KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Wakil Ketua I DPRD Kota Pangkalpinang, Hibir, menjadi sorotan setelah terlihat memejamkan mata dengan kepala tertunduk saat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (14/8/2026).
Momen tersebut terjadi saat Rapat Paripurna Istimewa Kedua Masa Persidangan III Tahun 2026 DPRD Kota Pangkalpinang yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pangkalpinang. Agenda utama rapat tersebut adalah mengikuti dan menyaksikan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan RI.
Dalam dokumentasi yang beredar, Hibir yang duduk di kursi pimpinan DPRD terlihat memejamkan mata dengan posisi kepala tertunduk ketika pidato Presiden Prabowo sedang berlangsung. Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian karena pidato kenegaraan merupakan salah satu agenda penting dalam rangkaian peringatan kemerdekaan Indonesia.
Momen itu juga ramai diperbincangkan setelah dokumentasi Hibir tersebar. Posisi Hibir yang terlihat seperti sedang tertidur membuat sebagian pihak mempertanyakan kondisi dan sikapnya saat mengikuti agenda resmi kenegaraan tersebut.
Namun, situasi tersebut ternyata tidak seperti yang dipersepsikan. Hibir mengaku sedang dalam kondisi kurang sehat ketika mengikuti rapat paripurna.
Di tengah berlangsungnya rapat, Hibir kemudian meninggalkan ruang sidang dan menemui sejumlah awak media yang berada di luar ruangan. Saat ditanya mengenai kondisinya, ia mengatakan sedang tidak enak badan dan membutuhkan waktu untuk beristirahat.
“Tengah dak nyamen badan (sedang tidak enak badan-red), izin istirahat dulu lah,” kata Hibir.
Keterangan tersebut menjelaskan bahwa kondisi fisik menjadi alasan Hibir memilih keluar dari ruang rapat sebelum seluruh rangkaian agenda selesai. Ia tidak secara khusus menyatakan bahwa dirinya tertidur saat pidato berlangsung.
Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza, turut memberikan penjelasan mengenai kondisi Hibir. Ia membenarkan bahwa Wakil Ketua I DPRD Kota Pangkalpinang tersebut memang sedang sakit saat mengikuti rapat paripurna.
Hertza juga menepis anggapan bahwa Hibir sengaja tidur atau tidak menghormati jalannya Pidato Kenegaraan Presiden.
“Iya. Beliau tuh sakit. Jadi kondisi beliau sakit, tapi enggak tidur!” kata Hertza saat diwawancarai, Jumat (14/8/2026).
Menurut Hertza, kondisi Hibir memang sudah terlihat kurang bugar selama berada di ruang rapat. Hibir disebut tampak lesu dan masih sempat berkomunikasi dengan sejumlah orang di sekitarnya sebelum akhirnya meminta izin untuk meninggalkan ruang sidang.
“Kadang-kadang ngobrol, lesu bawaannya. Minta izin pulang lah,” ujar Hertza.
Hertza menjelaskan bahwa dirinya sempat meminta Hibir untuk menunggu hingga agenda rapat selesai karena rangkaian acara tinggal berlangsung sebentar lagi. Namun, karena kondisi tubuh Hibir tidak fit, ia kemudian memberikan izin kepada yang bersangkutan untuk keluar dari ruang sidang.
“Saya bilang lah ini sebentar lagi sepertinya, dan beliau izin keluar sebentar saja,” katanya.
Ia meminta masyarakat tidak langsung menyimpulkan bahwa Hibir tertidur atau sengaja mengabaikan Pidato Kenegaraan Presiden. Menurutnya, kondisi kesehatan seseorang perlu menjadi pertimbangan, terlebih Hibir disebut sudah berusia lebih dari 60 tahun.
“Usia Pak Hibir itu sudah di atas 60. Terus dalam kondisi tidak fit seperti kita orang muda. Kondisinya tidak tidur, itu lesu, sakit gitu kan,” ujar Hertza.
Ia pun meminta kondisi tersebut dapat dimaklumi dan tidak dikaitkan dengan persoalan etika maupun penghormatan terhadap agenda kenegaraan.
“Jadi ya mohon dimaklumi lah kondisi beliau, seperti itu,” tambahnya.
Hertza juga menegaskan bahwa Hibir tetap mengikuti agenda rapat sebelum akhirnya meminta izin meninggalkan ruangan karena kondisi kesehatannya.
“Kasihan juga beliau, kondisinya memang enggak fit,” ujarnya.
Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Pangkalpinang tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Di antaranya Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, Ketua DPRD Kota Pangkalpinang Abang Hertza, jajaran pimpinan dan anggota DPRD, pejabat Pemerintah Kota Pangkalpinang, serta pejabat instansi vertikal.
Rangkaian rapat berlangsung dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sorotan terhadap Hibir muncul karena momen tersebut terjadi ketika Presiden Prabowo Subianto tengah menyampaikan pidato yang disaksikan secara langsung oleh peserta rapat melalui siaran yang ditayangkan di ruang paripurna.
Meski demikian, penjelasan dari Hibir dan Ketua DPRD Kota Pangkalpinang menunjukkan bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan kesehatan. Hibir mengaku sedang tidak enak badan, sementara Hertza menegaskan bahwa yang bersangkutan terlihat lesu dan sakit, bukan sengaja tidur saat mengikuti Pidato Kenegaraan.
Dengan adanya penjelasan tersebut, pihak DPRD Pangkalpinang berharap momen yang sempat menjadi sorotan tidak dipahami secara keliru. Kondisi kesehatan Hibir menjadi alasan utama dirinya terlihat kurang aktif selama mengikuti rapat dan kemudian memilih meninggalkan ruang sidang untuk beristirahat. (Sumber : Bangkapos.com, Editor : KBO Babel)

















