Kebakaran Serdang Jadi Sorotan, Didit Desak Setiap Kecamatan di Babel Miliki Mobil Damkar

Kebakaran Permukiman Serdang Berulang Jadi Peringatan, Didit Desak Kesiapsiagaan Damkar Diperkuat

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA SELATAN) — Kebakaran yang melanda permukiman warga di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kabupaten Bangka Selatan, menjadi perhatian serius Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya. Peristiwa tersebut dinilai perlu menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi bencana kebakaran. Senin (12/10/2026)

Didit mendorong agar setiap kecamatan di wilayah Bangka Belitung memiliki mobil pemadam kebakaran (damkar). Menurutnya, ketersediaan armada di tingkat kecamatan sangat penting untuk mempercepat waktu respons ketika kebakaran terjadi, terutama di kawasan permukiman yang jauh dari pusat layanan pemadam kebakaran.

banner 336x280

Dorongan itu disampaikan Didit saat meninjau lokasi kebakaran di Dusun Serdang, Minggu (11/10/2026).

“Babel ini butuh mobil kebakaran per kecamatan kelihatannya. Ini harus, karena kerapnya selalu ada setiap tahun,” kata Didit di lokasi kejadian.

Menurut Didit, keberadaan mobil damkar di setiap kecamatan dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem penanganan kebakaran. Dengan dukungan armada yang lebih dekat dengan masyarakat, petugas diharapkan dapat menjangkau lokasi kejadian lebih cepat sehingga risiko meluasnya api dapat ditekan.

Ia menilai, penanganan kebakaran tidak cukup hanya mengandalkan tindakan setelah peristiwa terjadi. Pemerintah daerah juga perlu membangun sistem kesiapsiagaan yang lebih baik, mulai dari ketersediaan sarana dan prasarana, kesiapan personel, hingga koordinasi antarlembaga.

Perlu Evaluasi dan Penguatan Koordinasi

Didit menegaskan, kebakaran di Dusun Serdang harus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi kemampuan penanggulangan kebakaran di wilayah Bangka Belitung.

Evaluasi tersebut diperlukan agar berbagai kendala dalam penanganan kejadian serupa dapat diidentifikasi. Dengan demikian, pemerintah dapat menentukan kebutuhan armada, perlengkapan pemadaman, serta dukungan personel sesuai dengan kondisi setiap wilayah.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, serta instansi terkait dalam menangani dampak kebakaran.

Menurutnya, upaya membantu warga terdampak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Penanganan tidak hanya berkaitan dengan pemadaman api, tetapi juga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan langkah pemulihan setelah kejadian.

Didit berharap laporan dari pemerintah kabupaten kepada gubernur dapat menjadi dasar untuk mengoordinasikan langkah penanganan lanjutan. Melalui laporan tersebut, kebutuhan warga dan dukungan yang diperlukan dapat dipetakan agar penanganan berjalan lebih terarah.

Ia berharap pemerintah daerah dapat menindaklanjuti kondisi di lapangan dengan langkah konkret, termasuk mengevaluasi kebutuhan sarana pemadam kebakaran di tingkat kecamatan.

Apresiasi Solidaritas Masyarakat

Selain menyoroti kesiapsiagaan pemerintah, Didit turut mengapresiasi kepedulian masyarakat yang memberikan bantuan kepada warga terdampak kebakaran.

Menurutnya, bantuan yang terkumpul di posko menunjukkan adanya solidaritas masyarakat Bangka Belitung terhadap warga yang sedang menghadapi musibah. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar korban selama masa penanganan darurat.

Didit juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta seluruh instansi yang terlibat dalam penanganan kebakaran di Dusun Serdang.

Ia menilai keterlibatan berbagai unsur tersebut penting untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan dengan baik, sekaligus membantu masyarakat menghadapi dampak bencana.

Didit berharap seluruh pihak dapat terus memperkuat kerja sama, baik dalam penanganan darurat maupun upaya pencegahan. Kesiapsiagaan yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mengurangi risiko dan dampak kebakaran di kawasan permukiman.

Ia menegaskan, peristiwa di Dusun Serdang harus menjadi pengingat bahwa kesiapan menghadapi kebakaran perlu dibangun secara berkelanjutan. Penyediaan mobil damkar di setiap kecamatan menjadi salah satu usulan yang perlu dikaji serius agar pelayanan penanggulangan kebakaran semakin cepat dan efektif di Bangka Belitung. (Dani Samjaya Sulaiman/KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed