Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Viral! JPU Kasus 1,9 Ton Sabu Akui Salah Tuntut Mati, DPR Turun Tangan

Viral! JPU Kasus 1,9 Ton Sabu Akui Salah Tuntut Mati, DPR Turun Tangan

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 131
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (Jakarta) – Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam yang menyoroti polemik tuntutan hukuman mati terhadap Fandi Ramadhan, seorang anak buah kapal (ABK) asal Medan dalam kasus penyelundupan narkotika seberat 1,9 ton sabu. Dalam forum tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhammad Arfian secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas tuntutan yang sebelumnya diajukan dalam persidangan. Kamis (26/3/2026)

Arfian mengakui adanya kekeliruan dalam proses penuntutan yang dilakukan pihaknya. Ia menyampaikan permohonan maaf secara langsung di hadapan anggota Komisi III DPR RI, seraya menegaskan bahwa langkah tersebut menjadi pembelajaran penting dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

“Kami JPU Muhammad Arfian ingin menyampaikan setulus-tulusnya, sedalam-dalamnya permohonan maaf dari kami atas kesalahan kami di persidangan kemarin,” ujar Arfian dalam rapat yang digelar pada Rabu (11/3/2026).

Lebih lanjut, Arfian mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalani pemeriksaan internal oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas). Hasil pemeriksaan tersebut menyatakan dirinya bersalah dan telah dijatuhi sanksi disiplin sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kekeliruan dalam proses penuntutan.

“Selanjutnya, kami telah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan bersalah oleh Jamwas serta sudah diberikan atau dijatuhi hukuman disiplin,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa peristiwa ini akan menjadi bahan evaluasi bagi dirinya secara pribadi maupun institusi kejaksaan, agar ke depan lebih cermat dan profesional dalam menangani perkara, khususnya yang menyangkut tuntutan berat seperti hukuman mati.

Dalam kesempatan yang sama, Arfian kembali menyampaikan apresiasi kepada Komisi III DPR RI yang telah memberikan perhatian serta koreksi terhadap kasus tersebut. Ia menilai masukan dari DPR menjadi bagian penting dalam perbaikan kinerja aparat penegak hukum.

“Sekali lagi kami mohon izin, mohon maaf atas kesalahan kami di persidangan kemarin. Kami berterima kasih kepada pimpinan Komisi III DPR atas koreksi dan atensinya. Ini akan menjadi bahan koreksi bagi kami,” ucapnya.

Menanggapi permohonan maaf tersebut, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyatakan pihaknya menerima permohonan maaf dari JPU Muhammad Arfian. Ia juga menilai persoalan tersebut dapat dianggap selesai, dengan catatan menjadi pelajaran bagi yang bersangkutan.

“Kita maafkan, dan kita berharap ini anak muda ke depan bisa belajar, bisa lebih bijak lagi dan bisa maju kariernya,” ujar Habiburokhman.

Habiburokhman juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyusun tuntutan, terutama dalam perkara yang berpotensi menjatuhkan hukuman mati. Ia mengingatkan bahwa setiap keputusan penuntutan harus mempertimbangkan aspek keadilan, proporsionalitas, dan fakta hukum yang kuat.

Sementara itu, dalam putusan yang dibacakan di Pengadilan Negeri Batam pada Kamis (5/3/2026), majelis hakim memutuskan bahwa Fandi Ramadhan terbukti bersalah dalam kasus yang menjeratnya. Namun, majelis hakim tidak sependapat dengan tuntutan hukuman mati yang diajukan jaksa.

Majelis hakim yang dipimpin oleh Tiwik, dengan hakim anggota Douglas Napitupulu dan Randi Jastian Afandi, menjatuhkan vonis pidana penjara selama lima tahun kepada Fandi.

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Fandi Ramadhan dengan pidana penjara selama 5 tahun,” ujar Ketua Majelis Hakim Tiwik saat membacakan amar putusan.

Putusan tersebut sekaligus memastikan bahwa Fandi lolos dari ancaman hukuman mati yang sempat menjadi sorotan publik. Kasus ini pun menjadi perhatian luas karena melibatkan jumlah barang bukti narkotika yang sangat besar, namun berujung pada vonis yang jauh lebih ringan dari tuntutan awal.

Peristiwa ini menimbulkan diskursus mengenai profesionalitas aparat penegak hukum, khususnya dalam merumuskan tuntutan pidana. Selain itu, kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya pengawasan internal serta peran lembaga legislatif dalam mengawal proses penegakan hukum agar tetap berjalan sesuai prinsip keadilan dan akuntabilitas. (Sumber : detiknews, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tugu Mihrab Hadir sebagai Ikon Desa Cupat, PT TIMAH Perkuat Dukungan Sarana Publik

    Tugu Mihrab Hadir sebagai Ikon Desa Cupat, PT TIMAH Perkuat Dukungan Sarana Publik

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) – Guna mendukung kemajuan daerah di wilayah operasional perusahaan, PT TIMAH (Persero) Tbk terus mendukung pengembangan sarana dan prasarana masyarakat termasuk di Desa Cupat, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. Kamis (13/8/2026) Salah satu bentuk dukungan PT TIMAH diwujudkan melalui pengembangan kawasan Tugu Mihrab yang menjadi salah satu ikon Desa Cupat. Sebelumnya, […]

  • Misteri Big Bos Tambang Timah Babel: Popo Disorot, Bukti Lapangan Kian Menguat

    Misteri Big Bos Tambang Timah Babel: Popo Disorot, Bukti Lapangan Kian Menguat

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BELITUNG) – Gelombang desakan publik semakin menguat agar aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan keterlibatan seorang pengusaha asal Sungailiat yang disebut-sebut dengan inisial “Popo” dalam jaringan tambang timah ilegal skala besar di Bangka Belitung. Meski yang bersangkutan berkali-kali membantah keterlibatannya melalui sejumlah pemberitaan, berbagai temuan lapangan justru memperkuat tekanan masyarakat agar penyidik […]

  • Dukungan PT Timah, Karimun Weekend Market Jadi Ajang Kebangkitan Ekonomi Lokal

    Dukungan PT Timah, Karimun Weekend Market Jadi Ajang Kebangkitan Ekonomi Lokal

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (KARIMUN) – PT Timah Tbk menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui partisipasinya pada Karimun Weekend Market, yang berlangsung di Bandara Raja Haji Abdullah, Karimun, pada 19 hingga 21 September 2025. Kegiatan ini menjadi ajang strategis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mempromosikan produk unggulan sekaligus memperluas jaringan pemasaran. […]

  • PT TIMAH Tbk Gelar Apel Akbar Bulan K3 Nasional 2026 di Kundur, Tegaskan Komitmen Zero Accident

    PT TIMAH Tbk Gelar Apel Akbar Bulan K3 Nasional 2026 di Kundur, Tegaskan Komitmen Zero Accident

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (KARIMUN) — PT TIMAH Tbk terus menegaskan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang kuat dan berkelanjutan. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan Apel Akbar Peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2026 yang digelar di Division Area Kundur, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (9/2/2026). Rabu (11/2/2026) Apel Akbar Bulan K3 Nasional Tahun 2026 […]

  • PT Timah Tbk Jadi Pionir Reklamasi Laut untuk Pertambangan Berkelanjutan

    PT Timah Tbk Jadi Pionir Reklamasi Laut untuk Pertambangan Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – PT Timah Tbk konsisten menunjukkan komitmennya dalam menjalankan pertambangan berkelanjutan melalui berbagai program reklamasi laut di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dan Provinsi Kepulauan Riau. Berbagai langkah strategis ditempuh perusahaan untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mulai dari penenggelaman artificial reef, fish shelter, transplantasi karang, hingga restocking biota laut. Senin (8/9/2025) Sejak […]

  • Tambang Timah Ilegal di Kompleks Pemkab Bangka Tengah Terkuak, Acing dan Fran Ditahan Polisi

    Tambang Timah Ilegal di Kompleks Pemkab Bangka Tengah Terkuak, Acing dan Fran Ditahan Polisi

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA TENGAH) – Kepolisian Resor Bangka Tengah kembali menetapkan dua tersangka baru dalam kasus penambangan timah ilegal yang beroperasi di wilayah Kompleks Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah. Aktivitas tambang ilegal tersebut diketahui berada di dalam area Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk, tepatnya di wilayah Benda, Bangka Tengah. Jum’at (30/1/2026) Dua tersangka yang […]

expand_less