Bukan Sekadar Berebut Gelar! Kejuaraan Tenis Pangkalpinang Jadi Magnet Atlet Malaysia dan Dongkrak Wisata Babel

Kejuaraan Tenis Regional Berakhir, PELTI Pangkalpinang Desak Perbaikan Lapangan Taman Merdeka

banner 468x60
Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Kejuaraan Tenis PELTI Kota Pangkalpinang 2026 Regional Sumatera-Malaysia resmi berakhir setelah berlangsung selama empat hari, pada 8–11 Oktober 2026, di Lapangan Tenis Bukit Baru, Kota Pangkalpinang. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan para petenis veteran, tetapi juga membuka peluang promosi pariwisata dan penguatan ekonomi masyarakat setempat. Selasa (13/10/2026)

Kejuaraan yang diikuti 40 pasangan atau sebanyak 80 petenis tersebut menghadirkan peserta dari berbagai wilayah di Sumatera hingga Malaysia. Persaingan berlangsung kompetitif, dengan para atlet senior menunjukkan kemampuan, pengalaman, serta kebugaran fisik yang tetap terjaga meski telah memasuki usia veteran.

banner 336x280

Ketua PELTI Kota Pangkalpinang sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Tobi’i, mengatakan turnamen tersebut menjadi panggung bagi para petenis senior untuk membuktikan bahwa usia bukan penghalang dalam menjaga performa dan berkompetisi di bidang olahraga.

Menurutnya, tingginya partisipasi peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa olahraga tenis masih memiliki daya tarik kuat di kalangan masyarakat, termasuk kelompok usia senior.

“Melibatkan 40 pasangan atau 80 petenis lintas wilayah Sumatera hingga Malaysia, ajang ini menampilkan performa impresif dari para atlet senior yang tetap tampil prima dan kompetitif di usianya,” ujar Tobi’i, Selasa (13/10/2026).

Ia mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti kejuaraan dengan semangat sportivitas. Menurutnya, pertandingan tidak semata-mata berorientasi pada perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, berbagi pengalaman, dan menjaga gaya hidup aktif.

Di tengah persaingan di lapangan, para petenis juga saling bertukar strategi permainan serta berbagi pengalaman mengenai cara mempertahankan kebugaran tubuh. Interaksi tersebut menjadi nilai tambah dari kejuaraan yang mempertemukan atlet senior lintas wilayah dan negara.

“Pertandingan bukan sekadar mengejar gelar juara, tetapi panggung bagi para petenis untuk memperlihatkan kondisi fisik yang prima di usia senior. Di sela-sela kompetisi, para atlet juga saling berbagi strategi dan tips menjaga kebugaran, agar tetap sanggup bertanding di level kompetitif,” katanya.

Ucok Junaidi dan Adi Rusman Raih Dua Podium

Salah satu pasangan yang mencuri perhatian dalam kejuaraan tahun ini adalah Ucok Junaidi dan Adi Rusman. Keduanya berhasil membawa pulang dua pencapaian sekaligus dalam kategori ganda putra.

Pada kategori Ganda Putra KU 120, Ucok Junaidi dan Adi Rusman berhasil keluar sebagai juara pertama. Sementara pada kategori Ganda Putra KU 100, pasangan tersebut meraih posisi runner-up atau juara kedua.

Pencapaian itu menjadi salah satu sorotan dalam turnamen yang diikuti para petenis berpengalaman tersebut. Konsistensi permainan dan kemampuan bersaing pada dua kategori menunjukkan ketangguhan pasangan tersebut menghadapi lawan-lawannya.

Selain kategori ganda putra, kejuaraan juga mempertandingkan kategori Ganda Campuran KU 95. Tiga kategori tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan kemampuan berdasarkan kelompok usia yang dipertandingkan.

Panitia berharap hasil kejuaraan ini dapat menjadi motivasi bagi para petenis senior untuk terus berlatih dan menjaga kondisi fisik. Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan mendorong semakin banyak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Turnamen Tenis Jadi Sarana Promosi Pangkalpinang

Selain menghasilkan para juara, Kejuaraan Tenis PELTI Pangkalpinang 2026 juga membawa manfaat bagi promosi daerah. Kehadiran peserta dari luar daerah, termasuk Malaysia, bersama keluarga masing-masing membuka kesempatan untuk memperkenalkan potensi wisata dan produk lokal Bangka Belitung.

Selama berada di Pangkalpinang, para peserta tidak hanya mengikuti pertandingan, tetapi juga memanfaatkan waktu untuk berwisata dan membeli oleh-oleh khas daerah. Aktivitas tersebut turut membuka peluang perputaran ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

Tobi’i menilai kegiatan olahraga berskala regional dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan Pangkalpinang kepada masyarakat dari berbagai wilayah. Peserta yang datang untuk bertanding sekaligus berkesempatan mengenal karakter daerah, destinasi wisata, serta produk unggulan yang dimiliki Bangka Belitung.

“Kehadiran para atlet dari luar daerah dan Malaysia beserta keluarga turut menggairahkan perekonomian warga lokal. Para peserta memanfaatkannya untuk berwisata, serta berbelanja oleh-oleh khas Bangka Belitung,” ungkapnya.

Kejuaraan tersebut memperlihatkan bahwa penyelenggaraan kegiatan olahraga dapat memberikan dampak lebih luas apabila didukung promosi pariwisata dan keterlibatan pelaku usaha lokal. Karena itu, keberlanjutan turnamen serupa dinilai penting untuk memperkuat posisi Pangkalpinang sebagai salah satu tujuan penyelenggaraan kegiatan olahraga di tingkat regional.

PELTI Dorong Perbaikan Fasilitas Tenis

Di balik keberhasilan penyelenggaraan turnamen, PELTI Kota Pangkalpinang juga berharap adanya perhatian lebih dari Pemerintah Kota Pangkalpinang terhadap pemeliharaan dan peningkatan kualitas fasilitas tenis.

Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah lapangan tenis legendaris di kawasan Alun-Alun Taman Merdeka. Perbaikan dan perawatan lapangan tersebut dinilai penting untuk mendukung aktivitas olahraga sekaligus menyediakan tempat latihan yang memadai bagi para petenis.

Menurut Tobi’i, fasilitas yang terawat dapat membantu meningkatkan kualitas pembinaan atlet dan membuka kesempatan bagi lebih banyak talenta lokal untuk berkembang. Sarana yang baik juga dibutuhkan agar Pangkalpinang dapat terus menyelenggarakan pertandingan dengan peserta dari luar daerah.

“Khususnya perbaikan lapangan legendaris di kawasan Alun-Alun Taman Merdeka, guna mencetak dan menampung lebih banyak talenta tenis di masa mendatang,” ujarnya.

PELTI Pangkalpinang berharap sinergi antara organisasi olahraga dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat. Dukungan terhadap fasilitas, pembinaan, dan penyelenggaraan kompetisi diharapkan mampu menjaga keberlanjutan olahraga tenis di daerah.

Daftar Juara Kejuaraan Tenis PELTI Pangkalpinang 2026

Berikut hasil akhir pertandingan dalam tiga kategori yang dipertandingkan:

1. Ganda Campuran KU 95

  • Juara I: Nizar / Ayen
  • Juara II: Wewen / Tati
  • Juara III bersama: Husin / Sariah dan Rusandi / Nova

2. Ganda Putra KU 100

  • Juara I: Novri / Iryanto Rusman
  • Juara II: Ucok Junaidi / Adi Rusman
  • Juara III bersama: Tobi’i / Heribon dan Husnul / Reza

3. Ganda Putra KU 120

  • Juara I: Ucok Junaidi / Adi Rusman
  • Juara II: Annas Akbar / Prof. Zulkipli
  • Juara III bersama: Hary / Zainal dan Iryanto / Khaerudin

Berakhirnya Kejuaraan Tenis PELTI Pangkalpinang 2026 diharapkan menjadi dorongan bagi pengembangan olahraga tenis sekaligus promosi daerah. Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan penyelenggaraan kompetisi berkelanjutan, Pangkalpinang berpeluang memperluas partisipasi atlet serta menarik lebih banyak pengunjung melalui kegiatan olahraga regional. (Sumber : Bangkapos.com, Editor : KBO Babel)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *