LDKO SMKN 1 Mendo Barat di Kelekak Bangka, Tanamkan Kepemimpinan dan Cinta Lingkungan
- account_circle Eqi Fitri Marehan
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto : Green Leadership Indonesia bersama Komunitas Kelekak Bangka turut mendukung pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi Siswa Intra Sekolah (LDKO) SMK Negeri 1 Mendo Barat Tahun 2026, yang berlangsung pada Kamis (5/11/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KBOBABEL.COM (MENDO BARAT) — Kawasan Kelekak Bangka, Desa Zed, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, bukan hanya sekadar destinasi wisata alam, melainkan kini bertransformasi menjadi ruang pembelajaran yang bermakna bagi generasi muda. Green Leadership Indonesia bersama Komunitas Kelekak Bangka turut mendukung pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi Siswa Intra Sekolah (LDKO) SMK Negeri 1 Mendo Barat Tahun 2026, yang berlangsung pada Kamis (5/11/2026). Jum’at (6/11/2026)
Kegiatan ini dirancang untuk membangun karakter kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan organisasi di kalangan para pengurus OSIS. Pembelajaran dilaksanakan secara langsung di alam terbuka, menggabungkan penyampaian materi, diskusi kelompok, serta aktivitas interaktif yang mendorong keterlibatan aktif seluruh peserta.

Kepemimpinan Pemuda Hijau: Memimpin Juga Berarti Menjaga Alam
Ahmad Juliyanta dari Green Leadership Indonesia hadir sebagai pemateri dengan tema “Kepemimpinan Pemuda Hijau”. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa kepemimpinan yang baik tidak hanya soal memimpin orang lain, tetapi juga soal keteladanan, integritas, keberanian mengambil keputusan, dan kemampuan bekerja sama.
“Seorang pemimpin tidak hanya bertugas mengatur organisasi, tetapi harus mampu menggerakkan orang lain, membangun kerja sama tim, menyelesaikan masalah, dan menciptakan perubahan positif,” ujar Ahmad Juliyanta.
Lebih jauh, ia memperkenalkan konsep kepemimpinan lingkungan. Para peserta diajak memahami bahwa kepedulian terhadap alam — mulai dari pengurangan sampah plastik, penghijauan, hingga pelestarian hutan — merupakan bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab seorang pemimpin masa kini.
Kelekak Bangka: Warisan Alam dan Budaya yang Harus Dijaga
Sementara itu, Andre Z dari Komunitas Kelekak Bangka memperkenalkan peserta pada kekayaan alam dan budaya yang dimiliki kawasan tersebut. Materi yang disampaikan mencakup keberadaan kelekak sebagai warisan ekologis, pentingnya menjaga kelestarian hutan, pengenalan keanekaragaman hayati lokal, serta kearifan lokal masyarakat Bangka dalam menjaga alam.
“Pelestarian alam bukan tugas satu pihak saja, melainkan tanggung jawab kita bersama, lintas generasi. Mengenal Kelekak Bangka berarti mencintai identitas daerah kita sendiri,” ungkap Andre Z.

Belajar di Luar Kelas, Bangun Pengalaman Berbeda
Nina Novita Sari, S.Pd., selaku Pembina OSIS SMK Negeri 1 Mendo Barat, menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, membawa siswa belajar langsung di alam terbuka memberikan pengalaman yang berbeda dan mendalam dibandingkan pembelajaran di dalam ruang kelas.
“Kami berharap melalui LDKO ini para pengurus OSIS dapat semakin kompak, berkreativitas, dan melahirkan gagasan-gagasan positif untuk kemajuan sekolah. Semangat kepemimpinan yang dibangun hari ini dapat terwujud dalam kegiatan-kegiatan nyata di sekolah maupun lingkungan masyarakat,” harap Nina Novita Sari.
Kepemimpinan Sejati: Memimpin Manusia dan Menjaga Alam
Menutup kegiatan, Ahmad Juliyanta dan Andre Z berharap peserta LDKO tidak hanya pulang dengan bekal kemampuan organisasi semata, tetapi juga tumbuh menjadi generasi pemimpin muda yang berkarakter, berintegritas, dan peduli lingkungan.
“Kawasan Kelekak Bangka mengajarkan kita bahwa kepemimpinan sejati bukan hanya tentang bagaimana memimpin manusia, melainkan juga bagaimana kita bertanggung jawab menjaga alam, agar generasi mendatang masih dapat mewarisi lingkungan yang sehat dan lestari,” pungkas mereka. (Eqi Fitri Marehan/KBO Babel)
- Penulis: Eqi Fitri Marehan
- Editor: Sri Rezeki





Saat ini belum ada komentar