Solidaritas untuk Aceh, 21 Personel PLN Babel Dikerahkan Pulihkan Listrik Pascabanjir

Dukung Pemulihan Nasional, PLN Bangka Belitung Terjun Langsung ke Aceh

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA) — Sebanyak 21 personel PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung diberangkatkan ke Aceh untuk mempercepat pemulihan infrastruktur kelistrikan pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah. Tim dilepas dari area Pembangkit Listrik Tenaga Uap Aek Anyir, Kabupaten Bangka, Rabu (3/12/2025). Kamis (4/12/2025)

General Manager PLN UIW Babel, Ira Savitri, menyampaikan bahwa pengiriman personel ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar PLN terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana. Langkah ini juga menjadi wujud komitmen perusahaan untuk hadir di saat masyarakat membutuhkan layanan dasar yang sangat vital.

banner 336x280

“Kondisi lapangan pascabencana membutuhkan tindakan cepat dan terkoordinasi,” kata Ira di Pangkalpinang.

Ia menjelaskan, dukungan tim dari Bangka Belitung diharapkan dapat membantu mempercepat perbaikan jaringan listrik, terutama di lokasi-lokasi prioritas yang berdampak langsung terhadap keselamatan warga dan kelangsungan layanan publik. Fasilitas kesehatan, rumah ibadah, pusat evakuasi, serta jaringan distribusi utama menjadi fokus penanganan awal agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali berjalan secara normal.

Sebelum diberangkatkan, seluruh personel menjalani briefing teknis, pengecekan peralatan, serta koordinasi awal secara daring dengan PLN Unit Induk Distribusi Aceh. Dalam koordinasi tersebut dibahas titik-titik pemulihan yang menjadi prioritas, potensi risiko kerja, serta skema penanganan jaringan di wilayah yang masih terdampak genangan air. Tim juga dibekali perlengkapan keselamatan kerja untuk menghadapi kondisi cuaca ekstrem di lokasi tugas.

Selain personel, tim juga membawa perlengkapan kerja, material pendukung, serta peralatan darurat yang dibutuhkan untuk mempercepat proses pemulihan di lapangan. Peralatan tersebut meliputi perangkat pemutus arus, peralatan penyambung jaringan, kabel cadangan, hingga perlengkapan penerangan darurat. Seluruh logistik teknis tersebut disiapkan untuk memastikan perbaikan dapat dilakukan dengan cepat dan aman di tengah kondisi pascabencana.

Salah satu anggota tim, Damar Sagara dari PLN UP3 Belitung, menyatakan kesiapan dirinya dan rekan-rekannya untuk melaksanakan tugas kemanusiaan tersebut. Ia menegaskan seluruh personel telah mempersiapkan diri dengan matang sebelum berangkat.

“Kami sudah menyiapkan perlengkapan sesuai kebutuhan lapangan dan laporan dari tim di Aceh. Semoga keberangkatan kami dapat membantu mempercepat pemulihan listrik bagi masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Damar.

Kehadiran tim dari PLN UIW Bangka Belitung menambah kekuatan teknis yang sebelumnya telah diterjunkan dari berbagai unit PLN lainnya di Indonesia. Dengan tambahan tenaga tersebut, upaya pemulihan jaringan listrik dapat dilakukan secara paralel di beberapa titik sekaligus, sehingga waktu pemadaman yang dialami masyarakat dapat dipersingkat secara signifikan.

Selain dukungan teknis, tim PLN UIW Babel juga membawa bantuan logistik berupa kebutuhan dasar untuk masyarakat terdampak banjir. Bantuan tersebut meliputi bahan makanan, air bersih, perlengkapan kebersihan, serta obat-obatan dasar. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga selama proses pemulihan berlangsung, khususnya bagi masyarakat yang masih mengungsi akibat kerusakan rumah dan fasilitas umum.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, sebelumnya juga menegaskan bahwa seluruh kekuatan PLN harus bergerak bersama untuk membantu masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir. Ia menyampaikan bahwa pemulihan kelistrikan menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan aktivitas pelayanan publik, distribusi logistik, serta keselamatan warga. PLN, kata Darmawan, bekerja erat dengan Pemerintah Daerah Aceh, TNI, Polri, BPBD, serta berbagai instansi terkait lainnya dalam percepatan penanganan di lapangan.

“Kami mendapat arahan dari Bapak Presiden bahwa seluruh kekuatan PLN harus dikerahkan untuk membantu pemulihan bencana,” pungkas Darmawan. Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar pemulihan kelistrikan dapat berjalan cepat, aman, dan tepat sasaran. PLN juga memastikan keselamatan kerja personel tetap menjadi prioritas utama selama bertugas di wilayah bencana. Pengiriman personel dari Bangka Belitung ini menjadi bagian dari upaya nasional untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dasar sekaligus memulihkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Aceh secara bertahap.

Ke depan, PLN memastikan akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap progres perbaikan di lapangan. Setiap perkembangan pemulihan akan dilaporkan secara berjenjang agar intervensi tambahan dapat segera dilakukan apabila ditemukan hambatan teknis maupun akses di wilayah terdampak demi terjaminnya pasokan listrik yang stabil bagi warga. (Sumber : Kompas.com, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed