HUT ke-81 TNI, Nur Wahyudi Perkuat Pengamanan SDA Babel dan Tegaskan Prajurit Terlibat Penyelundupan Ditindak

Danrem 045/Garuda Jaya Warning Keras Prajurit: Jangan Main di Bisnis Penyelundupan Timah Babel

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menjadi momentum untuk menegaskan kembali komitmen menjaga sumber daya alam (SDA) daerah dari berbagai praktik ilegal, termasuk aktivitas penyelundupan timah. Senin (5/10/2026)

Komandan Korem (Danrem) 045/Garuda Jaya, Brigjen TNI Nur Wahyudi, menegaskan bahwa jajaran TNI di Babel siap menjalankan instruksi Presiden Republik Indonesia dalam mengamankan dan melindungi kekayaan alam Indonesia, khususnya sumber daya alam yang berada di wilayah Bangka Belitung.

banner 336x280

Penegasan tersebut disampaikan dalam momentum peringatan HUT ke-81 TNI yang berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026. Menurut Nur Wahyudi, pengamanan SDA merupakan bagian penting dari upaya menjaga kepentingan negara sekaligus memastikan kekayaan alam dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya tekankan kepada seluruh prajurit TNI di Provinsi Babel untuk mengamankan perintah Presiden. Kita harus menjaga sumber daya alam yang ada di Indonesia, khususnya di Bangka Belitung, terutama dari praktik penyelundupan,” ujar Nur Wahyudi.

Ia menyebut potensi kekayaan alam Bangka Belitung saat ini menjadi perhatian khusus pemerintah pusat. Hal tersebut, kata dia, juga kerap disampaikan Presiden Republik Indonesia dalam berbagai pidato dan kesempatan resmi.

Karena itu, Nur Wahyudi meminta seluruh prajurit TNI di Babel tidak hanya memahami instruksi tersebut, tetapi juga menjaga integritas dalam menjalankan tugas di lapangan.

Danrem secara tegas mengingatkan agar tidak ada anggota TNI yang justru terlibat dalam aktivitas ilegal, khususnya praktik penyelundupan sumber daya alam.

“Ini menjadi atensi khusus dari Presiden. Seluruh prajurit TNI harus benar-benar mendukung keinginan Presiden dan jangan ada prajurit yang terlibat, terutama dalam kegiatan penyelundupan,” tegasnya.

Ia memastikan setiap prajurit yang terbukti terlibat dalam kegiatan ilegal akan menghadapi tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Jika ada yang terbukti terlibat, akan kita tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” katanya.

Penegasan tersebut menunjukkan bahwa pengamanan SDA tidak hanya diarahkan kepada masyarakat atau pelaku usaha yang melakukan aktivitas ilegal, tetapi juga berlaku bagi aparat yang terbukti ikut bermain dalam praktik tersebut.

Bagi Babel, isu perlindungan SDA memiliki arti strategis. Timah selama ini menjadi salah satu komoditas penting yang berkaitan erat dengan perekonomian daerah. Namun, berbagai aktivitas ilegal dan dugaan penyelundupan berpotensi merugikan negara serta mengganggu tata kelola pertambangan yang seharusnya dilakukan sesuai aturan.

Di sisi lain, Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyampaikan dukungan terhadap peran aktif TNI dalam menjaga kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.

Menurut Hidayat, kehadiran TNI tidak sebatas pada aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga memiliki peran dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat, termasuk pengawasan terhadap kekayaan alam.

“TNI hadir di tengah-tengah rakyat untuk semua aspek—mulai dari ekonomi, politik, sosial, budaya, keagamaan, hingga pengawasan kekayaan alam,” ujar Hidayat.

Ia juga memberikan apresiasi atas pengabdian dan integritas prajurit TNI yang selama ini bertugas di wilayah Bangka Belitung.

Hidayat menilai kedekatan TNI dengan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung berbagai program pembangunan.

“Prajurit TNI tumbuh dari rakyat. Walaupun kehidupannya sederhana, semangat reformasi, semangat kemerdekaan, dan komitmen mereka untuk membantu rakyat tidak akan pernah berhenti selama darah masih mengalir,” katanya.

Ia kemudian menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 TNI dan berharap institusi tersebut semakin kuat dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Selamat HUT ke-81 TNI, semoga semakin jaya dan PRIMA,” ujar Hidayat.

Komitmen Danrem 045/Garuda Jaya dan dukungan Pemerintah Provinsi Babel tersebut menjadi penegasan bahwa perlindungan SDA membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, baik aparat penegak hukum, pemerintah daerah, maupun masyarakat.

Pengawasan terhadap aktivitas pertambangan dan jalur distribusi komoditas, khususnya timah, juga menjadi penting untuk memastikan kekayaan alam Babel tidak keluar melalui jalur ilegal dan tetap memberikan manfaat bagi kepentingan negara serta kesejahteraan masyarakat.

Momentum HUT ke-81 TNI pun diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat atas pentingnya menjaga integritas aparat dan memperkuat sinergi dalam melindungi kekayaan alam Indonesia dari praktik ilegal dan penyelundupan. (Sumber : RRI, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *