Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Panas di Banmus DPRD Babel: M Zen Sentil Me Hoa, ALMASTER Tuding Rudianto Tjen Sembunyikan Rp3 Triliun Aset

Panas di Banmus DPRD Babel: M Zen Sentil Me Hoa, ALMASTER Tuding Rudianto Tjen Sembunyikan Rp3 Triliun Aset

  • account_circle kbobabelgroup@gmail.com
  • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
  • visibility 118
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Suasana rapat di ruang Banmus DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berubah panas. Aliansi Masyarakat Terzolimi (ALMASTER) datang dengan tujuh tuntutan utama, namun puncak tensi terjadi saat nama anggota DPR RI dapil Babel, Rudianto Tjen, digemakan lantang oleh massa. Senin (8/9/2025).

Di tengah dialog terbuka, M Zen, salah satu orator sekaligus Ketua DPD LSM Topan-RI Babel, menantang Fraksi PDI Perjuangan melalui anggota DPRD Me Hoa.

Tuntutannya jelas: DPRD Babel harus segera membuat rekomendasi resmi ke KPK dan Kejaksaan Agung RI untuk memeriksa dugaan manipulasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Rudianto Tjen.

“Kalau memang bersih, kenapa takut diperiksa? Kami ingin DPRD mengambil sikap, minimal mengirimkan surat resmi ke KPK dan Kajagung agar kasus ini terang benderang,” kata M Zen.

Caption : Massa Almaster (Aliansi Masyrakat Terzholimi) saat berorasi sebelum bertemu dengan pimpinan DPRD Babel, Senin (8/9/2025)

Me Hoa Balik Menjawab, Suasana Memanas

 Namun, tantangan itu segera direspons oleh Me Hoa, anggota DPRD Babel dari Fraksi PDI Perjuangan. Dengan nada datar namun sarat emosi, ia menegaskan bahwa apa yang diminta M Zen bukanlah kewenangan legislatif daerah.

“Itu ranah lembaga yudikatif. Bukan wewenang DPRD untuk memeriksa atau menyurati KPK. Ada mekanisme hukum yang harus dihormati,” jawab Me Hoa.

Jawaban tersebut justru memantik reaksi keras dari M Zen. Ia menilai sikap Me Hoa bukan hanya menghindar, tapi juga memperlihatkan arogansi politik.

“Kami tidak bicara soal teknis hukum. Kami bicara soal sikap politik. Apa sikap Fraksi PDI Perjuangan terkait dugaan ini? Itu saja yang kami minta. Kenapa jawabannya justru seperti defensif, bahkan terkesan marah?” sentil M Zen.

Suasana makin panas ketika M Zen menyinggung citra publik Me Hoa. “Dalam berbagai kesempatan, Ibu sering bilang bahwa Ibu sosok Rudianto Tjen adalah malaikat politik. Kalau begitu, seorang malaikat tidak boleh salah, bukan? Tapi kenapa saat ditanya tentang hal krusial, Ibu justru berang?” kata M Zen, membuat beberapa hadirin bersorak.

KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Suasana rapat di ruang Banmus DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berubah panas. Aliansi Masyarakat Terzolimi (ALMASTER) datang dengan tujuh tuntutan utama, namun puncak tensi terjadi saat nama anggota DPR RI dapil Babel, Rudianto Tjen, digemakan lantang oleh massa. Senin (8/9/2025).

Caption : Massa Almaster Babel saat berorasi di depan kantor DPRD Babel, Senin (8/9/2025)

Mendengar itu, Me Hoa tampak berusaha menahan diri. Namun, ekspresinya terlihat tak bisa menyembunyikan kekesalan.

“Saya bukan malaikat! Jangan memelintir ucapan saya. Saya hanya manusia, punya keterbatasan, dan tetap bekerja sesuai kewenangan. Jangan pancing emosi!” jawabnya, dengan nada meninggi.

Dialog  tersebut nyaris berubah jadi adu mulut. Pimpinan DPRD Babel, Eddy Iskandar, bahkan sempat turun tangan menenangkan ruangan. Tetapi tensi sudah terlanjur meninggi, memperlihatkan jurang komunikasi yang tajam antara aspirasi rakyat dan respons wakil rakyat.

Dugaan Aset Tersembunyi Rp3 Triliun

ALMASTER menilai, persoalan yang disuarakan bukan sekadar opini liar. Mereka mengklaim telah mengumpulkan data dan investigasi masyarakat sipil yang menunjukkan adanya dugaan penyamaran aset besar-besaran.

Dalam laporan resmi LHKPN, kekayaan Rudianto Tjen hanya tercatat sekitar Rp141 miliar. Namun, berdasarkan penelusuran ALMASTER, terdapat dugaan aset tersembunyi mencapai Rp3 triliun, yang disebut-sebut dikendalikan melalui pihak ketiga agar tidak muncul dalam laporan resmi.

KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Suasana rapat di ruang Banmus DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berubah panas. Aliansi Masyarakat Terzolimi (ALMASTER) datang dengan tujuh tuntutan utama, namun puncak tensi terjadi saat nama anggota DPR RI dapil Babel, Rudianto Tjen, digemakan lantang oleh massa. Senin (8/9/2025).

Caption : Perwakilan massa Almaster Babel saat menyampaikan tuntutan dan pernyataan sikap mereka, Senin (8/9/2025)

Aset yang dipersoalkan meliputi:

  • Sekitar 20.000 hektar kebun sawit di Bangka Belitung
  • Dua pabrik kelapa sawit (PKS)
  • Dua kapal isap produksi timah (KIP Bintang Samudera)
  • Vila dan lahan luas di Kampung Jeruk, Bangka Tengah
  • Sebuah hotel mewah di Belitung

 

“Kalau laporan hanya Rp141 miliar, tapi lapangan menunjukkan aset sawit, pabrik, KIP, bahkan hotel mewah, ini jelas ada masalah. Kalau benar ada penyembunyian, itu kategori false report. Bisa dijerat pidana korupsi,” tegas M Zen, kembali menantang DPRD agar tidak diam.

“Jawaban Emosional” Me Hoa Disorot

Bagi ALMASTER, jawaban Me Hoa justru menjadi cermin bagaimana DPRD abai terhadap aspirasi rakyat. “Kami hanya minta jawaban tenang, tapi beliau menjawab dengan emosi. Padahal rakyat butuh kepastian sikap, bukan alasan prosedural. Kami kecewa,” ungkap M Zen seusai pertemuan.

Kritik ini bukan sekadar menyoal Rudianto Tjen, tetapi juga menyentil legitimasi DPRD Babel di mata masyarakat. ALMASTER menilai wakil rakyat seharusnya berani bersuara lantang terhadap dugaan penyimpangan, bukan sekadar bersembunyi di balik alasan ‘itu bukan kewenangan kami’.

KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Suasana rapat di ruang Banmus DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berubah panas. Aliansi Masyarakat Terzolimi (ALMASTER) datang dengan tujuh tuntutan utama, namun puncak tensi terjadi saat nama anggota DPR RI dapil Babel, Rudianto Tjen, digemakan lantang oleh massa. Senin (8/9/2025).

Caption : Perwakilan massa Almaster Babel saat menyampaikan tuntutan dan pernyataan sikap mereka dihadapan pimpinan dan anggota DPRD Babel, Senin (8/9/2025)

Isu Penambangan Rakyat

Selain soal LHKPN, ALMASTER juga mengangkat isu ekonomi rakyat. M Natsir, salah satu orator, mengaku bahwa dari hasil dialog, DPRD Babel memberi sinyal bahwa masyarakat diperbolehkan menambang, dengan syarat hasilnya dijual ke PT Timah dan tidak dilakukan di kawasan terlarang seperti hutan lindung, fasum, atau area yang dilarang undang-undang.

“Mulai besok masyarakat sudah boleh menambang. Kalau ada yang ditangkap, biar saya saja yang dihukum. Ikak begawi lah, jangan jadi beban negara. Karena guru pun jadi beban negara, apalagi ikak yang dak begawi,” kata Natsir.

Dua Isu, Satu Tuntutan: Transparansi

Aksi ALMASTER di DPRD Babel hari itu memperlihatkan dua hal: pertama, keresahan publik terhadap dugaan kekayaan politikus yang dianggap tidak wajar; kedua, desakan agar rakyat kecil mendapat ruang hidup melalui aktivitas menambang yang sah.

Namun, sorotan terbesar tetap tertuju pada benturan verbal antara M Zen dan Me Hoa. Pertukaran kata-kata itu bukan sekadar debat, melainkan simbol jurang antara rakyat yang menuntut transparansi dan elite politik yang memilih berlindung di balik mekanisme formal.

KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Suasana rapat di ruang Banmus DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berubah panas. Aliansi Masyarakat Terzolimi (ALMASTER) datang dengan tujuh tuntutan utama, namun puncak tensi terjadi saat nama anggota DPR RI dapil Babel, Rudianto Tjen, digemakan lantang oleh massa. Senin (8/9/2025).

Caption : Perwakilan massa Almaster Babel saat menyampaikan tuntutan dan pernyataan sikap kepada pimpinan dan anggota DPRD Babel, Senin (8/9/2025)

Bagi masyarakat, jawaban Me Hoa yang emosional justru memperkuat kesan bahwa ada sesuatu yang sedang ditutupi. Sedangkan bagi ALMASTER, perjuangan ini baru awal.

“Kami tidak akan berhenti. Kebenaran harus dibuka. Dan DPRD harus berpihak pada rakyat, bukan pada kepentingan politik tertentu,” tegas M Zen.

Kini, bola panas ada di tangan aparat penegak hukum. Apakah dugaan aset tersembunyi Rp3 triliun akan diusut tuntas? Atau justru tenggelam dalam riuhnya perdebatan politik Babel? (Sandy Batman/KBO Babel)

  • Penulis: kbobabelgroup@gmail.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KBOBABEL.COM (Jakarta) — Di hadapan para hakim konstitusi yang duduk berderet di ruang sidang Mahkamah Konstitusi, dr. Ratna Setia Asih, Sp.A., M.Kes. tak sedang berjuang untuk gelar atau jabatan. Kamis (23/10/2025)

    Dari Bangka Belitung ke Mahkamah Konstitusi: Dokter Ratna Melawan Kriminalisasi Profesi

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle kbobabelgroup@gmail.com
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Jakarta) — Di hadapan para hakim konstitusi yang duduk berderet di ruang sidang Mahkamah Konstitusi, dr. Ratna Setia Asih, Sp.A., M.Kes. tak sedang berjuang untuk gelar atau jabatan. Kamis (23/10/2025) Ia datang membawa keresahan — tentang bagaimana rekomendasi lembaga profesi medis bisa berubah menjadi jerat hukum yang menenggelamkan nama baik seseorang sebelum sempat […]

  • ALMASTER Geruduk DPRD Babel, Tuding Rudianto Tjen Mafia Sawit dan Timah

    ALMASTER Geruduk DPRD Babel, Tuding Rudianto Tjen Mafia Sawit dan Timah

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Pangkalpinang)– Suasana di halaman kantor DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendadak bergemuruh, Senin (8/9/2025). Puluhan massa dari Aliansi Masyarakat Terzolimi (ALMASTE) berbaris rapi, dan mengumandangkan orasi lantang yang menggugat wakil rakyat sekaligus menyeret nama politisi papan atas asal Babel, Rudianto Tjen. Aksi ini dikoordinir oleh aktivis-aktivis senior Bangka Belitung, seperti Ali PDS, M. Natsir, […]

  • Mahmud Marhaba Ketum PJS: Pisahkan Jurnalis dari Buzzer, Tegakkan Sumpah Setia Profesi

    Mahmud Marhaba Ketum PJS: Pisahkan Jurnalis dari Buzzer, Tegakkan Sumpah Setia Profesi

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) – Memasuki hari ketujuh Ramadhan, Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, menyampaikan refleksi mendalam tentang makna amanah dalam profesi jurnalistik. Kamis (26/2/2026) Dalam catatan Ramadhan yang dibagikannya, Mahmud menaruh penghormatan tinggi kepada para wartawan lapangan yang tetap bertugas di tengah keterbatasan, bahkan ketika sebagian besar umat menikmati sahur bersama keluarga. “Tidak semua […]

  • Marak Aksi Main Hakim Sendiri, Menko Yusril Ingatkan Masyarakat Hormati HAM

    Marak Aksi Main Hakim Sendiri, Menko Yusril Ingatkan Masyarakat Hormati HAM

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABELL.COM (PANGKALPINANG) – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap orang yang diduga melakukan tindak kejahatan. Kamis (30/7/2026) Menurut Yusril, tindakan menghakimi seseorang secara beramai-ramai hingga menyebabkan luka berat bahkan kematian merupakan perbuatan yang bertentangan […]

  • Pemprov Babel dan KAGAMA Tanam 2.000 Mangrove di Kawasan Eks Tambang Batu Ampar

    Pemprov Babel dan KAGAMA Tanam 2.000 Mangrove di Kawasan Eks Tambang Batu Ampar

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA) — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) terus memperkuat upaya rehabilitasi lingkungan di kawasan pesisir melalui aksi nyata penanaman mangrove. Bersama Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada Bangka Belitung (KAGAMA Babel) dan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD), Pemprov Babel menggelar kegiatan “Penanaman Bersama 2.000 Bibit Mangrove Tahun 2026” di kawasan Pantai Batu […]

  • TNI Dikerahkan untuk Jaga Kejaksaan, Ini Alasan Kejagung RI

    TNI Dikerahkan untuk Jaga Kejaksaan, Ini Alasan Kejagung RI

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Jakarta) – Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia menjelaskan alasan di balik keterlibatan personel TNI dalam pengamanan di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kejaksaan Negeri (Kejari). Keputusan tersebut didasarkan pada Nota Kesepahaman (MoU) antara Kejagung dan TNI yang telah disepakati sebelumnya. Kamis (15/5/2025) Kapala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung RI, Harli Siregar, mengungkapkan bahwa […]

expand_less