Tragis! Penambang Timah di Lubuk Besar Tewas Tertimbun Longsor Saat Bekerja

Longsor Camoi Merapin 2, Penambang Asal Lubuk Besar Meninggal Dunia

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA TENGAH) – Tragedi kecelakaan tambang kembali merenggut nyawa penambang di Kabupaten Bangka Tengah. Seorang penambang timah dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun tanah longsor di lokasi Tambang Inkonvensional (TI) Merapin 2, Desa Lubuk Besar, Kecamatan Lubuk Besar, Selasa (6/1/2026) sore. Rabu (7/1/2026)

Korban diketahui berinisial RF (36), warga Dusun Simpang, Desa Lubuk Besar. Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, saat korban tengah bekerja di dalam lubang tambang atau camoi bersama rekan-rekannya.

banner 336x280

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, saat itu RF bekerja di bagian bawah lubang tambang bersama dua orang rekannya, sementara satu penambang lainnya berada di pondok untuk beristirahat. Tanpa peringatan panjang, dinding tanah di sekitar lubang tambang tiba-tiba runtuh.

“Korban sempat berteriak memperingatkan bahwa tanah akan longsor. Dua rekannya langsung berlari keluar dan berhasil menyelamatkan diri, namun korban tidak sempat menghindar dan langsung tertimbun,” ujar seorang saksi mata.

Melihat kejadian tersebut, rekan-rekan korban segera berupaya melakukan pencarian dengan menggali secara manual menggunakan peralatan seadanya. Setelah dilakukan pencarian beberapa waktu, korban akhirnya ditemukan, namun dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Jenazah RF kemudian dievakuasi dari lokasi tambang untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Berikut identitas korban meninggal dunia:

  • Inisial: RF
  • Usia: 36 tahun
  • Alamat: Dusun Simpang RT 04, Desa Lubuk Besar, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah

Peristiwa ini kembali menambah daftar panjang kecelakaan kerja di sektor pertambangan timah ilegal maupun tradisional di Bangka Belitung. Masyarakat berharap pihak berwenang segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meningkatkan pengawasan dan imbauan keselamatan kerja guna mencegah jatuhnya korban jiwa di masa mendatang. (Yopi/KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *