
KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Pemerintah Kota Pangkalpinang resmi melantik pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) se-Kota Pangkalpinang masa bakti 2026–2031 di GOR Depati Bahrain, Jumat (22/5/2026). Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, dan dihadiri Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus RT dan RW yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan sebagai pengurus lingkungan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan amanah besar yang diberikan langsung oleh masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Pangkalpinang, saya mengucapkan selamat kepada Bapak dan Ibu yang terpilih dan dilantik sebagai pengurus RT dan RW masa bakti 2026–2031. Amanah ini bukan tugas yang ringan, tetapi kepercayaan dari masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Saparudin.
Menurutnya, RT dan RW memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pelayanan pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Keberadaan pengurus lingkungan dinilai sangat penting karena mereka menjadi pihak pertama yang mengetahui kondisi dan persoalan warga di wilayah masing-masing.
Ia mengatakan, dalam kehidupan sehari-hari, pengurus RT dan RW hampir selalu hadir di tengah masyarakat, baik pagi, siang, sore hingga malam hari. Karena itu, pemerintah menaruh harapan besar agar para pengurus mampu menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan kepedulian sosial.
“RT dan RW adalah garda terdepan pemerintah di lingkungan masyarakat. Berbagai persoalan warga pertama kali diketahui oleh RT dan RW sebelum sampai ke pemerintah,” katanya.
Wali Kota menjelaskan bahwa banyak urusan administrasi masyarakat yang tidak terlepas dari peran RT dan RW, mulai dari pengurusan KTP, surat pindah domisili, surat kelahiran hingga surat kematian. Selain urusan administrasi, RT dan RW juga memiliki tanggung jawab menjaga ketertiban, keamanan, dan keharmonisan lingkungan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah juga sangat bergantung pada keterlibatan aktif pengurus RT dan RW dalam membangun komunikasi dengan masyarakat.
“Persoalan kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat, keamanan, hingga menjaga semangat gotong royong sangat bergantung pada kepedulian pengurus RT dan RW,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota yang akrab disapa Prof. Udin juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia menilai isu kebersihan kini menjadi perhatian nasional sehingga diperlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk pengurus lingkungan.
Ia meminta RT dan RW untuk menjadi motor penggerak dalam mengedukasi masyarakat agar menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk dihuni.
“Saya berharap pengurus RT dan RW dapat menjadi penghubung yang baik antara pemerintah dan masyarakat, serta mampu menyelesaikan berbagai persoalan melalui musyawarah demi menjaga keharmonisan di lingkungan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Saparudin menegaskan bahwa tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks dan tidak bisa diselesaikan pemerintah sendirian tanpa dukungan masyarakat.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, RT/RW, dan masyarakat harus terus diperkuat demi menyukseskan berbagai program pembangunan di Kota Pangkalpinang.
Ia menyebut pengurus RT dan RW memiliki peran strategis dalam mendukung sejumlah program prioritas pemerintah, mulai dari penanganan stunting, penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan keluarga, hingga peningkatan kesehatan lingkungan masyarakat.
“RT dan RW menjadi bagian penting dalam menyukseskan program pemerintah karena mereka yang paling memahami kondisi masyarakat di lingkungannya masing-masing,” katanya.
Selain itu, Wali Kota juga mendorong para pengurus lingkungan untuk memanfaatkan teknologi secara bijak guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk menciptakan pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah secara nyata.
Ia juga mengajak seluruh RT dan RW membangun komunikasi yang harmonis dengan warga serta mengedepankan budaya gotong royong dalam menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan.
“Bangun komunikasi yang baik, semangat kebersamaan, dan budaya gotong royong demi mewujudkan lingkungan yang nyaman dan sejahtera,” pungkasnya.
Pelantikan RT dan RW tersebut berlangsung khidmat dan diikuti ratusan pengurus lingkungan dari berbagai kecamatan di Kota Pangkalpinang. Pemerintah Kota berharap para pengurus yang baru dilantik mampu menjalankan amanah masyarakat dengan baik serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat di tingkat lingkungan. (Dwi Frasetio/KBO Babel)















