Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Viral! Kasus Bayi Al Zahyan Buka Lagi Luka Lama Pelayanan RSBT

Viral! Kasus Bayi Al Zahyan Buka Lagi Luka Lama Pelayanan RSBT

  • account_circle putri utami
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA BELITUNG) – Rumah Sakit Bhakti Timah (RSBT) kembali menjadi sorotan publik usai mencuatnya kasus dugaan kelalaian medis yang menimpa bayi berusia 11 bulan, Al Zahyan, hingga meninggal dunia. Kasus ini menjadi viral lantaran keluarga korban menilai penanganan pihak rumah sakit tidak maksimal. Rabu (10/9/2025)

RSBT sendiri merupakan satu-satunya rumah sakit di Bangka Belitung yang menyandang status milik badan usaha negara (BUMN). Dengan status tersebut, wajar bila masyarakat menaruh harapan tinggi agar rumah sakit plat merah ini memberikan pelayanan medis maksimal. Namun, harapan itu kerap berubah menjadi kekecewaan mendalam akibat sederet dugaan kelalaian yang berulang.

Kasus bayi Al Zahyan hanyalah satu dari rangkaian catatan buruk pelayanan RSBT. Dalam penelusuran jejak digital, dugaan kelalaian medis di rumah sakit ini telah berulang kali terjadi, meski tidak selalu mendapat sorotan luas.

Pada tahun 2024 lalu, kasus serupa menimpa seorang pasien kecelakaan lalu lintas bernama Novriansyah (19). Saat itu, keluarga korban menyatakan kekecewaannya terhadap dugaan pembiaran kondisi pasien yang mengalami luka parah di bagian kepala.

“Ketika pasien kritis dibawa ke RSBT, hanya mendapat alat pendeteksi detak jantung, oksigen, dan infus. Sementara luka di kepala – dengan darah yang terus mengucur – tanpa ada tindakan medis apapun, dengan alasan tidak ada BPJS serta penuhnya ruang ICU saat itu,” ungkap keluarga korban dalam pernyataannya pada media lokal.

Kasus lain yang tidak kalah heboh terjadi pada tahun 2017. Ketika itu, RSBT menjadi sorotan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akibat buruknya pelayanan terhadap pasien persalinan. Seorang ibu bernama Rahayu ditolak pihak rumah sakit dengan alasan ruangan bersalin penuh.

Pasien tersebut akhirnya harus dirujuk ke rumah sakit lain yang jaraknya cukup jauh. Namun perjalanan itu berakhir tragis. Rahayu melahirkan di dalam kendaraan sebelum tiba di rumah sakit rujukan. Kondisi semakin memilukan ketika bayi laki-laki yang lahir prematur tersebut akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama dua hari.

Tragedi demi tragedi yang menimpa pasien RSBT membuat masyarakat semakin kritis. Warga menilai rumah sakit plat merah itu belum mampu menunjukkan kualitas pelayanan yang sesuai ekspektasi. Apalagi, statusnya sebagai rumah sakit milik BUMN semestinya menjadi jaminan akan pelayanan kesehatan yang layak, adil, dan profesional.

Kasus-kasus tersebut kini menimbulkan pertanyaan besar tentang manajemen dan komitmen RSBT dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Kejadian berulang seperti ini menegaskan adanya permasalahan sistemik, mulai dari keterbatasan fasilitas, birokrasi pelayanan, hingga dugaan diskriminasi terhadap pasien non-BPJS.

Publik berharap agar pemerintah dan pihak terkait turun tangan serius mengevaluasi operasional RSBT. Tanpa perbaikan mendasar, bukan tidak mungkin kasus serupa akan kembali terjadi di masa mendatang.

Masyarakat menegaskan bahwa mereka tidak menuntut lebih dari sekadar hak dasar sebagai pasien. Harapan terbesar hanya agar RSBT sebagai rumah sakit milik negara mampu memberikan pelayanan medis terbaik, tanpa diskriminasi dan tanpa alasan yang merugikan keselamatan pasien.

Kini, sorotan tajam publik kembali tertuju pada manajemen RSBT pasca kasus bayi Al Zahyan yang meninggal dunia. Akankah rumah sakit plat merah ini berbenah? Atau justru kembali mengulang catatan kelam yang mencederai kepercayaan masyarakat? Waktu yang akan menjawabnya. (Sumber: Babelpos.id, Editor: KBO Babel)

  • Penulis: putri utami

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penegakan Hukum Dipertanyakan, 20 Ponton Tambang Timah Ilegal Kembali Muncul di Perairan Mentok

    Penegakan Hukum Dipertanyakan, 20 Ponton Tambang Timah Ilegal Kembali Muncul di Perairan Mentok

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) – Aktivitas tambang timah ilegal kembali menjadi sorotan di Kabupaten Bangka Barat. Sekitar 20 unit Ponton Isap Produksi (PIP) atau Tambang Inkonvensional (TI) Selam dilaporkan beroperasi di perairan Laut Keranggan, Kecamatan Mentok, selama dua malam berturut-turut. Rabu (17/6/2026) Kembalinya aktivitas tambang ilegal di kawasan tersebut memicu keresahan masyarakat pesisir, khususnya para […]

  • Klarifikasi Fandi Soal Isu Penipuan Dede Sunandar: “Saya Punya Bukti Transfer dan Chat Lengkap”

    Klarifikasi Fandi Soal Isu Penipuan Dede Sunandar: “Saya Punya Bukti Transfer dan Chat Lengkap”

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG)  — Usai namanya viral karena dituding menipu dan tidak membayar honor komedian Dede Sunandar, Fandi—pemilik Kirana Entertainment—akhirnya angkat bicara. Dalam klarifikasinya di program Ruang Tengah Bangkapos pada Kamis (9/10/2025), Fandi membeberkan kronologi lengkap permasalahan tersebut, sekaligus menunjukkan sejumlah bukti transaksi yang disebutnya sah dan bisa dipertanggungjawabkan. Sabtu (11/10/2025) Fandi mengatakan, sebelum tudingan […]

  • Jaksa Bongkar Operasi Media di Sidang Tipikor, Upaya Penggiringan Opini Terungkap

    Jaksa Bongkar Operasi Media di Sidang Tipikor, Upaya Penggiringan Opini Terungkap

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Jakarta) — Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkap rangkaian skenario operasi media dan upaya penggiringan opini publik yang diduga dilakukan untuk mempengaruhi jalannya proses hukum dalam sejumlah perkara besar, di antaranya kasus timah, impor gula, dan ekspor crude palm oil (CPO). Pengungkapan tersebut disampaikan dalam sidang perkara dugaan tindak pidana perintangan penyidikan atau obstruction […]

  • PT TIMAH Dukung Cantabile Tampil di China, Bawa Musik Melayu Bangka ke Kancah Asia

    PT TIMAH Dukung Cantabile Tampil di China, Bawa Musik Melayu Bangka ke Kancah Asia

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Kesempatan generasi muda Bangka Belitung untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya daerah ke panggung internasional kembali terbuka. PT TIMAH (Persero) Tbk turut mendukung Cantabile Musik Bangka yang akan mengikuti Rising Stars Festival 2026 by Asia All Star Festival di Zhengzhou, China, pada 16–19 Oktober 2026. Rabu (16/9/2026) Dukungan dari PT TIMAH […]

  • Pemkot Pangkalpinang Komitmen Wujudkan Sekolah Rakyat untuk Pengentasan Kemiskinan

    Pemkot Pangkalpinang Komitmen Wujudkan Sekolah Rakyat untuk Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Pemerintah Kota Pangkalpinang menegaskan komitmennya dalam mendukung Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Rabu (17/9/2025) Salah satu langkah nyata yang ditempuh yaitu melalui pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat miskin dan kelompok rentan melalui pendidikan informal yang partisipatif, inklusif, serta berbasis […]

  • Mengerikan! 12 Warga Babel Tewas Jadi Korban Serangan Buaya dalam Dua Tahun Terakhir

    Mengerikan! 12 Warga Babel Tewas Jadi Korban Serangan Buaya dalam Dua Tahun Terakhir

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Konflik antara manusia dan buaya masih menjadi ancaman nyata di sejumlah daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, tercatat 12 orang meninggal dunia akibat serangan satwa buas tersebut. Senin (8/9/2025) Kepala Kantor SAR Kota Pangkalpinang, I Made Oka Astawa, menyebutkan bahwa sejak 2024 hingga Agustus […]

expand_less