Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Heboh! Dirut RSUD Pangkalpinang Diduga Kirim Utusan Suap Wartawan Rp5 Juta untuk Bungkam Pemberitaan

Heboh! Dirut RSUD Pangkalpinang Diduga Kirim Utusan Suap Wartawan Rp5 Juta untuk Bungkam Pemberitaan

  • account_circle sri rezeki
  • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
  • visibility 132
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements

KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Dugaan upaya membungkam kebebasan pers kembali mencuat di Kota Pangkalpinang. Kali ini, sorotan tertuju pada Direktur Utama (Dirut) RSUD Depati Hamzah, berinisial dr. DR, yang diduga mencoba “menenangkan” pemberitaan media dengan cara menyodorkan uang kepada wartawan Berita Merdeka Online (BMO). Sabtu (1/11/2025)

Peristiwa itu terjadi pada Kamis sore, 30 Oktober 2025, di salah satu lokasi di kawasan Pangkalpinang. Awalnya, wartawan BMO dijadwalkan untuk melakukan pertemuan klarifikasi dengan pihak RSUD Depati Hamzah terkait sejumlah pemberitaan mengenai dugaan permasalahan di rumah sakit tersebut. Namun, suasana pertemuan berubah ketika pihak yang mengaku sebagai utusan Dirut mencoba melobi agar pemberitaan dihentikan.

“Sudah lah, brader. Kasihan Dirut-nya. Ini masalah internal, nanti efeknya ke mana-mana. Ini ada titipan uang dari Dirut buat ngopi,” ujar salah satu orang yang tak dikenal, sambil menyodorkan amplop berisi uang tunai kepada wartawan BMO, sebagaimana dikutip dari kesaksian wartawan yang hadir.

Wartawan BMO langsung menolak tawaran itu dengan tegas. Ia menegaskan bahwa media tidak akan berhenti menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap lembaga publik, apalagi yang mengelola dana rakyat.

“Kami tidak akan berhenti memberitakan sebelum ada tindakan tegas terhadap Dirut RSUD Pangkalpinang. Banyak laporan dan keluhan masyarakat soal pelayanan di rumah sakit itu,” ujar wartawan BMO.

Tak berhenti di situ, orang yang diduga sebagai utusan tersebut kembali menaikkan tawaran agar media menghentikan pemberitaan.

“Saya tambah jadi lima juta, bos. Biar semua beres,” ucapnya dengan nada menekan.

Penolakan tegas dari wartawan BMO membuat suasana sempat tegang. Utusan itu kemudian meninggalkan lokasi setelah menyadari bahwa upayanya gagal.

Kasus ini sontak mendapat perhatian luas dari kalangan jurnalis dan aktivis media di Bangka Belitung. Tindakan tersebut dianggap sebagai bentuk intervensi terhadap kebebasan pers yang dijamin undang-undang.

Ketua salah satu organisasi wartawan di Babel, yang enggan disebutkan namanya, mengecam keras tindakan tersebut. Ia menegaskan bahwa praktik seperti itu mencederai prinsip dasar jurnalisme.

“Pers bekerja untuk publik, bukan untuk pejabat atau lembaga tertentu. Jika benar ada upaya menyuap wartawan, itu pelanggaran serius terhadap kebebasan pers,” ujarnya.

Dalam keterangan resmi, Redaksi Berita Merdeka Online juga menyatakan sikap tegas untuk menolak segala bentuk tekanan, bujukan, maupun iming-iming materi yang dapat mengganggu independensi pemberitaan.

“Kami berdiri di atas prinsip jurnalistik yang bersih. Integritas tidak untuk dijual. Kami akan terus memberitakan fakta apa adanya, demi publik yang berhak tahu,” tegas Redaksi BMO dalam pernyataannya, Jumat (31/10/2025).

Redaksi juga menyebut bahwa tindakan seperti itu melanggar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya Pasal 4 ayat (2), yang menyebutkan bahwa “Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan, atau pelarangan penyiaran.”

“Upaya menyuap wartawan agar berhenti memberitakan sama saja dengan membungkam pers. Itu bentuk pembredelan halus yang bertentangan dengan hukum,” tulis pernyataan redaksi.

Dugaan upaya “damai” ini muncul setelah sejumlah pemberitaan sebelumnya mengungkap berbagai persoalan di RSUD Depati Hamzah, mulai dari dugaan maladministrasi, keluhan pasien terkait pelayanan, hingga dugaan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan.

“Publik harus tahu apa yang sebenarnya terjadi. Rumah sakit adalah lembaga publik yang dibiayai APBD. Kalau ada masalah di dalamnya, media berkewajiban menyampaikan kepada masyarakat,” ujar wartawan BMO lainnya.

Pemerhati kebebasan pers di Bangka Belitung, Yudi Prasetyo, juga menilai peristiwa ini sebagai ancaman serius bagi jurnalisme independen.

“Kalau wartawan mulai dibungkam dengan amplop, maka fungsi kontrol sosial akan mati. Media bukan musuh pemerintah atau pejabat, tapi mitra dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas publik,” kata Yudi.

Ia mendesak agar pihak berwenang, termasuk Dewan Pers dan aparat penegak hukum, segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Harus ada penyelidikan. Kalau benar ada upaya menyuap wartawan, itu bisa masuk kategori tindak pidana gratifikasi atau suap,” tambahnya.

Kasus ini juga membuka kembali diskusi lama tentang etika hubungan antara pejabat publik dan media. Di tengah banyaknya tekanan terhadap jurnalis di daerah, keberanian menolak suap menjadi simbol penting bagi marwah profesi wartawan.

Sebagai penutup, Redaksi BMO menegaskan kembali komitmennya:

“Kami bukan media yang bisa dibeli. Kami akan terus menulis berdasarkan fakta, karena kebenaran tidak butuh kompromi.”

Kasus dugaan suap ini bukan hanya tentang uang lima juta rupiah, tetapi tentang harga diri profesi jurnalistik dan masa depan kebebasan pers di Bangka Belitung. (Sumber : Berita Merdeka Online, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: sri rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Thorcon Turun Tangan Bantu Warga Terdampak Banjir di Lubuk Besar

    Thorcon Turun Tangan Bantu Warga Terdampak Banjir di Lubuk Besar

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Lubuk Besar) – Memasuki puncak musim penghujan awal tahun 2026, banjir melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Salah satu daerah terdampak cukup signifikan berada di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, meliputi Desa Perlang, Lubuk Lingkuk, dan Lubuk Pabrik. Minggu (11/1/2026). Banjir mulai terjadi sejak 9 Januari 2026 akibat meningkatnya intensitas […]

  • PT TIMAH Dukung Liga MCS Mentok, Kompetisi Sepak Bola Lokal Kian Bergairah

    PT TIMAH Dukung Liga MCS Mentok, Kompetisi Sepak Bola Lokal Kian Bergairah

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA BARAT) – PT TIMAH (Persero) Tbk mendukung pelaksanaan Liga Mentok Community Sport (MCS) Jilid 5 Tahun 2026 yang digelar dalam rangka memperingati HUT Kota Mentok ke-292. Selasa (15/9/2026) Dukungan ini menjadi bagian dari upaya PT TIMAH mendorong kegiatan olahraga yang positif sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat di Kecamatan Mentok. Liga yang mengusung motto […]

  • Me Hoa Dukung Ricky Kurniawan Pimpin KONI Babel, Harap Prestasi Olahraga Meningkat

    Me Hoa Dukung Ricky Kurniawan Pimpin KONI Babel, Harap Prestasi Olahraga Meningkat

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Me Hoa mengapresiasi kinerja Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Babel dalam membina dan mengembangkan olahraga daerah. Ia juga menyatakan dukungannya terhadap Ricky Kurniawan yang kembali dipercaya memimpin KONI Babel untuk periode 2026–2030. Senin (9/3/2026) Apresiasi dan dukungan tersebut disampaikan Me Hoa saat menghadiri Musyawarah […]

  • Terkuak! Dalih Disiplin Berujung Penganiayaan, 13 Santri di Bangka Diselidiki Polisi

    Terkuak! Dalih Disiplin Berujung Penganiayaan, 13 Santri di Bangka Diselidiki Polisi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (PANGKALPINANG) — Kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di lingkungan sebuah pondok pesantren di Kabupaten Bangka tengah menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Sedikitnya 13 santri diduga terlibat dalam aksi kekerasan terhadap juniornya, yang terjadi di beberapa lokasi berbeda dalam area pesantren tersebut. Rabu (15/4/2026) Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol […]

  • Sawah Desa Pergam Kembali Diolah, Petani Siapkan Lahan untuk Tanam Padi

    Sawah Desa Pergam Kembali Diolah, Petani Siapkan Lahan untuk Tanam Padi

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Bangka Selatan) — Setelah selesai panen, para petani di Desa Pergam, Bangka Selatan, kembali melakukan pengolahan lahan persawahan untuk mempersiapkan musim tanam berikutnya, Rabu, 23 September 2026. Jum’at (25/9/2026) Pantauan di lapangan, sejumlah lahan persawahan mulai dikerjakan kembali. Pengolahan dilakukan sebagai persiapan agar lahan dapat kembali ditanami padi. Pengembangan kawasan persawahan Desa Pergam […]

  • Slovakia dan AS Kerja Sama Bangun PLTN, Indonesia Siap Menyusul? (Opini)

    Slovakia dan AS Kerja Sama Bangun PLTN, Indonesia Siap Menyusul? (Opini)

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Bangka Belitung) – Peta energi global kembali bergerak menuju satu kesimpulan yang semakin sulit dibantah: tenaga nuklir kembali menempati posisi strategis sebagai tulang punggung transisi energi. Pada 16 Januari 2026, Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright dan Perdana Menteri Slovakia Robert Fico menandatangani intergovernmental agreement (IGA) untuk memperkuat kerja sama pengembangan program tenaga […]

expand_less