KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepulauan Bangka Belitung, Sila H. Pulungan, resmi melantik Petrus Andri Parlindungan Napitupulu sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangka Tengah. Petrus Andri menggantikan pejabat sebelumnya, Abvianto Syaifulloh. Rabu (29/4/2026)
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan pada Senin (27/4/2026) dalam prosesi resmi yang berlangsung khidmat. Pergantian pejabat ini merupakan bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-347/C/04/2026 tertanggal 13 April 2026 tentang Pengangkatan Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Kajati Babel Sila H. Pulungan menegaskan bahwa pelantikan pejabat baru bukan sekadar agenda seremonial, melainkan memiliki makna mendalam sebagai bentuk tanggung jawab moral dan amanah institusi.
Menurutnya, sumpah jabatan yang diucapkan harus dimaknai sebagai komitmen besar dalam menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan penuh integritas.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum keteguhan moral. Sumpah yang diucapkan tidak hanya disaksikan oleh manusia, tetapi juga oleh Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu bekerjalah secara profesional,” ujar Sila H. Pulungan.
Ia menjelaskan, mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Kejaksaan merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari kebutuhan organisasi. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan, penyegaran birokrasi, serta mendukung pencapaian visi dan misi Kejaksaan RI.
Pergantian pejabat juga menjadi bentuk kepercayaan pimpinan terhadap kemampuan dan kinerja aparatur yang telah melalui proses evaluasi serta pertimbangan matang.
Kajati Babel meminta Petrus Andri selaku Kajari Bangka Tengah yang baru agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan memahami berbagai tantangan hukum maupun sosial di wilayah tugasnya.
Ia menekankan pentingnya kecepatan beradaptasi agar tugas penegakan hukum, pelayanan publik, serta pendampingan hukum kepada pemerintah daerah dapat berjalan optimal.
“Segera identifikasi dinamika yang menjadi hambatan, bangun sinergitas dan kolaborasi antarinstansi, serta ciptakan koordinasi yang terbuka dengan melaksanakan tugas sesuai tupoksi,” tegasnya.
Selain itu, Kajati juga mengingatkan agar seluruh tugas dilaksanakan dengan tetap berpedoman pada norma hukum, etika profesi, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurutnya, profesionalisme jaksa menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan.
Kabupaten Bangka Tengah sebagai salah satu daerah berkembang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dinilai memiliki dinamika tersendiri, baik dalam sektor pembangunan, investasi, tata kelola pemerintahan, maupun penegakan hukum. Karena itu, sinergi antara Kejaksaan Negeri, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat sangat dibutuhkan.
Sila H. Pulungan juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama, Abvianto Syaifulloh, atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin Kejaksaan Negeri Bangka Tengah.
“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjalankan tugas,” ujarnya.
Dengan dilantiknya Petrus Andri Parlindungan Napitupulu, diharapkan Kejaksaan Negeri Bangka Tengah semakin optimal dalam menjalankan fungsi penegakan hukum, pencegahan tindak pidana korupsi, pendampingan hukum kepada pemerintah daerah, serta pelayanan kepada masyarakat.
Kehadiran pimpinan baru juga diharapkan membawa semangat baru dalam memperkuat integritas lembaga dan meningkatkan kinerja Kejari Bangka Tengah di tengah tuntutan masyarakat akan penegakan hukum yang adil, profesional, dan transparan. (Sumber : Babel News, Editor : KBO Babel)











