Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bangka Barat » Bekingan Oknum TNI dan Polisi di Tambang Ilegal Teluk Inggris, Rp120 Juta untuk 200 Ponton Mengalir Tanpa Hukum

Bekingan Oknum TNI dan Polisi di Tambang Ilegal Teluk Inggris, Rp120 Juta untuk 200 Ponton Mengalir Tanpa Hukum

  • account_circle putri utami
  • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) — Perairan Teluk Inggris, Mentok, kembali mencatatkan sejarah kelam penambangan ilegal yang diduga disokong oleh oknum aparat negara. Meski sempat ditertibkan oleh Polres Bangka Barat, aktivitas tambang timah ilegal di kawasan ini justru semakin menggila. Sabtu (5/7/2025)

Ratusan ponton kembali beroperasi tanpa hambatan, seolah hukum telah lumpuh total di wilayah ini.

Informasi yang diperoleh tim media mengungkap keterlibatan dua institusi aparat negara—oknum dari TNI AL dan Satpolair—yang disebut-sebut “membina” operasi tambang ilegal tersebut.

Salah satu oknum TNI AL berinisial AS bahkan diduga menjadi koordinator lapangan dan menggunakan sandi internal “ALFA” dalam komunikasi di lapangan.

Bersama dengan sejumlah oknum kepolisian dari Satpolair, mereka diduga mengatur pungutan uang keamanan dari para pemilik ponton.

Setiap ponton dipungut Rp 600 ribu, terdiri dari Rp 300 ribu untuk oknum TNI AL dan Rp 300 ribu untuk oknum polisi.

Dengan estimasi 200 ponton aktif, maka total pungutan harian bisa mencapai Rp 120 juta. Dana ini mengalir bukan ke kas negara, melainkan ke kantong pribadi oknum aparat.

Di balik layar, sejumlah nama seperti Ajang Mentok terafiliasi dengan perusahaan tambang PT MSP (Mitra Stania Prima) milik Jejaring bisnis RI 1 Hasyim Djojohadikusumo, dan Menkiong disebut sebagai aktor kunci jaringan tambang ilegal ini.

Ajang diduga sebagai penampung hasil tambang yang selanjutnya disetorkan ke smelter PT MSP di Kawasan Industri Jelitik, Sungailiat. Sementara Menkiong diduga sebagai penghubung antara bos tambang dan oknum aparat.

Masyarakat setempat hanya menjadi penonton dalam perampokan sumber daya alam ini. Janji bahwa 30% hasil tambang akan dibagikan ke masyarakat ternyata hanya omong kosong.

Alih-alih sejahtera, warga justru harus menghadapi kerusakan ekosistem laut, pencemaran, dan konflik sosial akibat ketimpangan pengelolaan sumber daya.


Pelanggaran Berat terhadap UU dan Pengkhianatan Amanat Presiden

Keterlibatan oknum TNI dalam tambang ilegal jelas-jelas melanggar Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, khususnya Pasal 39 yang melarang prajurit TNI terlibat dalam bisnis, apalagi ilegal.

Ini bukan sekadar pelanggaran etik, tapi pengkhianatan terhadap sumpah prajurit dan pengkhianatan terhadap negara.

Lebih dari itu, kegiatan tambang ilegal tanpa izin resmi juga melanggar UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba). Pasal 158 menyebutkan bahwa setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin dapat dipidana penjara hingga 5 tahun dan denda Rp 100 miliar.

Dalam konteks kepemimpinan nasional, Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik ilegal, termasuk mafia tambang.

Dalam berbagai kesempatan, Presiden menyampaikan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus berorientasi pada kedaulatan rakyat, keberlanjutan lingkungan, dan supremasi hukum.

Namun apa yang terjadi di Teluk Inggris justru mencoreng amanat tersebut. Oknum aparat, yang seharusnya menjaga hukum dan melindungi negara, justru menjadi bagian dari jaringan ilegal yang merusak bangsa.

Mereka bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga meruntuhkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Desakan Transparansi dan Tindakan Tegas

Sudah saatnya pimpinan TNI dan Polri bertindak cepat dan tegas. Keterlibatan oknum aparat harus dibongkar secara menyeluruh, tanpa pandang bulu.

Jika tidak, publik akan menilai bahwa negara tunduk kepada mafia tambang dan hukum hanya tajam ke bawah.

Langkah pertama adalah mengusut tuntas oknum TNI AL berinisial AS dan oknum dari Satpolair yang diduga terlibat. Proses hukum militer harus berjalan dan disampaikan ke publik secara transparan.

Kedua, pemerintah daerah dan pusat harus mengevaluasi total sistem pengawasan di kawasan rawan tambang ilegal seperti Teluk Inggris.

Ketiga, smelter-smelter yang menerima pasokan dari tambang ilegal juga harus diperiksa dan diberi sanksi. Rantai distribusi tambang ilegal tidak hanya berhenti di laut, tetapi menjalar ke darat melalui jalur penyetoran hasil tambang.

Jangan Biarkan Negara Dipermalukan

Apa yang terjadi di Teluk Inggris bukan hanya persoalan tambang ilegal. Ini soal bagaimana hukum dilecehkan, institusi negara diperalat, dan rakyat dikhianati.

Ini adalah ujian besar bagi komitmen Presiden Prabowo untuk menegakkan kedaulatan dan keadilan.

Negara harus hadir secara nyata, bukan hanya dalam pidato, tetapi dalam tindakan. Jika aparat dibiarkan menjadi beking tambang ilegal, maka yang hilang bukan hanya timah, tetapi juga martabat bangsa. (KBO Babel)

  • Penulis: putri utami

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ricky Gunawan Bongkar Kronologi, Sebut Fira Salah Libatkan Hidayat Arsani dalam Laporan Penipuan

    Ricky Gunawan Bongkar Kronologi, Sebut Fira Salah Libatkan Hidayat Arsani dalam Laporan Penipuan

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BELITUNG) — Kisruh antara Fira Mustika Indah dan kontraktor Ricky Gunawan memanas setelah Fira melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan yang turut menyeret nama Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani. Namun, Ricky Gunawan dengan tegas membantah seluruh tuduhan yang mengaitkan perkara tersebut dengan Hidayat Arsani. Ia menegaskan bahwa persoalan yang dilaporkan Fira adalah murni […]

  • PT TIMAH Tbk Dukung Pendidikan Anak Usia Dini, Lengkapi Fasilitas Belajar TPA Bunayya di Bangka Barat

    PT TIMAH Tbk Dukung Pendidikan Anak Usia Dini, Lengkapi Fasilitas Belajar TPA Bunayya di Bangka Barat

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) — PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini, melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan. Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan sarana dan prasarana pendidikan untuk Taman Penitipan Anak (TPA) Bunayya yang berlokasi di Kampung Daya Baru, Desa Belo Laut, Kabupaten Bangka […]

  • IMO-Indonesia Apresiasi Pencapaian Positif JAM-Intel Kejaksaan Agung

    IMO-Indonesia Apresiasi Pencapaian Positif JAM-Intel Kejaksaan Agung

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Jakarta) – Ikatan Media Online (IMO) Indonesia mengapresiasi pencapaian positif Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM-Intel) Prof. Dr. Reda Manthovani, SH,.LLM. Ketua Umum IMO Indonesia Yakub F. Ismail menyebut JAM-Intel telah menorehkan sejumlah pencapaian positif dalam menjalankan tugas dan fungsi strategis intelijen di bidang penegakan hukum utamanya sepanjang triwulan pertama tahun 2025. “Dari […]

  • Baru Tiga Tahun, Jembatan Pegantungan Rusak Parah: Warga Curiga Ada Penyimpangan

    Baru Tiga Tahun, Jembatan Pegantungan Rusak Parah: Warga Curiga Ada Penyimpangan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Belitung) – Proyek pembangunan Jembatan Pegantungan Satu yang rampung pada 2022 kini menuai kritik keras. Jembatan yang seharusnya menopang arus logistik menuju Pelabuhan Tanjung RU, Desa Pegantungan, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, justru sudah mengalami kerusakan serius. Senin (1/9/2025). Padahal, proyek ini menelan biaya besar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan dimenangkan […]

  • HUT ke-268, Pemkot Pangkalpinang Gelar GPM Tekan Harga Pangan

    HUT ke-268, Pemkot Pangkalpinang Gelar GPM Tekan Harga Pangan

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Pangkalpinang) — Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pangan dan Pertanian menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah untuk menstabilkan harga sekaligus menjaga ketersediaan pasokan bahan pokok bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pangkalpinang ke-268 yang dipusatkan di halaman parkir Dinas PTSP pada Jumat (12/9). […]

  • Wagub Babel Hellyana Diduga Mangkir dari Pemeriksaan Kasus Ijazah Palsu

    Wagub Babel Hellyana Diduga Mangkir dari Pemeriksaan Kasus Ijazah Palsu

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, diduga mangkir dari jadwal pemeriksaan yang ditetapkan oleh Bareskrim Polri pada Kamis, 11 September 2025. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB di ruang pemeriksaan Ditreskrimum Polda Bangka Belitung oleh penyidik Subdit IV Dittipidum Bareskrim Polri. Kamis (11/9/2025) Berdasarkan informasi yang dihimpun, surat pemanggilan sudah dilayangkan Bareskrim […]

expand_less