Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bangka Barat » “Mau Tak Mau!” Bupati Markus Pangkas TPP PNS Bangka Barat untuk Tutupi Defisit Rp52 Miliar

“Mau Tak Mau!” Bupati Markus Pangkas TPP PNS Bangka Barat untuk Tutupi Defisit Rp52 Miliar

  • account_circle putri utami
  • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
  • visibility 111
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) – Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat (Pemkab Babar) mengaku pasrah dengan kebijakan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang diterapkan pemerintah daerah. Kebijakan ini diambil menyusul kondisi keuangan Pemkab Babar yang mengalami defisit anggaran hingga mencapai Rp52 miliar pada tahun 2025. Selasa (8/7/2025)

Para PNS menyatakan memahami kondisi sulit tersebut dan siap menyesuaikan diri dengan kebijakan pimpinan.

“Intinya tidak ada masalah, kami pahami kondisi keuangan Pemkab Bangka Barat yang lagi defisit anggaran. Kami sebagai ASN bisa menyesuaikan diri,” ungkap salah seorang pegawai ASN di Pemkab Babar dilansir Bangkapos.com, Senin (7/7/2025).

“Karena kami bagaimanapun merupakan ASN tetap mengikuti arahan pimpinan. Dengan adanya kebijakan dari pimpinan tidak mengurangi kinerja dan pelayanan kami ke masyarakat,” lanjutnya.

Mereka juga berharap kondisi keuangan daerah dapat segera stabil agar kesejahteraan pegawai kembali membaik.

“Sudah ada gaji pokok juga dan TPP disesuaikan karena kemampuan daerah masing-masing. Kita berharap kondisi Pemkab Babar segera normal kembali dan tentunya upaya peningkatan kesejahteraan lebih baik lagi nanti ke depan untuk PNS dan pegawai Pemkab Babar,” harapnya.

Bupati Markus: Penyesuaian TPP adalah Jalan Terakhir

Bupati Bangka Barat, Markus, mengungkapkan bahwa kebijakan pemotongan TPP ASN merupakan langkah yang terpaksa diambil untuk menyelamatkan keuangan daerah dari defisit yang semakin melebar.

Menurut Markus, selain menutupi defisit, kebijakan yang ia sebut sebagai “penyesuaian TPP” ini juga ditujukan untuk membayar sejumlah utang Pemkab Babar kepada pihak ketiga yang telah menyelesaikan berbagai proyek pada tahun anggaran 2024, serta utang kepada BPJS Kesehatan.

“Ada penyesuaian TPP, karena melihat kondisi keuangan kita. Salah satu penyebabnya karena kita ada utang di APBD 2024. Kurang lebih Rp48,5 miliar ke pihak ketiga dan juga ada utang BPJS Kesehatan kurang lebih Rp12 miliar. Jadi, mau tidak mau setelah saya pikir satu bulan ini, secara matang. Terpaksa kami harus menyesuaikan TPP ASN,” tegas Markus kepada wartawan, Senin (7/7/2025) di kantor Bupati Babar.

Markus mengaku kebijakan ini diambil setelah melalui pertimbangan panjang selama satu bulan penuh. Ia juga menyebutkan bahwa kebijakan penyesuaian TPP hanya berlaku bagi ASN, sementara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak akan terdampak.

“PPPK tidak ada penyesuaian, hanya untuk PNS. Jadi nanti bakal dihitung oleh tim, yang terbesar dari Sekda, menyesuaikan TPP-nya. Kondisi ini sebenarnya berat sekali, tetapi untuk menyesuaikan ini. Karena tahun kemarin utang besar, sudah ditegur BPK perwakilan Pangkalpinang bahwa utang ini tidak boleh lagi seperti ini,” jelas Markus.

Tegur TAPD dan Evaluasi Anggaran

Markus juga menegaskan bahwa ia telah menyampaikan langsung kebijakan penyesuaian TPP dan kondisi keuangan daerah tersebut kepada seluruh ASN dan PPPK saat apel pagi di halaman kantor Pemkab Bangka Barat.

Menurutnya, para ASN dan PPPK di lingkungan Pemkab Babar memahami kondisi keuangan daerah yang sedang sulit.

“Saya sampai di apel, karena ini tidak pernah terjadi sejarah dari Bangka Barat berdiri sampai sekarang. Saya juga sudah menegur TAPD, karena bagi saya TAPD tidak cermat dalam menyusun anggaran di 2024, sehingga menimbulkan utang sebesar ini,” keluh Markus.

Selain pemotongan TPP, sejumlah anggaran lain juga dilakukan penyesuaian oleh Pemkab Babar, termasuk biaya perjalanan dinas hingga honor-honor kegiatan bupati.

“Anggaran perjalanan dinas banyak dipotong, termasuk honor-honor bupati. Honor kegiatan disesuaikan. Karena melihat kondisi keuangan. Kami sampaikan ke PNS untuk memaklumi, karena adanya utang tahun kemarin yang harus dibayarkan, dan ini bukan saya yang buat,” kata Markus.

Harapan Pemkab Babar untuk Tahun Depan

Markus berharap kondisi keuangan Pemkab Bangka Barat dapat kembali pulih pada tahun mendatang sehingga kebijakan penyesuaian seperti ini tidak perlu diterapkan lagi.

“Kita berharap tahun depan tidak seperti ini lagi. Kami akan cermat menyusun anggaran, terutama program-program prioritas untuk dapat dilaksanakan. Kedepan kita harus cermat, dan mencari pendapatan untuk APBD tahun depan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kebijakan ini merupakan langkah cepat dan tepat yang harus diambil untuk menjaga stabilitas keuangan daerah agar roda pemerintahan dan pelayanan publik tidak terganggu.

Sementara itu, para ASN di lingkungan Pemkab Bangka Barat juga berharap pemerintah daerah dapat segera menemukan solusi agar kondisi keuangan daerah tidak terus mengalami defisit.

(Sumber: Bangka Pos, Editor: KBO Babel)

  • Penulis: putri utami

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seleksi Kelas Beasiswa PT TIMAH Jadi Harapan Baru, Orang Tua Beri Dukungan Penuh

    Seleksi Kelas Beasiswa PT TIMAH Jadi Harapan Baru, Orang Tua Beri Dukungan Penuh

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA) – Sebanyak 63 pelajar dari berbagai wilayah operasional PT Timah (Persero) Tbk saat ini tengah mengikuti tahapan seleksi lanjutan Program Kelas Beasiswa PT TIMAH (Persero) Tbk pada SMAN 1 Pemali untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Rabu (6/5/2026) Dari total 194 pendaftar, sebanyak 63 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahapan […]

  • Mendukbangga Wihaji: Program MBG Khusus 3B di Babel Berjalan Baik dan Sesuai Standar Pemerintah

    Mendukbangga Wihaji: Program MBG Khusus 3B di Babel Berjalan Baik dan Sesuai Standar Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga), Wihaji, melakukan peninjauan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk memastikan pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah. Jum’at (7/8/2026) Kunjungan tersebut […]

  • Adelia Saragih Klarifikasi: Laporan ke Hellyana Sepenuhnya Urusan Pribadi

    Adelia Saragih Klarifikasi: Laporan ke Hellyana Sepenuhnya Urusan Pribadi

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Polemik antara Adelia Saragih dan Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, kembali menjadi sorotan publik. Hal ini muncul setelah beredar video wawancara Hellyana bersama Andi Kusuma yang membahas soal utang-piutang yang dilaporkan Adelia, memicu beragam spekulasi di media sosial. Rabu (12/11/2025) Dalam klarifikasi resmi yang disampaikan Selasa (11/11/2025), Adelia Saragih menegaskan […]

  • Berkas Perkara Abdul Wahid Rampung, Sepmi Riau Desak Kepastian Gubernur Definitif

    Berkas Perkara Abdul Wahid Rampung, Sepmi Riau Desak Kepastian Gubernur Definitif

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Riau) – Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (Sepmi) Provinsi Riau mendesak DPRD Provinsi Riau untuk segera memastikan penetapan gubernur definitif menyusul rampungnya berkas perkara Abdul Wahid. Rabu (11/3/2026) Sepmi menilai kepastian kepemimpinan di Provinsi Riau sangat penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan serta memastikan program pembangunan daerah berjalan secara maksimal. Sekretaris Sepmi Riau, Tengku Ibnul […]

  • Ketua Umum PP Japto Disebut Terima Gratifikasi Tambang, KPK Lakukan Pendalaman

    Ketua Umum PP Japto Disebut Terima Gratifikasi Tambang, KPK Lakukan Pendalaman

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyoroti dugaan praktik gratifikasi yang melibatkan Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP) Japto Soerjosoemarno. Penyidik KPK menduga Japto menerima jatah bulanan dari pengamanan tambang batu bara yang dioperasikan oleh tersangka korporasi terkait mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari. Dugaan ini menjadi bagian dari penyidikan kasus gratifikasi per […]

  • Mangkir dari Panggilan, Terpidana Korupsi Sandri Alasta Ditangkap dan Dieksekusi ke Lapas Tua Tunu

    Mangkir dari Panggilan, Terpidana Korupsi Sandri Alasta Ditangkap dan Dieksekusi ke Lapas Tua Tunu

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Kejaksaan Negeri Pangkalpinang akhirnya berhasil mengeksekusi Sandri Alasta bin Aida, terpidana kasus tindak pidana korupsi dalam perkara penyalahgunaan pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Bank Sumsel Babel. Penangkapan dilakukan pada Kamis, 31 Juli 2025, sekitar pukul 17.30 WIB di kawasan Perumahan Azzahra 3, Jalan Jalur Dua Dealova, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang. […]

expand_less