadi Benteng dari Godaan Korupsi

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan harapannya agar kenaikan gaji hakim yang diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto dapat menjadi benteng moral para hakim dari godaan tindak pidana korupsi. Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, merespons kebijakan kenaikan gaji hingga 280 persen tersebut. Sabtu (14/6/2025) “Tentu KPK berharap dengan adanya […]

  • Datang Cuma Absen, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Soroti Pegawai Makan Gaji Buta

    Datang Cuma Absen, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Soroti Pegawai Makan Gaji Buta

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Pemerintah Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyoroti masih adanya pegawai yang tidak disiplin dalam menjalankan tugas. Fenomena pegawai datang ke kantor hanya untuk melakukan absensi, lalu meninggalkan tempat kerja, dinilai sebagai bentuk makan gaji buta. Kondisi ini tidak hanya terjadi pada aparatur sipil negara, tetapi juga pada pegawai pemerintah dengan […]

  • 20 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Kematian Prada Lucky di NTT

    20 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Kematian Prada Lucky di NTT

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Kupang) – Jumlah tersangka kasus penyiksaan yang menyebabkan kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo bertambah signifikan. Kodam IX/Udayana menetapkan sebanyak 20 anggota TNI dari Teritorial Pembangunan 834 Waka Nga Mere, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai tersangka. Senin (11/8/2025) Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memastikan seluruh tersangka telah ditahan untuk proses hukum […]

  • Rikky Fermana Hadiri Anniversary ke-28 Evan Satriadi dan Susanti, Doakan Cinta Abadi hingga Akhir Hayat

    Rikky Fermana Hadiri Anniversary ke-28 Evan Satriadi dan Susanti, Doakan Cinta Abadi hingga Akhir Hayat

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Cinta sejati bukan sekadar tentang bagaimana dua insan memulai perjalanan, melainkan bagaimana mereka tetap bertahan, saling menguatkan, dan berjalan beriringan melewati berbagai ujian kehidupan. Itulah potret perjalanan rumah tangga Evan Satriadi dan Susanti yang kini genap berusia 28 tahun. Suasana bahagia dan penuh rasa syukur menyelimuti kediaman pasangan tersebut, Jumat (23/10/2026). Perayaan […]

  • Alat Komunikasi di Sel Tahanan Lapas Narkoba Masih Bebas, Publik Pertanyakan Integritas Petugas

    Alat Komunikasi di Sel Tahanan Lapas Narkoba Masih Bebas, Publik Pertanyakan Integritas Petugas

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Fenomena narapidana di Lapas Narkoba Selindung, Pangkalpinang, masih menggunakan alat komunikasi di dalam sel tahanan menjadi sorotan publik. Meskipun razia besar-besaran dan pengawasan ketat sudah dilakukan, dugaan adanya permainan kotor antara tahanan dan oknum petugas lapas kembali mencuat. Sabtu (15/11/2025) Informasi yang dihimpun tim investigasi menunjukkan bahwa penggunaan alat komunikasi oleh […]

  • Heboh! Laka Tambang di Tanjung Bunga Makan Korban, PT Timah Diduga Tutupi Fakta

    Heboh! Laka Tambang di Tanjung Bunga Makan Korban, PT Timah Diduga Tutupi Fakta

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Insiden kecelakaan tambang di perairan Tanjung Bunga, Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kamis (25/9/2025) pukul 09.45 WIB, menelan korban jiwa seorang pekerja tambang. Namun, insiden ini justru memunculkan kontroversi karena diduga sengaja ditutup-tutupi oleh pihak terkait. Kamis (2/10/2025) Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga bekerja di […]

expand_less