BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina dan BPH Migas Sosialisasikan Aplikasi XStar kepada Petani-Nelayan Bangka

Petani dan Nelayan Bangka Dapat Bimtek BBM Subsidi, Pertamina Dorong Penyaluran Lebih Transparan

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (BANGKA) – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memperkuat komitmennya dalam mendukung penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi agar tepat sasaran di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kamis (30/7/2026)

Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Komisi XII DPR RI, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelayanan BBM Subsidi.

banner 336x280

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (28/7) itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai mekanisme pelayanan dan pemanfaatan BBM subsidi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, Komite BPH Migas Bambang Hermanto, jajaran pemerintah daerah, manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, serta masyarakat, khususnya dari kalangan petani dan nelayan.

Bimtek ini dinilai penting karena sektor pertanian dan perikanan merupakan salah satu kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan BBM subsidi untuk menunjang aktivitas produktif. Karena itu, pemahaman mengenai tata cara memperoleh BBM subsidi menjadi hal yang perlu terus diperkuat agar penyalurannya dapat diterima oleh masyarakat yang memang berhak.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme pelayanan BBM subsidi, termasuk penggunaan surat rekomendasi sesuai ketentuan. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan aplikasi XStar yang menjadi salah satu instrumen BPH Migas dalam mendukung pengendalian penyaluran BBM subsidi bagi konsumen pengguna tertentu.

Sosialisasi aplikasi XStar diharapkan dapat membantu masyarakat memahami proses pelayanan BBM subsidi secara lebih baik. Dengan pemahaman yang memadai, masyarakat pengguna, khususnya petani dan nelayan, dapat mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan sehingga proses penyaluran BBM subsidi berlangsung secara transparan dan akuntabel.

Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengatakan, sosialisasi dan bimbingan teknis tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait mekanisme pelayanan BBM subsidi.

Menurutnya, pemahaman yang sama antara masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan diperlukan agar penyaluran subsidi dapat berjalan sesuai tujuan dan tidak disalahgunakan.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan pemahaman mengenai tata cara memperoleh dan menggunakan surat rekomendasi sesuai ketentuan. Kami berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama sehingga penyaluran BBM subsidi semakin tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” ujar Bambang Patijaya dalam keterangannya.

Ia menegaskan, sinergi antara Komisi XII DPR RI, BPH Migas, Pertamina, pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam memperkuat tata kelola penyaluran BBM subsidi.

Bambang berharap kolaborasi tersebut dapat terus dilakukan sehingga pelayanan BBM subsidi kepada masyarakat semakin baik. Di sisi lain, pengawasan dan pengendalian penyaluran juga perlu diperkuat untuk memastikan subsidi benar-benar memberikan manfaat kepada kelompok masyarakat yang berhak.

Sementara itu, Komite BPH Migas Bambang Hermanto menjelaskan bahwa pihaknya terus mendorong pemanfaatan aplikasi XStar sebagai salah satu instrumen untuk membantu pengendalian penyaluran BBM subsidi bagi konsumen pengguna tertentu.

Menurut dia, pemanfaatan teknologi menjadi salah satu langkah untuk memperkuat tata kelola distribusi BBM subsidi. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, proses pelayanan diharapkan dapat berjalan lebih tertib sekaligus membantu memastikan BBM subsidi diterima oleh konsumen yang sesuai dengan ketentuan.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan masyarakat memahami penggunaan aplikasi XStar sesuai mekanisme yang berlaku. Dengan pemanfaatan aplikasi ini, kami berharap penyaluran BBM subsidi dapat semakin tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar diterima oleh petani dan nelayan yang berhak,” kata Bambang Hermanto.

Ia menambahkan, pemahaman masyarakat menjadi bagian penting dalam keberhasilan pengendalian distribusi BBM subsidi. Karena itu, sosialisasi secara langsung kepada masyarakat dinilai perlu terus dilakukan, terutama kepada kelompok pengguna yang membutuhkan BBM subsidi untuk menunjang kegiatan usaha dan aktivitas produktif.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan Alexander Susilo menyambut baik pelaksanaan Bimtek Pelayanan BBM Subsidi tersebut.

Menurut Alexander, kegiatan itu merupakan bentuk kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga, BPH Migas, Komisi XII DPR RI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat tata kelola penyaluran BBM subsidi.

“Pertamina Patra Niaga siap terus berkolaborasi dengan BPH Migas, Komisi XII DPR RI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penyaluran BBM subsidi yang tepat sasaran,” ujarnya.

Alexander menegaskan, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam memastikan pelayanan BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan. Sinergi yang dilakukan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat yang memang memiliki hak untuk memperoleh BBM subsidi.

“Melalui sinergi yang baik, kami berharap pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan sehingga manfaat subsidi benar-benar diterima oleh mereka yang berhak,” katanya.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat mendorong terciptanya sistem penyaluran BBM subsidi yang lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Dengan pemahaman masyarakat yang semakin baik mengenai mekanisme pelayanan, penggunaan surat rekomendasi, serta aplikasi XStar, proses distribusi BBM subsidi diharapkan dapat berjalan lebih tertib.

Pertamina Patra Niaga juga menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan BPH Migas, Komisi XII DPR RI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat tata kelola penyaluran BBM subsidi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama agar subsidi energi yang diberikan pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama petani dan nelayan sebagai kelompok yang menggunakan BBM untuk mendukung aktivitas produktif mereka.

Melalui kegiatan Bimtek dan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, seluruh pihak diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai aturan dan mekanisme pelayanan BBM subsidi. Dengan demikian, penyaluran BBM subsidi di Kabupaten Bangka dan wilayah lainnya dapat semakin tertib, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan peruntukannya. (Sumber : detiksumbagsel, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *