Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kasus Panas DJKA Kemenhub: Bupati Pati Sudewo Dipanggil KPK untuk Kedua Kalinya

Kasus Panas DJKA Kemenhub: Bupati Pati Sudewo Dipanggil KPK untuk Kedua Kalinya

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
  • visibility 150
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Bupati Pati, Sudewo alias Sudewa, untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan jalur kereta api wilayah Jawa Tengah/Solo Balapan di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Senin (22/9/2025)

Pemeriksaan ini dilakukan pada Senin (22/9/2025) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Ini merupakan kali kedua Sudewo diperiksa terkait perkara tersebut. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan agenda pemanggilan tersebut.

“KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi saudara SDW, terkait dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan jalur kereta api di lingkungan DJKA Kemenhub,” ujar Budi kepada wartawan.

Sudewo yang datang mengenakan batik tampak enggan memberikan komentar. Ia memilih langsung masuk ke lobi gedung KPK tanpa menjawab pertanyaan wartawan.

Pemeriksaan Kedua

Sebelumnya, pada Rabu (27/8/2025), Sudewo juga telah diperiksa penyidik KPK. Saat itu, ia menjalani pemeriksaan selama sekitar 6,5 jam. Seusai pemeriksaan, Sudewo menyampaikan bahwa dirinya telah memberikan keterangan sesuai yang diketahuinya.

“Saya dipanggil, dimintai keterangan sebagai saksi, semua pertanyaan saya jawab sejujurnya dan apa adanya,” kata Sudewo ketika ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (27/8/2025) sore.

Ia menambahkan, salah satu hal yang dikonfirmasi penyidik adalah mengenai sejumlah uang yang sempat diterimanya. Sudewo menegaskan uang tersebut merupakan bagian dari pendapatannya saat menjabat sebagai anggota DPR RI sebelum terpilih menjadi Bupati Pati.

“Kalau soal uang, itu juga ditanyakan dan sudah dijelaskan dalam pemeriksaan kira-kira dua tahun yang lalu, bahwa itu adalah uang pendapatan dari DPR RI. Semua rinci, ada pemasukan, pendapatan, ada pengurangan,” ujarnya.

Uang Rp3 Miliar Disita KPK

Nama Sudewo sebelumnya telah disebut dalam sidang kasus dugaan suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa di DJKA Kemenhub. Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang pada November 2023, jaksa KPK menghadirkan Sudewo sebagai saksi untuk terdakwa Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Bagian Tengah, Putu Sumarjaya, serta Pejabat Pembuat Komitmen BTP Jawa Bagian Tengah, Bernard Hasibuan.

Dalam persidangan itu, jaksa mengungkapkan bahwa KPK pernah menyita uang sejumlah Rp3 miliar dari kediaman Sudewo. Barang bukti tersebut berupa uang tunai dalam pecahan rupiah dan mata uang asing. Jaksa bahkan menunjukkan foto-foto uang hasil penyitaan di hadapan majelis hakim.

Sudewo kala itu membantah bahwa uang tersebut berasal dari praktik suap. Ia bersikeras bahwa uang itu merupakan gaji dan penghasilan sahnya selama menjabat sebagai anggota DPR serta hasil usaha yang dijalankan.

“Uang gaji dari DPR kan diberikan dalam bentuk tunai,” jelasnya di hadapan majelis hakim yang dipimpin oleh Hakim Ketua Gatot Sarwadi.

Jejak Politik Sudewo

Sudewo merupakan politisi yang pernah menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI sebelum akhirnya terpilih menjadi Bupati Pati. Karier politiknya kini mendapat sorotan publik akibat keterkaitannya dengan kasus DJKA Kemenhub.

Kasus korupsi yang menyeret sejumlah pejabat DJKA ini memang cukup besar skalanya. Proyek pembangunan jalur kereta api di wilayah Jawa Tengah diduga menjadi lahan praktik suap dan gratifikasi yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pejabat kementerian hingga pihak swasta.

Dalam perkembangan kasus ini, beberapa pejabat DJKA sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Putu Sumarjaya dan Bernard Hasibuan. Mereka didakwa menerima suap dalam pengadaan barang dan jasa yang berkaitan dengan pembangunan jalur kereta api.

Komitmen KPK

KPK menyatakan tetap konsisten untuk mengusut tuntas kasus ini. Pemeriksaan saksi-saksi, termasuk dari kalangan pejabat daerah maupun mantan anggota DPR seperti Sudewo, merupakan bagian dari upaya mengurai aliran dana dan memastikan keterlibatan para pihak yang diduga terlibat.

“Kami akan terus memanggil saksi-saksi yang relevan untuk memperkuat pembuktian. Semua keterangan sangat penting untuk mengungkap fakta hukum dalam kasus ini,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Meski Sudewo berkali-kali menegaskan bahwa uang yang dimilikinya berasal dari sumber sah, KPK tetap akan menelusuri kebenarannya. Penyidik disebut masih mendalami kaitan antara uang yang disita dengan proyek DJKA Kemenhub.

Menunggu Perkembangan

Kasus yang menjerat nama Sudewo ini diperkirakan masih akan terus bergulir. Dengan agenda pemeriksaan kedua, publik menunggu apakah KPK akan meningkatkan status Sudewo dari saksi menjadi tersangka, atau tetap memposisikannya sebagai saksi dalam perkara ini.

Sementara itu, pihak Sudewo hingga kini belum memberikan keterangan tambahan kepada publik di luar pernyataan singkatnya setelah pemeriksaan sebelumnya.

KPK dipastikan akan kembali mengumumkan hasil perkembangan penyidikan kasus DJKA Kemenhub dalam beberapa waktu ke depan. Publik pun menantikan langkah tegas lembaga antirasuah dalam menangani perkara besar yang menyeret banyak nama, termasuk seorang kepala daerah aktif seperti Bupati Pati. (Sumber : CNN Indonesia, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bea Cukai Ingatkan: Hisap Rokok Ilegal Bisa Dipenjara 5 Tahun dan Denda Rp200 Juta

    Bea Cukai Ingatkan: Hisap Rokok Ilegal Bisa Dipenjara 5 Tahun dan Denda Rp200 Juta

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Jakarta) — Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Barat mengingatkan masyarakat bahwa rokok ilegal bukan hanya merugikan negara, tetapi juga dapat menjerat siapa pun yang terlibat, termasuk pembeli dan pemakainya, dengan hukuman pidana berat. Rabu (22/10/2025) Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Barat, Finari Manan, menegaskan bahwa ancaman sanksi tidak hanya berlaku bagi […]

  • Tak Mampu Bertahan, Sejumlah Sekolah Swasta di Bangka Belitung Hentikan Operasional

    Tak Mampu Bertahan, Sejumlah Sekolah Swasta di Bangka Belitung Hentikan Operasional

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Sejumlah sekolah swasta di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menghadapi persoalan serius akibat terus menurunnya jumlah peserta didik baru. Kondisi tersebut membuat sebagian sekolah kesulitan mempertahankan kegiatan belajar mengajar karena tidak sebandingnya jumlah siswa dengan biaya operasional yang harus ditanggung. Rabu (29/7/2026) Sedikitnya tujuh sekolah tercatat telah berhenti beroperasi atau sedang dalam […]

  • Mobil Sehat PT TIMAH Tbk Diserbu Warga Cambai, Harapan Layanan Gratis Hadir Lebih Sering

    Mobil Sehat PT TIMAH Tbk Diserbu Warga Cambai, Harapan Layanan Gratis Hadir Lebih Sering

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA TENGAH) — Komitmen PT Timah Tbk dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui layanan Mobil Sehat yang hadir di Kantor Desa Cambai Selatan, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (14/11/2025). Kegiatan pelayanan kesehatan gratis ini mendapatkan sambutan antusias dari warga yang datang sejak pagi untuk memanfaatkan berbagai fasilitas pemeriksaan medis. Senin (17/11/2025) Layanan […]

  • IC Fest 2025: Wadah Kreativitas dan Bakat Pelajar di Babel

    IC Fest 2025: Wadah Kreativitas dan Bakat Pelajar di Babel

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Bangka) – Islamic Centre Festival (IC Fest) 2025 disambut antusias. Sebanyak seribu  peserta dari berbagai kabupaten/kota di Babel meramaikan event yang digelar Yayasan Bahrul Ulum Islamic Centre ini. Senin (13/10/2025) Kegiatan itu resmi dibuka Senin (13/10) pagi oleh Ketua Yayasan Bahrul Ulum Drs H Syaiful Zohri. Turut hadir sekretaris Yayasan Bahrul Ulum Drs […]

  • Prabowo Tambah Kekuatan Udara RI, 6 Jet Rafale Resmi Diserahkan ke TNI AU

    Prabowo Tambah Kekuatan Udara RI, 6 Jet Rafale Resmi Diserahkan ke TNI AU

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru kepada Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dalam acara yang digelar di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5/2026). Dalam seremoni tersebut, Prabowo menyerahkan enam unit pesawat tempur multirole combat aircraft (MRCA) Rafale, empat unit pesawat angkut […]

  • Harga Timah Menguat dan Tambang Ilegal Ditertibkan, Kinerja TINS Berpeluang Bangkit

    Harga Timah Menguat dan Tambang Ilegal Ditertibkan, Kinerja TINS Berpeluang Bangkit

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Prospek kinerja PT Timah Tbk (TINS) pada 2026 dinilai semakin cerah seiring membaiknya harga timah global dan langkah tegas pemerintah dalam menertibkan aktivitas tambang ilegal. Meski masih menghadapi tekanan pada sisi produksi dan pendapatan, lonjakan laba bersih TINS pada kuartal III-2025 menjadi sinyal awal pemulihan fundamental emiten timah pelat merah tersebut. […]

expand_less