Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bangka Belitung » Sidak Pantai Nyiur Melambai Memanas! Kapolres Beltim Ultimatum 37 Penambang, Dugaan Pungutan Diusut

Sidak Pantai Nyiur Melambai Memanas! Kapolres Beltim Ultimatum 37 Penambang, Dugaan Pungutan Diusut

  • account_circle Garry Irsa Maestra
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Advertisements
KBOBABEL.COM (BELITUNG TIMUR) – Inspeksi mendadak (sidak) aktivitas pertambangan timah ilegal di kawasan Pantai Nyiur Melambai, Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, berlangsung tegang, Rabu (28/10/2026). Kamis (29/10/2026)

Kapolres Belitung Timur AKBP Dr. Husni Tamrin secara langsung memberikan peringatan keras kepada puluhan pekerja tambang yang diduga beroperasi tanpa izin di kawasan pantai tersebut.

Tidak hanya memerintahkan penghentian seluruh aktivitas penambangan, Kapolres juga menyoroti dugaan praktik pungutan dan aliran setoran yang disebut-sebut berlangsung di balik kegiatan pertambangan ilegal tersebut.

Dalam dialog bersama para penambang, Husni mempertanyakan siapa pihak yang mengatur kegiatan tambang, mengoordinasikan para pekerja, hingga menerima keuntungan dari aktivitas yang diduga melanggar hukum itu.

Sidak tersebut turut melibatkan Camat Manggar Suharman dan Kepala Desa Lalang Muhammad sebagai bagian dari koordinasi penertiban aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.

Polisi Datang, Pekerja Tambang Sudah Menghilang

Berdasarkan informasi di lapangan, rombongan petugas tiba di kawasan Pantai Nyiur Melambai sekitar pukul 10.30 WIB.

Namun, saat aparat mendatangi lokasi, para pekerja yang sebelumnya diduga melakukan penambangan sudah tidak berada di tempat.

Mereka diduga telah mengetahui rencana kedatangan petugas sehingga meninggalkan lokasi sebelum pemeriksaan dilakukan.

Meski tidak menemukan pekerja yang sedang beroperasi, petugas masih melihat sejumlah perlengkapan penambangan jenis suntik tertinggal di bagian ujung pantai.

Keberadaan peralatan tersebut menjadi perhatian kepolisian dalam upaya menertibkan aktivitas pertambangan tanpa izin di kawasan pesisir.

Situasi kemudian berubah sekitar pukul 12.30 WIB ketika puluhan orang yang mengaku sebagai pekerja tambang mendatangi lokasi untuk menemui aparat.

Jumlah pekerja yang hadir diperkirakan mencapai 37 orang.

Kapolres Husni Tamrin kemudian mengajak mereka berdialog secara langsung guna memperoleh penjelasan mengenai kegiatan pertambangan yang berlangsung di kawasan tersebut.

Kapolres Pertanyakan Dugaan Pungutan Rp100 Ribu per Mesin

Dalam dialog terbuka itu, Kapolres menyinggung informasi mengenai dugaan pungutan yang dibebankan kepada setiap mesin tambang.

Menurut informasi yang diterimanya, terdapat sekitar 14 mesin tambang yang diduga beroperasi dengan pungutan sebesar Rp100 ribu per mesin untuk satu malam.

“Kalian 14 mesin, saya dengar katanya Rp100 ribu untuk tiket masuk per mesin untuk satu malam. Iya tidak? Kalian lebih baik jujur sama saya!” ujar Husni di hadapan para pekerja.

Pertanyaan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam upaya kepolisian menelusuri kemungkinan adanya pihak yang mengatur dan memperoleh keuntungan dari aktivitas tambang ilegal.

Selain dugaan pungutan uang, Husni juga menyoroti informasi mengenai sistem setoran hasil tambang yang dikenal dengan istilah monti.

Berdasarkan informasi yang dibahas dalam pertemuan tersebut, jumlah setoran diduga bergantung pada hasil produksi masing-masing pekerja.

Apabila hasil penambangan sedikit, pekerja disebut menyerahkan satu monti. Sementara jika hasil penambangan lebih banyak, setoran dapat mencapai dua monti.

Kapolres kemudian mempertanyakan kepada siapa hasil setoran tersebut diberikan.

“Nah, kalau harga sekarang sudah saya anggap 100 saja satu monti itu. Jadi kemana itu?” tanyanya.

Namun, para pekerja yang hadir mengaku tidak mengetahui secara pasti pihak yang menerima maupun mengelola aliran setoran tersebut.

Hingga saat itu, dugaan pungutan dan setoran masih memerlukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan pihak yang terlibat serta dasar hukum penanganannya.

Kapolres Tegaskan Akan Usut Pihak di Balik Tambang Ilegal

Dalam pertemuan tersebut, Husni menegaskan bahwa langkah kepolisian tidak hanya bertujuan menghentikan aktivitas pekerja tambang di lapangan.

Menurutnya, penertiban juga diarahkan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga mengorganisasi kegiatan penambangan tanpa izin.

Kapolres mengaku telah memperoleh sejumlah petunjuk terkait dugaan pengelolaan aktivitas tambang di kawasan Pantai Nyiur Melambai.

Ia juga menyoroti kebiasaan para pekerja yang meninggalkan lokasi ketika petugas melakukan razia.

“Anggota saya razia, kalian hilang. Saya bukan orang yang bodoh! Tujuan saya bukan mau nangkap kalian, mau ungkap kasus,” tegasnya.

Husni mengingatkan bahwa kegiatan penertiban sudah beberapa kali dilakukan sejak dirinya bertugas di Kabupaten Belitung Timur.

“Selama 3 bulan saya di sini, Olivier dan wilayah sekitar sudah berapa kali saya razia. Tolong jangan lagi kerja di situ!” tambahnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi peringatan agar para pekerja tidak kembali melakukan penambangan di kawasan yang menjadi sasaran penertiban.

Nama Rudi Mudong Disinggung dalam Dialog

Dalam dialog antara kepolisian dan para pekerja, nama Rudi Mudong turut menjadi perhatian.

Rudi disebut diduga memiliki peran sebagai koordinator lapangan dalam aktivitas pertambangan di kawasan tersebut.

Kapolres memberikan peringatan bahwa siapa pun yang terbukti mengorganisasi atau mengambil keuntungan dari kegiatan penambangan ilegal dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Meski demikian, dugaan keterlibatan pihak tertentu masih harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan oleh aparat penegak hukum.

Belum terdapat keterangan mengenai penetapan tersangka terkait dugaan pungutan maupun pengelolaan aktivitas penambangan tersebut.

Kepolisian menegaskan bahwa penanganan perkara harus didasarkan pada fakta, keterangan saksi, serta alat bukti yang sah.

Ultimatum Penambang, Seluruh Mesin dan Selang Harus Diangkat

Menjelang berakhirnya dialog, Kapolres Belitung Timur menyampaikan ultimatum kepada seluruh pekerja agar segera menghentikan kegiatan penambangan di Pantai Nyiur Melambai.

Ia memerintahkan seluruh peralatan yang masih berada di lokasi untuk dibongkar dan dikeluarkan dari kawasan pantai.

Perintah tersebut mencakup mesin, selang, serta perlengkapan lain yang digunakan dalam kegiatan penambangan.

“Saya minta ini semuanya diangkat, semua dicabut, ya. Saya beri kesempatan sekarang. Kalau nanti sore atau malam masih ada aktivitas, saya ambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku!” tegas Husni.

Kapolres menegaskan tidak akan memberikan toleransi apabila masih ditemukan kegiatan penambangan setelah peringatan tersebut disampaikan.

Para pekerja yang hadir akhirnya menyatakan kesediaan untuk menghentikan aktivitas dan membongkar peralatan tambang secara bertahap.

Mereka menyampaikan bahwa proses pengangkatan peralatan akan dilakukan setelah kondisi air laut surut agar pekerjaan dapat dilaksanakan.

Penertiban Tambang Ilegal Jadi Perhatian Serius

Penertiban di Pantai Nyiur Melambai menunjukkan bahwa persoalan pertambangan ilegal di kawasan pesisir Belitung Timur masih menjadi perhatian aparat kepolisian dan pemerintah setempat.

Selain aktivitas penambangan tanpa izin, informasi mengenai dugaan pungutan dan setoran hasil tambang menjadi persoalan yang perlu ditelusuri lebih jauh.

Pengungkapan pihak yang diduga mengendalikan kegiatan tersebut dinilai penting agar penegakan hukum tidak hanya menyasar pekerja di lapangan.

Sidak yang dipimpin Kapolres Husni Tamrin juga menjadi peringatan bahwa aktivitas pertambangan harus mematuhi ketentuan perizinan serta aturan pemanfaatan kawasan.

Hingga kegiatan berakhir, para pekerja telah menyatakan kesediaan membongkar peralatan. Namun, pelaksanaan pengangkatan seluruh perlengkapan dan penghentian aktivitas secara menyeluruh masih memerlukan pemantauan.

Kepolisian telah menegaskan akan mengambil tindakan hukum apabila kegiatan penambangan ilegal kembali ditemukan di kawasan Pantai Nyiur Melambai, Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur. (Sumber : detikperistiwa.co.id, Editor : KBO Babel)

  • Penulis: Garry Irsa Maestra
  • Editor: Sri Rezeki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulan Bakti HUT ke-50 PT TIMAH, 107 Warga Jakarta Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis

    Bulan Bakti HUT ke-50 PT TIMAH, 107 Warga Jakarta Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle putri utami
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (KARIMUN) – PT TIMAH (Persero) Tbk kembali mendukung kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat dengan mendukung penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun. Rabu (12/8/2026) Bantuan yang diberikan PT TIMAH dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan operasional penyelenggaraan MTQ sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan lancar. Ketua Panitia MTQ Desa Gemuruh, […]

  • PT Timah Gelar TINS Half Marathon 2025, Angkat Sport Tourism Bangka Belitung

    PT Timah Gelar TINS Half Marathon 2025, Angkat Sport Tourism Bangka Belitung

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (BANGKA) – Ribuan pelari dari berbagai daerah siap memeriahkan ajang TINS Half Marathon 2025 yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 PT Timah Tbk. Event lari bergengsi ini akan berlangsung pada Sabtu, 23 Agustus 2025, dan menjadi salah satu agenda olahraga terbesar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Senin (11/8/2025) TINS Half […]

  • Mayoritas Warga Tolak Penutupan Tambang Nikel di Pulau Gag

    Mayoritas Warga Tolak Penutupan Tambang Nikel di Pulau Gag

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle putri utami
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Sorong) — Bupati Raja Ampat, Orideko Burdam, menegaskan bahwa mayoritas masyarakat di Pulau Gag menolak penutupan tambang nikel yang dikelola PT Gag Nikel. Menurutnya, aktivitas pertambangan menjadi sumber penghidupan utama bagi warga di pulau tersebut. Senin (9/6/2025) “Hampir sebagian besar masyarakat di Pulau Gag menolak perusahaan eksplorasi nikel ditutup. Alasannya, sebagian besar mata […]

  • Berjalan Sukses, BRI Cabang Balige Penandatangan MoU dengan PN Balige Terkait Produk dan Pelayanan Hukum

    Berjalan Sukses, BRI Cabang Balige Penandatangan MoU dengan PN Balige Terkait Produk dan Pelayanan Hukum

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (Toba) – Pemahaman Produk Hukum maupun Pelayanan Hukum antar instansi lembaga kepemerintahan sangatlah diperlukan. Kali ini “Perbankan PT Bank Rakyat Indonesia(BRI)Cabang Balige” resmi menandatangani Perjanjian Kerjasama atau Memorandum of Understanding(MoU) dengan “Pengadilan Negeri Balige” di Hall lantai 4 BRI BO Balige, Kecamatan Balige, Rabu, 10 Juni 2026. Kamis (11/6/2026) Tampil mengenakan pakaian batik […]

  • Brigjen TNI Ahmad Fikri Musmar Resmi Jabat Pangdivif 1 Kostrad

    Brigjen TNI Ahmad Fikri Musmar Resmi Jabat Pangdivif 1 Kostrad

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto resmi menunjuk Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Ahmad Fikri Musmar sebagai Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 1 Kostrad. Ia menggantikan Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito yang dimutasi untuk mengemban jabatan baru sebagai Panglima Kodam XII/Tanjungpura. Kamis (8/1/2026) Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1664/XII/2025 yang ditandatangani […]

  • Reshuffle 1 Oktober 2026, Sejumlah Menteri dan Pejabat Strategis Berganti

    Reshuffle 1 Oktober 2026, Sejumlah Menteri dan Pejabat Strategis Berganti

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle sri rezeki
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Advertisements KBOBABEL.COM (JAKARTA) — Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan susunan Kabinet Merah Putih dan sejumlah lembaga negara pada Kamis (1/10/2026). Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dengan sejumlah posisi strategis mengalami pergantian, mulai dari menteri koordinator, menteri, wakil menteri, kepala badan, hingga pimpinan Polri. Jum’at (2/10/2026) Berdasarkan keterangan resmi Sekretariat Negara, pelantikan menteri dan wakil […]

expand_less