Latma Orruda 2026 Dimulai, TNI AL dan Angkatan Laut Rusia Siapkan Latihan Maritim Bersama

KRI GNR-332 Tiba di Rusia, TNI AL Siap Jalani Latihan Orruda 2026

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (Vladivostok) – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) memastikan kesiapan mengikuti latihan bersama bilateral dengan Angkatan Laut Federasi Rusia (Russian Federation Navy/RFN) dalam ajang Exercise Orruda 2026. Sabtu (25/7/2026)

Kesiapan tersebut ditandai dengan tibanya Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) I Gusti Ngurah Rai (GNR)-332 di Vladivostok, Rusia, pada Kamis (23/7/2026). Kedatangan kapal perang TNI AL tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan latihan bersama antara Indonesia dan Rusia.

banner 336x280

Dalam siaran pers resmi TNI AL yang diterima di Jakarta, Jumat (24/7/2026), kedatangan KRI GNR-332 di Vladivostok disambut langsung oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan, Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Laut (Asintel Kasal) Laksamana Muda TNI Andy Kriswanto, serta perwakilan Angkatan Laut Federasi Rusia.

Kehadiran delegasi TNI AL di Rusia menjadi bagian dari komitmen Indonesia untuk memperkuat hubungan bilateral sekaligus meningkatkan kerja sama pertahanan dengan Rusia, khususnya di bidang kemaritiman.

Asops Kasal Laksda TNI Yayan Sofiyan mengatakan, keikutsertaan TNI AL dalam latihan bersama tersebut memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan militer dan bilateral antara Indonesia dan Rusia yang telah terjalin dalam waktu cukup panjang.

“Kehadiran KRI GNR-332 di Vladivostok untuk mengikuti Latma Orruda 2026 merupakan komitmen diplomasi Indonesia untuk mempererat hubungan dengan Rusia yang telah terjalin lama,” ujar Yayan.

Menurutnya, latihan bersama Orruda 2026 juga menjadi kelanjutan dari kerja sama latihan militer antara kedua negara yang sebelumnya telah dilaksanakan di wilayah Indonesia dua tahun lalu.

Melalui kegiatan tersebut, TNI AL dan Angkatan Laut Rusia tidak hanya akan meningkatkan kemampuan operasional personel, tetapi juga memperkuat komunikasi dan koordinasi antara kedua angkatan laut.

Yayan berharap pelaksanaan latihan bersama dapat memberikan manfaat bagi kedua negara. Selain mempererat hubungan bilateral, kegiatan tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi personel TNI AL dan Angkatan Laut Rusia untuk saling bertukar pengalaman serta meningkatkan kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di laut.

Latihan bersama juga dinilai dapat menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman terhadap kemampuan dan penggunaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) masing-masing negara.

Dalam pelaksanaan Exercise Orruda 2026, TNI AL dan Angkatan Laut Rusia dijadwalkan mengikuti sejumlah materi latihan yang berkaitan dengan operasi keamanan dan keselamatan di laut.

Salah satu materi yang akan dilaksanakan adalah Maritime Interdiction Operation (MIO). Latihan ini berkaitan dengan kemampuan melakukan operasi penghentian dan pemeriksaan kapal di laut dalam rangka penegakan hukum serta pengamanan wilayah perairan.

Selain itu, kedua angkatan laut juga akan berlatih menghadapi ancaman yang melibatkan teknologi tanpa awak melalui materi Unmanned Surface Vessel (USV). Latihan tersebut mencakup taktik dan strategi dalam menghadapi penggunaan sistem drone atau kapal permukaan tanpa awak.

Materi lainnya adalah Search and Rescue (SAR) yang berfokus pada operasi pencarian dan pertolongan di laut. Kemampuan SAR menjadi salah satu aspek penting dalam operasi maritim, khususnya ketika menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat dan koordinasi antarsatuan.

Latihan terakhir yang dijadwalkan adalah Medical Evacuation (Medevac). Materi ini mencakup prosedur evakuasi medis darurat bagi personel yang mengalami cedera atau membutuhkan penanganan kesehatan dalam situasi operasi.

Dengan rangkaian materi tersebut, Exercise Orruda 2026 diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel kedua angkatan laut dalam menjalankan berbagai operasi di wilayah perairan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama pertahanan dan diplomasi militer antara Indonesia dan Rusia. Melalui interaksi langsung dalam latihan, kedua pihak dapat membangun komunikasi, meningkatkan interoperabilitas, serta memperluas pengalaman dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan maritim.

Tibanya KRI GNR-332 di Vladivostok menandai kesiapan TNI AL untuk mengikuti seluruh rangkaian latihan bersama tersebut. Keikutsertaan Indonesia dalam Exercise Orruda 2026 juga menunjukkan komitmen TNI AL dalam memperluas kerja sama internasional sekaligus memperkuat hubungan bilateral dengan negara mitra melalui diplomasi pertahanan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *