KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Hampir empat tahun Aswandi (51) warga Kota Pangkalpinang harus berjuang menghadapi kanker nasofaring yang menggerogoti kesehatannya. Kondisinya yang semakin menurun membuat warga ini tidak lagi mampu bekerja, sementara kebutuhan pengobatan dan biaya transportasi untuk menjalani kontrol terus berjalan. Kamis (17/9/2026)
Di tengah kondisi tersebut, bantuan biaya pengobatan dari PT TIMAH (Persero) Tbk menjadi angin segar bagi Aswandi dan keluarganya. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pengobatan yang harus dijalani secara berkala.
Sejak didiagnosis menderita kanker nasofaring, Aswandi harus berhenti bekerja. Saat ini, ia lebih banyak terbaring di rumah dan menjalani pengobatan serta kontrol rutin di Rumah Sakit. Kondisi tersebut turut berdampak pada perekonomian keluarga.
Sang istri, Rini (47), kini menjadi tulang punggung keluarga. Selain bekerja sebagai petugas kebersihan, Nurini juga bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mendampingi pengobatan suaminya.
“Sudah hampir empat tahun suami saya sakit. Dulu sempat menjalani pengobatan dan perawatan di Jakarta selama setahun pada 2023 lalu hingga kondisinya membaik. Namun, penyakitnya kambuh lagi dan menjalar ke area rahang serta pipi,” ujar Rini.
Menurutnya, kondisi Aswandi saat ini membuat aktivitas sehari-hari menjadi semakin terbatas. Untuk makan dan minum saja, suaminya membutuhkan bantuan. Ia juga harus menjalani kontrol secara rutin setiap minggu.
Dalam kondisi tersebut, biaya transportasi menuju rumah sakit, obat-obatan, hingga berbagai kebutuhan penunjang pengobatan menjadi beban tersendiri bagi keluarga.
Nurini mengaku bersyukur atas bantuan biaya pengobatan yang diberikan PT TIMAH. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti untuk membantu memenuhi kebutuhan selama proses pengobatan suaminya.
“Alhamdulillah ada perhatian dari PT TIMAH, bantuan ini sangat berharga bagi keluarga kami untuk membiayai operasional pengobatan, transportasi kontrol rutin, hingga pembelian obat-obatan yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan,” jelasnya.
Bagi Rini, bantuan tersebut bukan hanya meringankan kebutuhan biaya, tetapi juga memberikan dukungan bagi keluarganya yang selama ini berusaha bertahan di tengah kondisi kesehatan Aswandi.
Ia berharap kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dapat terus dilakukan, khususnya bagi keluarga yang menghadapi persoalan kesehatan dan keterbatasan biaya.
“Kami sangat berterima kasih kepada PT TIMAH atas bantuan dan kemudahannya. Semoga PT TIMAH ke depannya semakin sukses dan bisa terus membantu warga yang sedang mengalami kesusahan,” tutup Rini. (Sumber: PT Timah Tbk, Editor: KBO Babel)













