KBOBABEL.COM (BALUN IJUK) — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pertanian melalui kolaborasi dengan Yayasan JHL Merah Putih Kasih atau JHL Foundation. Jum’at (4/9/2026)
Komitmen tersebut ditandai dengan penyerahan Beasiswa Kelapa 2026 kepada mahasiswa Jurusan Pertanian Universitas Bangka Belitung (UBB), Rabu (2/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Balai Betason, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UBB), Desa Balun Ijuk, Kabupaten Bangka, itu juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Perjanjian Kerja Sama (PKS), serta penyerahan Beasiswa Kerja Sama Pemprov Babel Tahap I Tahun Anggaran 2026.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Kesehatan, Plt Kepala Dinas Pendidikan, Plt Kepala Biro Umum, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan.
Kedatangan rombongan gubernur disambut dengan Tari Sambut di lobi FKIK UBB sebelum memasuki lokasi acara.
100 Mahasiswa Pertanian Terima Beasiswa
Beasiswa Kelapa 2026 dari JHL Foundation diberikan kepada 100 mahasiswa Program Studi Agroteknologi dan Agribisnis UBB.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen JHL Foundation untuk mencetak 1.000 sarjana pertanian dan peternakan unggul di Indonesia.
Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa pembiayaan pendidikan. Program beasiswa tersebut juga mencakup pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan biaya hidup bulanan mahasiswa.
Dengan dukungan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu tanpa terlalu terbebani persoalan biaya. Lebih jauh, program ini diarahkan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sekaligus mempersiapkan calon pemimpin yang mampu berkontribusi terhadap perkembangan sektor pertanian modern.
Penyerahan beasiswa secara simbolis dilakukan Ketua Dewan Pembina JHL Foundation, Jerry Hermawan Lo, bersama Rektor UBB Prof. Dr. Ibrahim kepada perwakilan mahasiswa.
Dua mahasiswa yang menerima secara simbolis yakni Sela Serlina dari Program Studi Agribisnis dan M. Farel Alfarezy dari Program Studi Agroteknologi.
Program tersebut dinilai penting karena kebutuhan terhadap sumber daya manusia muda di bidang pertanian terus meningkat. Pengembangan sektor pertanian tidak hanya membutuhkan tenaga kerja, tetapi juga generasi muda dengan pengetahuan akademik, kemampuan inovasi, dan jiwa kewirausahaan.
Pemprov Babel Salurkan Beasiswa Rp195 Juta
Selain Beasiswa Kelapa dari JHL Foundation, Pemprov Babel juga menyerahkan Bantuan Beasiswa Kerja Sama Tahap I TA 2026.
Bantuan tersebut memiliki nilai total Rp195 juta dan diberikan kepada 73 mahasiswa.
Penyerahan secara simbolis dilakukan Gubernur Hidayat Arsani kepada perwakilan mahasiswa, Nabila Deviya Sari dan Apryadi Safatra.
Hidayat mengapresiasi kolaborasi antara Pemprov Babel, JHL Foundation dan jajaran UBB dalam mendukung mahasiswa.
Menurutnya, bantuan pendidikan merupakan bentuk investasi terhadap masa depan daerah. Karena itu, para penerima beasiswa diminta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Beasiswa ini adalah amanah dan kepercayaan besar. Saya berharap para penerima bantuan dapat memanfaatkannya secara maksimal untuk membakar semangat belajar, sehingga kelak lahir lulusan pertanian yang berkarakter, inovatif, serta siap memajukan perekonomian daerah,” tegas Hidayat.
Ia berharap mahasiswa penerima beasiswa tidak berhenti pada pencapaian akademik. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka diharapkan mampu membawa pengetahuan yang diperoleh untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
Terlebih, Bangka Belitung memiliki potensi sumber daya pertanian yang perlu dikembangkan dengan pendekatan yang lebih modern dan inovatif.
JHL Foundation Soroti Regenerasi Petani
Ketua Dewan Pembina JHL Foundation, Jerry Hermawan Lo, mengatakan dukungan terhadap mahasiswa pertanian berangkat dari persoalan regenerasi dan kualitas sumber daya manusia di sektor tersebut.
Menurut Jerry, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah serta kondisi iklim yang memungkinkan kegiatan pertanian berlangsung sepanjang tahun.
Namun, sektor pertanian masih menghadapi tantangan berupa usia petani yang relatif tua dan rendahnya tingkat pendidikan tinggi di bidang tersebut.
“Indonesia dianugerahi sumber daya alam yang melimpah ruah dan iklim yang memungkinkan kita bercocok tanam sepanjang tahun. Namun saat ini, rata-rata petani kita berusia di atas 45 tahun dan tingkat pendidikan tinggi di sektor ini masih sangat kurang,” ungkap Jerry.
Melalui program beasiswa tersebut, JHL Foundation menargetkan lahirnya generasi muda yang memiliki kompetensi dan mampu menjadi penggerak pertanian Indonesia.
Jerry mengatakan, pihaknya ingin para penerima beasiswa menjadi lulusan yang siap bekerja, mampu mengedukasi masyarakat, serta memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi komoditas pertanian Nusantara.
“Misi kami adalah memperbaiki kualitas sumber daya manusia dengan mencetak 1.000 sarjana pertanian. Kami ingin anak-anak muda ini siap pakai, mampu mengedukasi masyarakat, serta mengembalikan kejayaan rempah dan komoditas pertanian Nusantara di mata dunia,” katanya.
Mahasiswa Diminta Serius Menyelesaikan Studi
Bagi mahasiswa penerima beasiswa, dukungan tersebut menjadi tambahan motivasi untuk menyelesaikan pendidikan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
Salah satu penerima beasiswa, Elvira, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan Pemprov Babel dan JHL Foundation.
Ia berharap beasiswa tersebut tidak hanya meringankan beban mahasiswa, tetapi juga menjadi dorongan untuk meningkatkan prestasi akademik dan menyelesaikan studi dengan baik.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Hidayat Arsani dan Bapak Jerry Hermawan Lo atas bantuan beasiswa ini,” tutur Elvira.
Ia juga berharap para penerima beasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi sektor pertanian setelah menyelesaikan pendidikan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan suasana penuh keakraban. Mantan vokalis grup band Drive, Anji, bersama pengusaha Jhon LBF hadir dan turut bernyanyi bersama mahasiswa penerima beasiswa serta para tamu undangan.
Kehadiran keduanya menjadi penutup kegiatan sekaligus memberikan hiburan bagi para mahasiswa.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemprov Babel dan JHL Foundation berharap dukungan pendidikan dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi muda yang kompeten, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan pertanian.
Program beasiswa juga diharapkan tidak sekadar membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan, tetapi mampu melahirkan sarjana pertanian yang dapat menjadi penggerak ekonomi dan pembangunan daerah di masa mendatang. (Mung Harsanto/KBO Babel)











